Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Tim Bubur Diaduk vs Bubur Tak Diaduk, Punya Pengaruh Kecerdasan Orang?

Reporter

image-gnews
Resep Bubur Ayam Nyemplung
Resep Bubur Ayam Nyemplung
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Istilah tim bubur diaduk vs bubur tak diaduk selalu ramai diperdebatkan. Perbedaan cara menikmati semangkuk bubur ini kerap dipermasalahkan oleh sebagian orang. Bahkan ada pihak yang sampai meneliti di balik fenomena bubur diaduk vs tak diaduk.

Bubur adalah merupakan istilah untuk makanan yang terdiri dari campuran bahan padat dan cair. Meski tergolong padat, bubur berbentuk kental dan lembut. Menurut KBBI, bubur adalah makanan lembek dan juga berair. Terbuat dari beras, biji-bijian, dan sebagainya.

Bubur ayam sendiri merupakan makanan populer masyarakat Indonesia yang sering dikonsumsi sebagai sarapan bubur pagi hari. Pasalnya, kandungan karbohidrat bubur membuat perut terasa kenyang. Dan mampu diubah menjadi sumber energi sebelum memulai beraktivitas.

Apa Bedanya Bubur Diaduk vs Tak Diaduk?

Tak cukup menikmati kelezatannya, sebagian orang memperdebatkan metode khusus saat menyantap bubur. Tim bubur diaduk meyakini bahwa semua bumbu dan lauk pauk yang bersatu padu akan menghasilkan kenikmatan luar biasa. Alhasil, mereka mengaduknya untuk memastikan semua bahan yang ada di dalam mangkok tercampur rata.

Sementara tim bubur tak diaduk lebih mengunggulkan tampilan sebuah makanan. Tim bubur diaduk lebih senang melihat topping bubur tersusun dengan rapi. Mereka juga mengklaim bahwa keindahan bubur tanpa diaduk berpengaruh terhadap suasana hati. Oleh karena itu, mereka merasa lebih semangat dan lahap ketika mengunyah setiap suapan bubur.

Lantas, manakah cara makan yang benar? Keduanya tidak ada yang salah. Karena setiap orang memiliki preferensinya masing-masing, termasuk ketika makan bubur. Bubur diaduk boleh-boleh saja, tak diaduk pun tidak mengapa. Asalkan dapat saling menghargai dan terpenting bisa mengatasi rasa lapar.

Meski begitu, perbedaan menyikapi bubur diaduk dan tak diaduk ini lantas menarik perhatian siswa SMAI Al-Azhar 8 Bekasi. Tim penelitian yang diketuai Fathika Kusumawardhani ini menerbitkan jurnal terkait hubungan tipe makan bubur terhadap tingkat emosional. Bagaimana hasilnya?

Bubur Diaduk dan Tidak Diaduk Pengaruhi Kecerdasan Emosional?

Dalam Jurnal Indonesia Fun Science, disebutkan bahwa cara makan bubur berkorelasi dengan tingkat kecerdasan mengelola emosi. Penelitian berbasis deskriptif kuantitatif tersebut mengungkapkan bahwa tim bubur tak diaduk cenderung lebih cerdas secara emosional.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Riset ini pernah dilakukan antara Januari sampai Februari 2021. Mereka memilih 60 pengurus OSIS di SMAI Al-Azhar 8 Bekasi sebagai responden. Dengan rincian hasil sekitar 40,8 persen (interval kategori rendah) untuk kelompok makan bubur diaduk, serta 42,5 persen bagi tim makan bubur tidak diaduk.

Dilansir dari situs Healthline, kecerdasan emosional (emotional quotients) mengacu pada kemampuan merasakan emosi dalam diri-sendiri dan orang lain. EQ juga berguna untuk memandu manusia dalam bersikap dan bertingkah laku. Secara umum, orang yang ber-EQ tinggi itu mudah berempati, mampu berkomunikasi efektif, menahan godaan, hingga menyelesaikan konflik.

Menanggapi riset tersebut, sebagian orang ada yang menyetujui, tapi sebagian lain ada yang menyatakan tak ada hubungannya sama sekali. Keriuhan riset bubur diaduk ini pun ikut ditanggapi  Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di Instagramnya. Ia mewakili kegelisahan tim bubur diaduk dan meyakini  tak ada korelasi bubur yang diaduk dengan kecerdasan emosional seseorang. Jadi Anda tim mana? Bubur diaduk atau tak diaduk?

