Rabu, 23 Mei 2018

Kerupuk Unik di Palembang Ini Khusus untuk yang Tengah Kasmaran

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang wisatawan mengamati keunikan kerupuk cinta di kios Mang Jahe, Pasar 26 Ilir, Palembang. Tempo/Francisca Christy Rosana

    Seorang wisatawan mengamati keunikan kerupuk cinta di kios Mang Jahe, Pasar 26 Ilir, Palembang. Tempo/Francisca Christy Rosana

    TEMPO.CO, Palembang - Kerupuk umumnya tak memiliki bentuk yang neko-neko. Tak ada pola khusus yang membuatnya tampil istimewa. Namun di kios Mang Jahe yang berlokasi di Pasar 26 Ilir, Palembang, Sumatera Selatan, ini, ada kerupuk unik.

    Baca juga: Food Truck Menyajikan Makanan Gratis Hadir di Asian Games

    Kerupuk yang dijual di sana memiliki bentuk unik. Tak heran hal itu membuat orang-orang yang melintas spontan bakal menengok.

    Kerupuk unik di kios Mang Jahe berbentuk simbol cinta. Panjangnya kira-kira 50 sentimeter. Lebarnya hampir selebar bahu orang dewasa.

    Sebetulnya, kerupuk cinta ini adalah kerupuk putih ikan tenggiri. Teksturnya seperti kerupuk lainnya, yakni membentuk kembang-kembang yang saling bertautan.

    Kerupuk cinta dibuat berdasarkan pesanan. "Biasanya yang memesan adalah orang-orang yang akan menggelar pernikahan atau pesta," kata Oscar, karyawan kios itu, saat ditemui di Palembang, 14 Februari 2018.

    Kerupuk tenggiri dijual satuan dengan harga Rp 50 ribu. Berat per kerupuk itu sekitar 500 gram.

    Selain kerupuk cinta, kios Mang Jahe menyediakan beragam kerupuk untuk oleh-oleh. Misanya lempang atau kerupuk panggang yang terbikin dari ikan tenggiri. Harganya macam-macam, berkisar Rp 20 ribu per 2 ons.

    Artikel lain:

    Imlek dan Angpao Merah, Ini Maknanya

    Ke Probolinggo, Menteri Susi Pudjiastuti Berenang Dekat Hiu Tutul


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Teror di Indonesia Meningkat, RUU Anti Terorisme Belum Rampung

    RUU Anti Terorisme tak kunjung rampung padahal Indonesia telah menghadapi rangkaian serangan dalam sepekan, dari tanggal 8 sampai 16 Mei 2018.