Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Tempat Wisata Sejarah di Jakarta untuk Mengisi Libur 17 Agustus

Reporter

Editor

Laili Ira

image-gnews
Sejumlah warga berjalan di samping koleksi Museum Sejarah jakarta di kawasan Kota Tua, Jakarta, Ahad, 25 Juni 2022. Libur Hari Raya Natal dimanfaatkan warga untuk berwisata di sejumlah lokasi Kota Tua seperti Museum Sejarah jakarta, Museum Seni Rupa dan Keramik, Museum Wayang, hingga Museum Bank Indonesia. ANTARA/M Risyal Hidayat
Sejumlah warga berjalan di samping koleksi Museum Sejarah jakarta di kawasan Kota Tua, Jakarta, Ahad, 25 Juni 2022. Libur Hari Raya Natal dimanfaatkan warga untuk berwisata di sejumlah lokasi Kota Tua seperti Museum Sejarah jakarta, Museum Seni Rupa dan Keramik, Museum Wayang, hingga Museum Bank Indonesia. ANTARA/M Risyal Hidayat
Iklan

TEMPO.CO, JakartaMemasuki 17 Agustus, masyarakat Indonesia bersiap menyambut peringatan HUT ke-78 kemerdekaan Republik Indonesia. Untuk memeriahkan HUT RI, sejumlah kegiatan digelar seperti upacara hingga perlombaan. Selain kegiatan tersebut, berkunjung ke tempatnya wisata sejarah bisa menjadi alternatif untuk mengisi hari libur 17 Agustus.

Di Jakarta, ada banyak tempat wisata sejarah yang menceritakan perjuangan bangsa Indonesia. Dengan mendatangi tempat wisata sejarah kemerdekaan, masyarakat dapat mengenang jasa dan perjuangan para pahlawan dalam mencapai kemerdekaan.

Berikut ini adalah beberapa lokasi destinasi wisata sejarah di Jakarta yang bisa dikunjungi. 

Tempat Wisata Libur 17 Agustus 

1. Museum Perumusan Naskah Proklamasi

Salah satu destinasi wisata bersejarah di Jakarta yang cocok untuk dikunjungi saat libur 17 Agustus adalah museum perumusan naskah proklamasi. Dahulu, bangunan ini adalah kediaman Laksamana Tadashi Maeda, seorang perwira angkatan laut Jepang yang turut membantu dalam merumuskan naskah proklamasi Indonesia.

Museum ini juga menjadi tempat Soekarno dan Hatta merumuskan naskah proklamasi setelah dijemput oleh Ahmad Subardjo dari Rengasdengklok. 

Rumah ini dianggap sebagai tempat yang aman karena Maeda memiliki hubungan persahabatan dengan Subardjo. Karena posisinya sebagai petinggi militer, rumah ini terjaga dari pengaruh dan pengawasan angkatan darat Jepang. Museum ini terletak di Jalan Imam Bonjol No. 1, Menteng, Jakarta Pusat.

2. Tugu Proklamasi

Tugu Proklamasi juga menjadi salah satu tempat wisata sejarah tentang kemerdekaan Republik Indonesia. Area Tugu Proklamasi dibangun di atas lokasi bekas rumah Presiden Soekarno. Lokasi ini juga merupakan tempat di mana para proklamator membacakan naskah proklamasi. 

Di sini, terdapat tiga monumen bersejarah yang memiliki makna tinggi, yaitu Tugu Petir, Patung Soekarno-Hatta, dan Tugu Wanita. 

Pengunjung dapat mengunjungi area ini tanpa perlu membayar biaya masuk. Lokasi Tugu Proklamasi terletak di Jalan Proklamasi, Menteng, Cikini, Jakarta Pusat.

3. Radio Republik Indonesia

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Radio Republik Indonesia (RRI) yang terletak di Jalan Medan Merdeka Barat 4-5, Gambir, Jakarta Pusat memiliki peran yang sangat penting dalam menyebarkan berita tentang proklamasi kemerdekaan. 

