HUT Jakarta, Ada Festival Kuliner Betawi di Setu Babakan Hari Ini

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah masyarakat menimmati makanan kerak telor pada acara lebaran Betawi di Setu Babakan, Jakarta Selatan, 28 Juli 2018. Lebaran Betawi juga dihadiri Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno. Tempo/Fakhri Hermansyah

    Sejumlah masyarakat menimmati makanan kerak telor pada acara lebaran Betawi di Setu Babakan, Jakarta Selatan, 28 Juli 2018. Lebaran Betawi juga dihadiri Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno. Tempo/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Festival kuliner memeriahkan akhir pekan dalam masa peringatan HUT Jakarta ke-492 tahun di Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan. Salah satu acara yang menarik dikunjungi adalah festival kuliner untuk mempopulerkan kembali berbagai makanan khas Betawi.

    Baca: Di Balik Panggung HUT Jakarta: Selfie Anies dan Perempuan Pingsan

    Kepala Sub Bagian Tata Usaha Unit Pengelola Kawasan Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, Syaiful Amri mengatakan ada beberapa kuliner Betawi yang masih asing di telinga anak muda. "Kami memunculkan lagi makanan Betawi, misalnya sayur babanci dan sayur besan," kata Syaiful Amri, Sabtu, 22 Juni 2019.

    Adapun kuliner Betawi yang sudah populer, antara lain kerak telor dan tauge goreng. Festival kuliner Betawi untuk memperingati HUT Jakarta ke-492 ini diadakan pada hari ini, Minggu 23 Juni 2019. Acara festival kuliner tersebut dimulai pukul 09.00 hingga 18.00 WIB.

    Baca juga: Tukang Becak di HUT Jakarta: Jadikan Becak Angkutan Wisata

    Selain menikmati aneka makanan dan minuman khas Betawi, pengunjung Setu Babakan juga bisa menikmati pertunjukan seni, seperti lenong dan musik gambang kromong. Syaiful menjelaskan, berbagai agenda kesenian dan kuliner itu tak hanya untuk memeriahkan HUT Jakarta, namun juga menjadi bagian dari program hiburan di bulan Syawal.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.