Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Hanyut Terseret Ombak Pantai Ngobaran Yogyakarta, Dua Wisatawan Anak Berhasil Diselamatkan

image-gnews
Pemandangan Pantai Ngobaran di Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. TEMPO | Shinta Maharani
Pemandangan Pantai Ngobaran di Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. TEMPO | Shinta Maharani
Iklan

TEMPO.CO, Yogyakarta - Dua wisatawan yang masih anak-anak asal Boyolali, Jawa Tengah, hanyut terseret ombak Pantai Ngobaran, Saptosari, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, Ahad siang, 26 Mei 2024. Tenggelamnnya wisatawan anak yang merupakan kakak adik berusia 8 dan 12 tahun itu sempat terekam kamera amatir warga dan beredar di media sosial.

Dalam rekaman video itu, petugas penyelamat tampak berjibaku berenang melawan ganasnya ombak Pantai Selatan untuk menyelamatkan dua bocah malang itu.

"Keduanya syok dan lemas saat dievakuasi, karena kondisinya semakin melemah dan terlalu banyak minum air laut jadi dilarikan ke rumah sakit," kata Sekretaris Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Wilayah Operias II Baron Gunungkidul Marjono, Ahad.

Tim penyelamat pantai Gunungkidul saat mengevakuasi wisatawan anak yang hanyut terseret ombak Pantai Ngobaran, Yogyakarta, Ahad, 26 Mei 2024. Dok.istimewa

Kronologi Kejadian 

Marjono menjelaskan, peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 14.45 WIB. Kedua korban merupakan rombongan wisatawan dari Boyolali Jawa Tengah yang memang merencanakan berlibur ke Pantai Ngobaran Gunungkidul. 

Sesampainya di pantai, keduanya langsung bermain air. Saat itu, kata Marjono, petugas patroli mewanti-wanti pada para wisatawan agar lebih waspada.

"Karena hari ini gelombang laut ada kenaikan, petugas berulang kali memberi imbauan agar wisatawan tidak bermain air terlalu ke tengah," kata dia.

Namun kedua anak tersebut bersama rombongannya tidak menghiraukan peringatan petugas. Mereka tetap asyik bermain air hingga ke tengah.

"Keduanya berada di area rip current sehingga saat ada ombak besar, keduanya terhantam ombak lalu terseret ke tengah dan tidak bisa berenang menepi lalu tenggelam," kata dia.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Area rip current yang dimaksud merupakan arus kuat dari air laut yang yang bergerak menjauh dari pantai.

Melihat kejadian itu, petugas Satlinmas yang berada di lokasi langsung memberikan pertolongan dengan berenang dan mengevakuasi keduanya menepi.

Saat dievakuasi keduanya sudah tidak sadarkan diri dan dalam kondisi lemas karena terlalu banyak meminum air laut.

"Kedua korban dilarikan ke RSUD Saptosari untuk tindakan medis, kondisi terakhir yang kami terima mereka sudah sadar tapi masih dalam penanganan tim dokter," kata dia.

Sehari sebelumnya, Sabtu 25 Mei, tiga wisatawan asal Jakarta juga nyaris celaka saat bermain air di Pantai Parangtritis Bantul, Yogyakarta. Mereka diduga terseret ombak setelah tak mengindahkan imbauan petugas agar menjauhi area palung di destinasi itu.

PRIBADI WICAKSONO

Pilihan Editor: Waspadai Ubur-ubur yang Muncul Lebih Awal di Pantai Selatan Yogyakarta

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Perjalanan Karir Musisi Katon Bagaskara dan Lagu-lagu Hits KLa Project

9 jam lalu

Vokalis KLa Project, Katon Bagaskara tampil dalam konser bertajuk Reminingscing, di Bengkel Space, SCBD, Jakarta Selatan, Kamis, 25 Mei 2023. KLa Project menghibur penonton dengan membawakan sejumlah lagu-lagu yang pernah populer di era tahun 90an seperti Yogyakarta, Tentang Kita, Menjemput Impian, hingga Tak Bisa ke Lain Hati. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Perjalanan Karir Musisi Katon Bagaskara dan Lagu-lagu Hits KLa Project

Katon Bagaskara kemarin rayakan usia 58 tahun. Ini kisah perjalanan musik dan kagu-lagunya yang populer.


Yogya Darurat Sampah, Idul Adha Diimbau Kubur Limbah Kurban dan Hindari Kantong Plastik

21 jam lalu

Tumpukam sampah di tengah pembatas jalan Affandi atau Gejayan Kota Yogyakarta. Tempo/Pribadi Wicaksono
Yogya Darurat Sampah, Idul Adha Diimbau Kubur Limbah Kurban dan Hindari Kantong Plastik

Situasi darurat sampah belum sepenuhnya selesai di kawasan Daerah Istimewa Yogyakarta atau DIY.


