Italia Syaratkan Tiket Khusus Covid-19 untuk Pengunjung Restoran dan Museum

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Awak media memakai masker wajah saat mengunjungi situs wisata bersejarah Colosseum yang dibuka kembali setelah berbulan-bulan ditutup, di Roma, Italia, 1 Juni 2020. Negara Italia kembali membuka sejumlah kegiatan bisnis dan wisata seusai dihantam krisis akibat virus corona. REUTERS/Yara Nardi

    Awak media memakai masker wajah saat mengunjungi situs wisata bersejarah Colosseum yang dibuka kembali setelah berbulan-bulan ditutup, di Roma, Italia, 1 Juni 2020. Negara Italia kembali membuka sejumlah kegiatan bisnis dan wisata seusai dihantam krisis akibat virus corona. REUTERS/Yara Nardi

    TEMPO.CO, JakartaDengan kasus Covid-19 yang meningkat lagi, Italia berencana untuk menerapkan green passes untuk mereka yang ingin mengunjungi museum, mengikuti acara olahraga dan makan di dalam restorannya. Persyaratan tersebut, mirip dengan langkah yang baru-baru ini disetujui di Prancis dan akan mulai berlaku 6 Agustus.

    Untuk mendapatkan izin, orang harus memiliki setidaknya satu dosis vaksin Covid-19 dalam 9 bulan sebelumnya atau dapat memberikan bukti tes Covid-19 negatif yang diambil dalam waktu 48 jam. Siapa pun yang baru saja pulih dari Covid-19 juga memenuhi syarat untuk mendapatkan izin yang sudah diperlukan untuk menghadiri pernikahan dan mengunjungi pusat perawatan perumahan di Italia.

    Tiket masuk dimaksudkan untuk memungkinkan orang melakukan hal-hal yang mereka sukai. "Dengan jaminan mereka tidak akan berada di sebelah orang yang menularkan," kata Perdana Menteri Italia Mario Draghi menurut Associated Press.

    Tidak jelas bagaimana turis asing, akan mendapatkan green passes atau apakah dokumen dari negara asal mereka akan cukup. Di Prancis, beberapa pelancong dapat menunjukkan kartu vaksin CDC mereka kepada dokter dan apoteker Prancis untuk mendapatkan izin Covid-19 lokal.

    Pada Sabtu malam, 24 Juli lalu di Paris, penjaga klub sudah memeriksa status vaksinasi sebelum perubahan aturan Prancis dan menerima foto kartu CDC dengan identifikasi yang cocok. Di Italia, green passes pada akhirnya akan diperlukan untuk perjalanan kereta api, bus, dan pesawat, namun hal itu masih dalam pertimbangan, menurut GuardianTapi green passes tidak akan mengizinkan akses ke klub malam Italia, yang tetap ditutup.

    Italia adalah salah satu negara Eropa pertama yang terkena pandemi pada awal 2020 dan telah melaporkan jumlah kematian Covid-19 tertinggi kedua di Eropa, hanya di belakang Inggris. Italia telah melaporkan lebih dari 1,2 juta kasus Covid-19 dan hampir 128.000 kematian, menurut data terbaru yang tersedia dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

    Lebih dari 21 juta orang Italia atau sekitar sepertiga dari populasi negara itu telah divaksinasi penuh terhadap Covid-19. "Saya mengundang semua orang Italia untuk divaksinasi dan segera melakukannya. Tanpa vaksinasi, kami harus menutup semuanya lagi," kata Draghi. Italia mulai melonggarkan putaran terbaru pembatasan Covid-19 pada akhir April.

    TRAVEL AND LEISURE

    Baca jugaItalia Punya Mesin Penjual Otomatis Pizza Siap Santap, 3 Menit Jadi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.