Menjelang Puasa 2021, Masyarakat Padati Objek Wisata Alam untuk Piknik

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah wisatawan menyantap makanan di tepi Waduk Setu Babakan yang dibuka kembali di masa PSBB transisi di Jakarta, Ahad, 28 Juni 2020.  ANTARA/Aditya Pradana Putra

    Sejumlah wisatawan menyantap makanan di tepi Waduk Setu Babakan yang dibuka kembali di masa PSBB transisi di Jakarta, Ahad, 28 Juni 2020. ANTARA/Aditya Pradana Putra

    TEMPO.CO, Jakarta - Beberapa hari menjelang masuknya bulan puasa 2021, sebagian masyarakat di Jawa Barat melakukan tradisi papajar atau pergi berwisata bersama keluarga untuk makan-makan. Tradisi itu membuat sejumlah tempat wisata mengalami kenaikan jumlah pengunjung.

    General Manager PT Natura Jaya selaku pengelola Kebun Raya Cibodas, Teguh Dwiyanto mengatakan menjelang Ramadan, tingkat kunjungan wisatawan mengalami peningkatan yang cukup tinggi yang didominasi wisatawan lokal. Menurut dia, sebagian besar wisatawan yang datang merupakan warga lokal Cianjur yang hendak menjalankan tradisi papajar.

    "Tercatat untuk hari ini, meski tidak ada tiket gratis dalam rangka HUT KRC, jumlah pengunjung di atas 5.000 orang," kata Teguh, Ahad, 11 April 2021.

    Meski begitu, pengelola tetap menerapkan protokol kesehatan ketat mulai dari pintu masuk dan rutin memberikan imbauan kepada para pengunjung untuk mematuhi 3M.

    Keramaian yang sama juga terjadi di sejumlah tempat wisata alam bernuansa air terjun di selatan Cianjur dan Waduk Jangari di Cianjur utara. Ketua Kompepar Curug Cikondang di Kecamatan Campaka, Sundara Saputra, mengatakan menjelang Ramadan, tingkat kunjungan sudah terlihat meningkat sejak satu pekan sebelumnya.

    Jumlah pengunjung rata-rata per hari mencapai 500 orang dan di akhir pekan mencapai 700 orang. "Satu hari menjelang masuknya bulan puasa, angka kunjungan mengalami peningkatan yang cukup tinggi selama pandemi," kata Sundara.

    Bulan puasa 2021 diperkirakan akan dimulai pada Selasa, 13 April 2021. Hari ini, Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat untuk menentukan awal Ramadan.

    Baca juga: Yogyakarta Izinkan Pasar Sore Ramadan, Syaratnya Takjil Dijual Drive Thru


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pertanyaan Ganjil dalam TWK yang Mesti Dijawab Pegawai KPK

    Sejumlah pertanyaan yang harus dijawab pegawai KPK dalam TWK dinilai nyeleneh, mulai dari hasrat seksual hingga membaca doa qunut dalam salat.