Idul Adha, Sapi Kurban Bantuan Presiden Jokowi dan Sultan HB X Mulai Didistribusikan di Yogyakarta

23 jam lalu

Sapi bantuan Presiden Jokowi dan Gubernur serta Wakil Gubernur DIY mulai didistribusikan di Yogyakarta jelang Idul Adha. Dok.istimewa
Idul Adha, Sapi Kurban Bantuan Presiden Jokowi dan Sultan HB X Mulai Didistribusikan di Yogyakarta

Sapi pemberian Presiden diserahkan untuk kurban di Masjid Al-Huda, Pringtali, Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta.


Terseret Arus Laut di Pantai Barat Pangandaran, Pelajar Bandung Ditemukan Meninggal

1 hari lalu

Pantai Batu Karas Pangandaran (disparbud.jabarprov.go.id)
Terseret Arus Laut di Pantai Barat Pangandaran, Pelajar Bandung Ditemukan Meninggal

Pengunjung atau wisatawan Pantai Pangandaran diminta untuk mengikuti imbauan petugas dari Polairud atau Balawista.


Proyek Beach Club Gunungkidul Ditentang, Pemda : Desain Wisata Yogya Junjung Budaya

1 hari lalu

Rencana Beach Club yang awalnya melibatkan Raffi Ahmad di Gunungkidul, DI Yogyakarta. Dok. Instagram
Proyek Beach Club Gunungkidul Ditentang, Pemda : Desain Wisata Yogya Junjung Budaya

Walhi menilai rencana pembangunan beach club ini berpotensi merusak kawasan karst Gunungkidul.


Alasan Koalisi Gunungkidul Melawan Proyek Resort dan Beach Club Raffi Ahmad Dkk

1 hari lalu

Lokasi proyek pembangunan resort dan beach club di kawasan bentang alam karst Gunungkidul dan Gunung Sewu, pada Jumat, 14 Juni 2024. Proyek ini diungkap oleh Raffi Ahmad di media sosial. Sumber: Koalisi Gunungkidul Melawan.
Alasan Koalisi Gunungkidul Melawan Proyek Resort dan Beach Club Raffi Ahmad Dkk

Koalisi Gunungkidul Melawan menyatakan masih menunggu realisasi dari janji Raffi Ahmad mundur dari proyek resort dan beach club Bekizart.


Raffi Ahmad Mundur dari Proyek Beach Club di Gunungkidul: Berpotensi Rusak Bukit Karst

1 hari lalu

Rencana Beach Club yang awalnya melibatkan Raffi Ahmad di Gunungkidul, DI Yogyakarta. Dok. Instagram
Raffi Ahmad Mundur dari Proyek Beach Club di Gunungkidul: Berpotensi Rusak Bukit Karst

Raffi Ahmad mundur dari proyek besar kawasan pantai itu karena berpotensi merusak lingkungan. Begini rinciannya.


Raffi Ahmad Akan Mundur dari Proyek Beach Club Gunungkidul, Koalisi Harapkan Investor Lain Ikut Batalkan Proyek

1 hari lalu

Presenter Raffi Ahmad saat memberikan keterangan soal tudingan National Corruption Wach (NCW) kasus pencucian uang, Menteng, Jakarta, Senin, 5 Februari 2024. Dalam keteranganya Raffi membantah tudingan Ketua Umum NCW Hanifa Sutrisna atas tudingan pencucian uang senilai ratusan miliar tersebut, Pihak Raffi juga mengundang Hanifa NCW untuk membuktikan kalau tuduhan tersebut memamang benar. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Raffi Ahmad Akan Mundur dari Proyek Beach Club Gunungkidul, Koalisi Harapkan Investor Lain Ikut Batalkan Proyek

Pernyataan Raffi Ahmad mundur dari proyek pembangunan resort, vila, dan beach club di Gunungkidul menuai respons positif dari sejumlah organisasi.


Sleman Larang Tiga Bus Study Tour Beroperasi karena Tak Laik Jalan

2 hari lalu

Ilustrasi bus (Pixabay)
Sleman Larang Tiga Bus Study Tour Beroperasi karena Tak Laik Jalan

Tak hanya bus study tour yang jadi sasaran pemeriksaan kelayakan, jip wisata di lereng Merapi dan Tebing Breksi juga.


Proyek Beach Club di Kawasan Karst Gunungkidul, Sultan HB X : Semestinya Tak Boleh Ada Bangunan

2 hari lalu

Rencana Beach Club yang awalnya melibatkan Raffi Ahmad di Gunungkidul, DI Yogyakarta. Dok. Instagram
Proyek Beach Club di Kawasan Karst Gunungkidul, Sultan HB X : Semestinya Tak Boleh Ada Bangunan

Proyek beach club itu disorot organisasi lingkungan karena akan dibangun di Kawasan Bentangan Alam Karst (KBAK) Gunungkidul, termasuk kawasan lindung.