MELYNDA DWI PUSPITA | HEALTHLINE | PROCEEDINGS

Baca: Beragam Bubur Favorit Kuliner Nusantara, Apa Lagi Selain Bubur Sumsum?

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Alasan Bubur Instan Tak Disarankan untuk MPASI

1 Februari 2024

 Ilustrasi bayi makan MPASI (pixabay.com)
Alasan Bubur Instan Tak Disarankan untuk MPASI

Bubur instan tak disarankan untuk diberikan sebagai Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) kepada bayi yang sedang belajar makan, ini alasannya.


5 Ragam Olahan Makanan dengan Bahan Kacang Merah

30 Januari 2024

Taiyaki
5 Ragam Olahan Makanan dengan Bahan Kacang Merah

Kacang Merah mengandung serangkaian manfaat kesehatan dan dapat dimasukkan ke dalam berbagai hidangan, termasuk sup, salad, tumis hingga bubur.


Pempek Hidangan Terbaik dari Indonesia Versi TasteAtlas

14 Desember 2023

 Semangkok pempek kapal selam di sentra pempek, Jalan Mujahiddin, Pasar 26 Ilir, Palembang, Sumatera Selatan. Tempo/Francisca Christy Rosana
Pempek Hidangan Terbaik dari Indonesia Versi TasteAtlas

Ada tiga makanan dari Indonesia yang masuk dalam daftar 100 hidangan terenak TasteAtlas, salah satunya pempek


Resep Membuat Bubur Ganyong yang Harum dan Manis

28 November 2023

Es dawet salah satu jajanan yang wajib dicoba di Pasar Blauran Surabaya. TEMPO/Rully Kesuma
Resep Membuat Bubur Ganyong yang Harum dan Manis

Ganyong memiliki rasa yang manis. Ganyong kerap dijadikan bubur atau jenang. Makanan ini disajikan dengan kuah dari santan.


Bubur Pedas, Kuliner Pemersatu Masyarakat Sambas Kalimantan Barat

12 November 2023

Bubur Pedas, makanan khas masyarakat melayu Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. (ANTARA/Cahya Sari)
Bubur Pedas, Kuliner Pemersatu Masyarakat Sambas Kalimantan Barat

Bubur pedas khas Sambas dulu hanya akan dimasak pada acara kerajaan maupun acara adat yang sangat sakral.


3 Kuliner Khas Kabupaten Kutai Barat: Ada Bubur Lezat Bisa Buat Sarapan

5 November 2023

Bobongko. Brin.go.id
3 Kuliner Khas Kabupaten Kutai Barat: Ada Bubur Lezat Bisa Buat Sarapan

Festival Gemeoh Siam Ultimah merupakan festival makan yang telah menjadi bagian kearifan Kabupaten Kutai Barat.


Pilihan Memasak Bubur Manis, Apa Saja Variasi Resepnya?

24 Oktober 2023

Bubur Sumsum. kemenkes.go.id
Pilihan Memasak Bubur Manis, Apa Saja Variasi Resepnya?

Bikin bubur manis, pilihan menunya ada bubur kacang hijau, bubur ketan hitam dan bubur sumsum


Pentingnya Sarapan untuk Bekal Energi Anak

9 September 2023

Ilustrasi sarapan. Shutterstock
Pentingnya Sarapan untuk Bekal Energi Anak

Sarapan sangat penting sebagai bekal energi tubuh untuk beraktivitas seharian sehingga memerlukan asupan makanan yang sehat dan bergizi.


Bukan Hanya Empal Gentong, Ini Deretan Makanan Khas Indramayu

8 Agustus 2023

Karedok. TEMPO/ Melly Anne
Bukan Hanya Empal Gentong, Ini Deretan Makanan Khas Indramayu

Saat berkunjung ke pantura kurang lengkap kalau tak mencicipi makanan khas Indramayu


Kasus Penipuan Tukang Bubur di Cirebon, Eks Kapolsek Disidang Etik Pekan Depan Meski Telah Berdamai

22 Juni 2023

Ilustrasi pungli. Shutterstock.com
Kasus Penipuan Tukang Bubur di Cirebon, Eks Kapolsek Disidang Etik Pekan Depan Meski Telah Berdamai

Kepala Bidang Humas Polda Jabar Komisaris Besar Ibrahim Tompo mengatakan tidak ada damai dalam kasus penipuan ini.