Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Kenalkan Selokan Legendaris Van Der Wijck, Sleman Terbitkan Prangko Khusus

image-gnews
Festival Selokan Van Der Wijck Sleman. Dok.istimewa
Festival Selokan Van Der Wijck Sleman. Dok.istimewa
Iklan

TEMPO.CO, Yogyakarta - Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meluncurkan seri prangko khusus penanda kota bergambar Selokan Van Der Wijck atau yang populer juga dikenal warga sebagai Buk Renteng. Seri prangko khusus itu diluncurkan menyambut hari jadi Sleman ke-108 pada 15 Mei 2024 mendatang.

"Kami ingin mengenalkan Buk Renteng atau Selokan Van Der Wijck sebagai destinasi bersejarah yang berada di kawasan barat Sleman," ujar Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Yogyakarta, Ishadi Zayid pada Selasa, 7 Mei 2024.

Jangkauan prangko yang bisa menembus batas waktu dan batas negara dinilai menjadi media yang pas untuk mengenalkan wisatawan pada selokan legendaris yang sampai hari ini masih berfungsi baik itu.

Bangunan Cagar Budaya 

Selokan Van Der Wijck yang legendaris di Sleman Yogyakarta. Dok.istimewa

Ishadi menjelaskan Buk Renteng merupakan salah satu bangunan cagar budaya yang telah ditetapkan Bupati Sleman melalui Keputusan Nomor 72.4/Kep.KDH/A/2022. Spot itu berada persisnya di Dusun Tangisan, Kelurahan Banyurejo, Tempel, Sleman. Setiap tahun, pemerintah daerah menggelar Festival Van Der Wijck di lokasi ini. 

Bangunan yang dibuat pada masa Sri Sultan Hamengku Buwono VIII  berkuasa ini memiliki peran penting menjamin irigasi di salah satu lumbung pangan Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Penjualan Prangko

Prangko Buk Renteng ini hasil kolaborasi Dinas Pariwisata, Dinas Kebudayaan dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sleman dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, PT Pos Indonesia, dan Komunitas Filateli Indonesia.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Prangko ini dijual dengan harga Rp 3.500,00 dan dapat dikoleksi dan dibeli di kantor pos bersamaan dengan Peringatan Hari Jadi ke-108 Kabupaten Sleman pada 15 Mei mendatang.

Buku Panduan Wisata

Ishadi menuturkan, selain meluncurkan prangko khusus, Dinas Pariwisata Sleman juga menerbitkan buku panduan wisata bertajuk Pesona Wisata Bumi Sembada.
Buku yang akan didistribusikan ke para pelaku pariwisata di Sleman itu memuat ragam destinasi wisata yang bisa jadi referensi pelancong. Ragam destinasi wisata itu antara lain wisata alam, wisata budaya, wisata petualangan, sport tourism, edu-tourism, wisata kuliner dan cendera mata. 

"Buku ini bisa menjadi panduan pengenalan beragam destinasi wisata diatas kepada masyarakat luas," kata dia.

Ishadi mengatakan sektor pariwisata menjadi satu sektor yang sangat berkontribusi bagi perekonomian di Sleman. Data 2023 menunjukkan bahwa sektor pariwisata memberi kontribusi tidak kurang dari 30 persen Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

PRIBADI WICAKSONO

Pilihan Editor: Ada Festival Van Der Wijck di Sleman Memperingati Jumenengan Sultan Yogyakarta

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Raffi Ahmad Mundur Dari Proyek Beach Club Gunungkidul, Ini Respons Pemda DIY

12 jam lalu

Raffi Ahmad di depan view Pantai Krakal, Yogyakarta untuk memulai bisnis barunya. Foto: Instagram.
Raffi Ahmad Mundur Dari Proyek Beach Club Gunungkidul, Ini Respons Pemda DIY

Proyek resor dan beach club itu yang awalnya melibatkan Raffi Ahmad itu digadang akan beroperasi 2025, tapi masih saat ini sebatas wacana.


Kembali Beroperasi, Apa yang Baru dari Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta?

1 hari lalu

Wajah baru Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta pascarevitalisasi selama tiga bulan. Dok. Istimewa
Kembali Beroperasi, Apa yang Baru dari Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta?

Museum Benteng Vredeburg tak lagi hanya pusat edukasi sejarah dan budaya, tapi juga sebagai ruang baru berkumpul anak muda dan keluarga.