Tepat pada pukul 19.00 WIB, teks proklamasi yang awalnya berasal dari kantor berita Domei, yang saat ini dikenal sebagai Kantor Berita Antara, diterima oleh Yusuf Ronodipuro, Bachtiar Lubis, dan Suprapto.

Mereka adalah penyiar dari stasiun radio Hoso Kanri Kyoku, yang saat ini dikenal sebagai RRI. Saat itu, RRI memiliki peran awal dalam mengumumkan berita tentang Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Saat ini, RRI masih terus beroperasi dan hadir untuk menyampaikan informasi berita kepada masyarakat.

4. Gedung Joang 45

Wisata sejarah di Jakarta selanjutnya adalah Gedung Joang 45. Apabila diperhatikan, Gedung Joang 45 memiliki ciri arsitektur khas Belanda. Hal ini dikarenakan pemilik awal bangunan ini adalah keluarga Belanda dengan nama Schomper. 

Pada awalnya, bangunan tersebut difungsikan sebagai hotel yang bernama sama dengan pemiliknya. 

Setelah perang berakhir, Hotel Schomper kemudian diubah menjadi Asrama Angkatan Baru Indonesia. Setelah beberapa kali mengalami perubahan fungsi, bangunan bersejarah ini akhirnya direstorasi dan dijadikan museum sejak tahun 1972.

Di dalamnya, terdapat koleksi mobil dinas resmi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia yang pertama. Lokasi museum ini terletak di Jalan Menteng Raya 31, Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat.

5. Monumen Nasional

Monumen Nasional atau monas dibangun sebagai tanda penghargaan terhadap perjuangan rakyat Indonesia dalam merebut kemerdekaan dari pemerintahan Belanda. Monumen setinggi 132 meter ini diresmikan pada tanggal 17 Agustus 1961 dan dibuka untuk umum pada 12 Juli 1975. 

Di dalam kompleks museumnya, terdapat 51 diorama yang menggambarkan sejarah Indonesia mulai dari masa pra-sejarah hingga orde baru. Selain itu, naskah asli teks proklamasi kemerdekaan Indonesia juga dijaga dalam kotak kaca di Ruang Kemerdekaan. Monumen ini terletak di tengah Lapangan Merdeka, Jakarta Pusat.

RIZKI DEWI AYU

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Rumah Dinas Wali Kota Bandung Dijadikan Objek Wisata Akhir Pekan

37 hari lalu

Rumah Dinas Wali Kota Bandung atau Pendopo (bandung.go.id)
Rumah Dinas Wali Kota Bandung Dijadikan Objek Wisata Akhir Pekan

Masyarakat atau wisatawan bisa mengunjungi Pendopo untuk wisata sejarah Kota Bandung, dibatasi 100 orang per hari.


Profil Kota Ternate, Berdiri Sejak 27 April 1999 Sesuai UU Otonomi Daerah

52 hari lalu

Foto udara Masjid Sultan Ternate di Kota Ternate, Maluku Utara, Rabu 20 Maret 2024. Masjid yang dibangun pada tahun 1606 di masa kekuasaan Sultan Saidi Barakati tersebut merupakan bukti keberadaan Kesultanan Islam pertama di kawasan Timur Nusantara dan menjadi salah satu tujuan wisata religi yang dikunjungi umat Islam saat bulan Ramadhan. ANTARA FOTO/Andri Saputra
Profil Kota Ternate, Berdiri Sejak 27 April 1999 Sesuai UU Otonomi Daerah

Hari ini, 27 April 1999, adalah berdirinya Kota Ternate berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1999 tentang Otonomi Daerah.


Traveling ke Fujian Cina, Jangan Lupa Singgah ke 4 Destinasi Wisata Sejarah Ini

27 November 2023

Salah satu sudut di kawasan Three Lanes and Seven Alleys di Provinsi Fujian, China, Senin (20/11). (ANTARA/ Heppy Ratna Sari)
Traveling ke Fujian Cina, Jangan Lupa Singgah ke 4 Destinasi Wisata Sejarah Ini

Berbagai peninggalan bersejarah, seperti resor di puncak gunung hingga masjid yang dibangun ribuan tahun lalu bisa ditemukan di Fujian.


