Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Bekas Kantor Dagang Inggris di Banyuwangi Bakal Jadi Wisata Heritage

image-gnews
Asrama Inggrisan, salah satu situs sejarah dari era kolonial di Banyuwangi, Jawa Timur. Gedung ini dulunya adalah kantor telegraf pertama yang dibangun Inggris. TEMPO/Ika Ningtyas
Asrama Inggrisan, salah satu situs sejarah dari era kolonial di Banyuwangi, Jawa Timur. Gedung ini dulunya adalah kantor telegraf pertama yang dibangun Inggris. TEMPO/Ika Ningtyas
Iklan

TEMPO.CO, Banyuwangi - Bangunan bersejarah Asrama Inggrisan Banyuwangi bakal disulap menjadi objek wisata heritage. Proyek revitalisasi tersebut bakal digarap Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada 2024 mendatang.

Asrama Inggrisan adalah salah satu cagar budaya di Banyuwangi yang dibangun oleh pemerintah kolonial Belanda pada 1776. Gedung itu kemudian diambil alih British East India Company-Kantor Dagang Inggris pada abad ke-18. Tempat ini lantas dijadikan kantor kabel jaringan telegram bawah laut yang menghubungkan Eropa hingga Australia.

Dr. Thor Kerr dari Curtin University Perth Australia dan Irfan Wahyudi dari Universitas Airlangga telah melakukan riset tentang keterkaitan Banyuwangi dan Australia masa itu. Salah satu jantung aktivitasnya adalah di Asrama Inggrisan.

Direktur Prasarana Strategis Ditjen Cipta Karya Kementrian PUPR Essy Asiah mengatakan, Kementrian PUPR mendapat penugasan melakukan sejumlah pembangunan di Banyuwangi, di antaranya Pasar Banyuwangi dan Asrama Inggrisan. 

“Kementrian PUPR berkomitmen mendukung pembangunan yang bisa mendorong kemajuan ekonomi daerah. Di Banyuwangi, di antaranya kami akan merevitalisasi Asrama Inggrisan,” ujar Essy dalam keterangan tertulis yang diterima TEMPO, Kamis, 2 November 2023.

Asrama Inggrisan Banyuwangi. Bkppkutim.com

Dibangun dengan konsep wisata edukasi

Menurut Essy, pembangunan Asrama Inggrisan akan tetap mempertahankan fasad bangunan aslinya. Sebab, arsitektur gedung yang sudah ada sejak jaman penjajahan tersebut merupakan bangunan heritage yang menjadi bagian cagar budaya daerah.

“Asrama Inggrisan akan dibangun dengan konsep wisata edukasi. Semua bangunan hanya akan direvitalisasi tanpa mengubah bentuk, karena Asrama Inggrisan juga merupakan bangunan cagar budaya daerah. Di lokasi tersebut akan dilengkapi dengan museum, hotel, hingga meeting point,” terangnya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Tim Kementrian PUPR berada di Banyuwangi sejak Selasa, 31 Oktober 2023 hingga Rabu, 1 November 2023. Selama di Banyuwangi, tim ini melakukan survei sebelum pelaksanaan pekerjaan.

Jadi daya tarik wisata Banyuwangi

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, revitalisasi Asrama Inggrisan akan memperkuat daya tarik pariwisata di area Kota Banyuwangi, khususnya untuk wisata sejarah. "Kami berterima kasih kepada pemerintah pusat khususnya Kementrian PUPR yang telah mendukung pembangunan di Banyuwangi. Tentunya ini akan berdampak pada peningkatan ekonomi lokal," kata Ipuk, Kamis, 2 November 2023. 

Ipuk juga mengucapkan terima kasih secara khusus kepada jajaran TNI AD yang telah mendukung percepatan Asrama Inggrisan untuk menjadi kawasan wisata heritage.

Menurut Ipuk, selama ini Banyuwangi banyak mendapat program pembangunan dari pemerintah pusat. Mulai sarana prasarana infrastruktur jalan, sanitasi lingkungan, hingga revitalisasi Agro Wisata Tamansuruh (AWT).

“Ini adalah bentuk perhatian pemerintah pusat untuk meningkatkan pembangunan daerah. Tidak hanya sektor pariwisata, bahkan pengelolaan sampah di Banyuwangi juga mendapat dukungan serta bantuan dari Kementrian PUPR," kata Ipuk. 

DAVID PRIYASIDHARTA 

Pilihan Editor: Kota Lama Kesawan Medan Dibenahi untuk Jadi Tujuan Wisata Heritage

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Konflik Agraria di Desa Pakel Banyuwangi, Petani Ditangkap Polisi saat Makan Malam Sepulang Menggarap Lahan

5 hari lalu

Warga Desa Pakel, Banyuwangi, saat berunjuk rasa di depan Pengadilan Tinggi Surabaya di Jalan Sumatera, Surabaya, Rabu, 13 Desember 2023. Dok TeKAD GARUDA
Konflik Agraria di Desa Pakel Banyuwangi, Petani Ditangkap Polisi saat Makan Malam Sepulang Menggarap Lahan

Belasan orang tak dikenal yang belakangan diketahui polisi dari Polresta Banyuwangi menangkap petani Desa Pakel saat sedang makan malam.