Tanah Milik Keraton Berpeluang untuk Program Tapera? Ini Kata Sultan

2 hari lalu

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X (kiri) dan  Wakil Gubernur DIY Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Paku Alam X (kanan) memberikan keterangan kepada wartawan usai pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY di Istana Negara, Jakarta, Senin 10 Oktober 2022. Presiden Joko Widodo melantik Sri Sultan Hamengku Buwono X dan KGPAA Paku Alam X sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DIY masa jabatan 2022-2027 sesuai dengan Undang-Undang No. 13/2012 tentang Keistimewaan DIY. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Tanah Milik Keraton Berpeluang untuk Program Tapera? Ini Kata Sultan

Belakangan ramai pro kontra soal pembangunan perumahan buruh melalui program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).


Kian Coreng Kota Wisata, Yogyakarta Minta Bantuan Pusat Atasi Darurat Sampah

2 hari lalu

Tumpukam sampah di tengah pembatas jalan Affandi atau Gejayan Kota Yogyakarta. Tempo/Pribadi Wicaksono
Kian Coreng Kota Wisata, Yogyakarta Minta Bantuan Pusat Atasi Darurat Sampah

Persoalan darurat sampah di Yogyakarta tak kunjung usai pasca kebijakan desentralisasi dilakukan sejak awal Mei atau bertepatan penutupan permanen Tempat Pengelolaan Akhir (TPA) Piyungan pada awal Mei 2024.


FKH UGM Kirim Ratusan Mahasiswa dan Alumni sebagai Petugas Pemeriksaan Hewan Kurban

2 hari lalu

Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) UGM mengirim sebanyak 350 mahasiswa dan alumni sebagai petugas pemeriksa hewan kurban di seluruh Kabupaten/kota di seluruh DIY. UGM.ac.id
FKH UGM Kirim Ratusan Mahasiswa dan Alumni sebagai Petugas Pemeriksaan Hewan Kurban

Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) UGM mengirim ratusan mahasiswa dan alumni untuk menjadi petugas pemeriksaan hewan kurban di Yogyakarta.


Mengenal 7 Produk Peruri, Perusahaan yang Mengelola INA Digital

3 hari lalu

Peruri. antaranews.com
Mengenal 7 Produk Peruri, Perusahaan yang Mengelola INA Digital

INA Digital secara resmi dikelola oleh Peruri. Produk Peruri meliputi uang hingga paspor dan meterai.


Ini Kandidat Kepala Daerah Kabupaten/Kota Terkuat di Yogyakarta Versi Survei Golkar

4 hari lalu

DPD Golkar DIY umumkan hasil survei elektabilitas kandidat Pilkada 2024 tahap pertama Sabtu (8/6). Tempo/Pribadi Wicaksono
Ini Kandidat Kepala Daerah Kabupaten/Kota Terkuat di Yogyakarta Versi Survei Golkar

DPD Golkar DIY telah merampungkan survei tahap pertama elektabilitas kandidat kepala daerah di lima kabupaten/kota di DIY untuk Pilkada 2024


Kenang Maestro Ketoprak Bondan Nusantara, Taman Budaya Yogyakarta Siapkan Pentas Khusus

4 hari lalu

Taman Budaya Yogyakarta. Dok. Istimewa
Kenang Maestro Ketoprak Bondan Nusantara, Taman Budaya Yogyakarta Siapkan Pentas Khusus

Gelar Karya Maestro jadi ajang mengangkat kembali karya sejumlah maestro seni, kali ini seni ketoprak.


Asal-usul Gerabah Kasongan, Kerajinan Keramik Asal Bantul

5 hari lalu

Pengrajin gerabah di Kasongan, Yogyakarta. TEMPO/Arie Basuki
Asal-usul Gerabah Kasongan, Kerajinan Keramik Asal Bantul

Gerabah Kasongan cukup kondang karena memiliki ciri khas yang unik. Di mana letaknya?


Dapat Investasi, Studio Alam Gamplong Yogyakarta Bakal Dikembangkan jadi Destinasi Berkualitas

6 hari lalu

Salah satu sudut destinasi Studio Alam Gamplong di Kecamatan Moyudan Kabupaten Sleman Yogyakarta. Dok. Istimewa
Dapat Investasi, Studio Alam Gamplong Yogyakarta Bakal Dikembangkan jadi Destinasi Berkualitas

Studio Alam Gamplong awalnya untuk keperluan syuting film, tapi kemudian dikembangkan jadi daya tarik wisata.