Destinasi Wisata Sejarah Peninggalan Portugis dan Belanda di Ambon

14 November 2023

Benteng Victoria di Ambon. Foto : Kemendikbud
Destinasi Wisata Sejarah Peninggalan Portugis dan Belanda di Ambon

Di Ambon, terdapat berbagai wisata sejarah, seperti museum dan bangunan peninggalan kolonial yang menarik hati juga memancing rasa ingin tahu.


Bekas Kantor Dagang Inggris di Banyuwangi Bakal Jadi Wisata Heritage

3 November 2023

Asrama Inggrisan, salah satu situs sejarah dari era kolonial di Banyuwangi, Jawa Timur. Gedung ini dulunya adalah kantor telegraf pertama yang dibangun Inggris. TEMPO/Ika Ningtyas
Bekas Kantor Dagang Inggris di Banyuwangi Bakal Jadi Wisata Heritage

Asrama Inggrisan merupakan salah satu cagar budaya di Banyuwangi yang dibangun oleh pemerintah kolonial Belanda pada 1776.


3 Keraton di Cirebon Ini, Masukkan dalam Daftar Kunjungan Wisata Sejarah

2 November 2023

Ruang pertemuan di bangunan utama Keraton Kanoman, Cirebon, Jawa Barat. Tempo/Francisca Christy Rosana
3 Keraton di Cirebon Ini, Masukkan dalam Daftar Kunjungan Wisata Sejarah

Cirebon punya berbagai destinasi wisata sejarah yang patut dikunjungi, di antaranya 3 Keraton, yakni Keraton Kasepuhan Cirebon, Kanoman, Kacirebonan.


3 Destinasi Wisata Sejarah di Kota Bukittinggi

1 November 2023

Benteng Fort De Kock yang berada di Kota Bukittinggi. Benteng tersebut dibangun oleh Pemerintah Belanda pada 1821. TEMPO/Fachri Hamzah
3 Destinasi Wisata Sejarah di Kota Bukittinggi

Jika berkunjung ke Bukittinggi ada banyak tempat wisata sejarah yang bakal ditemukan.


Ayah Ira dan Ari Wibowo Dimakamkan di Taman Makam Pahlawan, Ini Syarat dapat Dikuburkan di TMP Kalibata

17 Oktober 2023

Ira Wibowo dan Ari Wibowo di pemakaman ayahnya. Instagram
Ayah Ira dan Ari Wibowo Dimakamkan di Taman Makam Pahlawan, Ini Syarat dapat Dikuburkan di TMP Kalibata

Wibowo Wirjodiprojo, ayah Ari Wibowo dan Ira Wibowo meninggal, dimakamkan di Taman Makam Pahlawan atau TMP Kalibata. Ini syaratnya.


Berkunjung ke Museum Penyimpanan Senjata Perang di Bukittinggi

9 Oktober 2023

Pesawat Havard buatan Amerika Serikat yang dipajang di depan Museum Tridaya Eka Dharma, Bukittinggi.  (TEMPO/Fachri Hamzah)
Berkunjung ke Museum Penyimpanan Senjata Perang di Bukittinggi

Museum Tridaya Eka Dharma di Bukittinggi menyimpan banyak senjata tentara PDRI dan PRRI.


Wisata Sejarah, Ini 5 Rekomendasi Benteng Peninggalan Belanda di Pulau Jawa

22 September 2023

Salah satu bangunan di area Museum Benteng Vredeburg. Tempo/Pribadi Wicaksono
Wisata Sejarah, Ini 5 Rekomendasi Benteng Peninggalan Belanda di Pulau Jawa

Deretan benteng peninggalan Belanda ini menarik untuk dikunjungi