Buat Penggemar Pedas, Tanboy Kun Buka Restoran Sambal Tempong Khas Banyuwangi

6 hari lalu

Tanboy Kun dan Anasiha Putri Sakina di Restoran Tempong PNS, Serpong, Tangerang, Banten, Kamis, 6 Juni 2024 (Ist)
Buat Penggemar Pedas, Tanboy Kun Buka Restoran Sambal Tempong Khas Banyuwangi

Tanboy Kun menjadikan tempong sebagai ciri khas restorannya karena dia jatuh cinta pada sambal ini ketika pertama kali mencobanya.


Sejarah Istana Niat Lima Laras yang Dibangun setelah Raja Selamat dari Kejaran Belanda

9 hari lalu

Istana Niat Lima Laras (Kab. Batubara)
Sejarah Istana Niat Lima Laras yang Dibangun setelah Raja Selamat dari Kejaran Belanda

Istana Niat Lima Laras dibangun untuk memenuhi nazar raja setelah selamat dari kejaran Belanda yang saat itu melarang berdagang hasil bumi.


Melongok Situs Candi Bojongmenje di Bandung yang Mangkrak Puluhan Tahun

17 hari lalu

Temuan batu yang direkonstruksi di situs Candi Bojongmenje, Rancaekek, Kabupaten Bandung, 26 Mei 2024. TEMPO/Anwar Siswadi
Melongok Situs Candi Bojongmenje di Bandung yang Mangkrak Puluhan Tahun

Diperkirakan Candi Bojongmenje di Rancaekek, Bandung, dibangun antara abad 6-8 Masehi.


Tim Peneliti BRIN Telusuri Jejak Manusia Purba dan Artefak di Gua Aul Ciamis

18 hari lalu

Gua Aul tampak dari luar sebagai lokasi temuan artefak dan fosil manusia purba di daerah Ciamis, Jawa Barat. (Dok. Lutfi Yondri)
Tim Peneliti BRIN Telusuri Jejak Manusia Purba dan Artefak di Gua Aul Ciamis

Tim peneliti BRIN menelusuri hasil temuan sisa kerangka manusia purba dan artefak lain di Gua Aul, Ciamis, Jawa Barat.


Jadi Ajang Sport Tourism, Kejuaraan Paralayang Internasional Digelar di Banyuwangi

24 hari lalu

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandiani terbang dengan paralayang ditemani Ike Ayu Wulandari, atlet paralayang nasional, Minggu, 23 Juli 2023 di Gunung Menyan, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi. Foto: Humas Pemkab Banyuwangi.
Jadi Ajang Sport Tourism, Kejuaraan Paralayang Internasional Digelar di Banyuwangi

Sport tourism seperti paralayang ini merupakan salah satu cara Banyuwangi untuk memperkenalkan potensi destinasi Gunung Menyan.


5 Fakta Museum Kavaleri yang Selesai Direnovasi Kementerian PUPR

26 hari lalu

Museum Kavaleri. Foto: Kementerian PUPR
5 Fakta Museum Kavaleri yang Selesai Direnovasi Kementerian PUPR

Renovasi Museum Kavaleri Indonesia telah selesai, Kementerian PUPR dedikasikan terhadap sejarah dan jasa-jasa Satuan Kavaleri TNI AD.


Jalan Lintas Selatan Jember-Banyuwangi Ditargetkan Selesai Tahun Ini

26 hari lalu

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Foto Website Pemkab Banyuwangi
Jalan Lintas Selatan Jember-Banyuwangi Ditargetkan Selesai Tahun Ini

Pembangunan Jalan Lintas Selatan (JLS) atau Jalur Pantai Selatan (Pansela) penghubung Jember dan Banyuwangi ditargetkan selesai tahun ini.


BNN Ungkap Peredaran Narkoba Jaringan Sumatera-Jawa, Kampus di Jakarta Timur jadi Titik Jemput Paket

27 hari lalu

Plh Deputi Pemberantasan BNN RI, Sabarudin Ginting menunjukan bukti sebelum di musnahkan di BNN RI, Cawang, Jakarta Timur, Selasa, 21 Mei 2024. BNN RI bersama Bea Cukai dan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta memusnahkan barang bukti narkotika sebesar 1.253,30 gram sabu, 10.472 gram ganja, 67 butir ekstasi, dan 106,18 gram MDMB-INACA dari 5 kasus yang berbeda, dan melibatkan 7 tersangka. TEMPO/ Febri Angga Palguna
BNN Ungkap Peredaran Narkoba Jaringan Sumatera-Jawa, Kampus di Jakarta Timur jadi Titik Jemput Paket

BNN menangkap pengedar narkoba jenis ganja saat menjemput paket itu di sebuah kampus di Jakarta Timur. Enjot alias JL.


Melihat Sejarah Blambangan dari Abad ke-13 di Omahseum Banyuwangi

28 hari lalu

Omahseum Banyuwangi, Jawa Timur, dibuka pada Sabtu, 18 Mei 2024. Museum ini berisi ribuan artefak Kerajaan Blambangan di masa lalu. (Tangkapan layar Instagram @banyuwangi_kab)
Melihat Sejarah Blambangan dari Abad ke-13 di Omahseum Banyuwangi

Ribuan artefak Balambangan kuno seperti lingga, kendi, manik-manik, kitab kuno, keris, pedang, sampai fosil-fosil tersaji di Omahseumvdi Banyuwangi.