Menteri Pariwisata Sandiaga Uno Suka Plecing Kangkung Lombok: Jangan Pedas

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kuliner tradisional Lombok, NTB, Pelecing Kangkung. Wikipedia

    Kuliner tradisional Lombok, NTB, Pelecing Kangkung. Wikipedia

    TEMPO.CO, Mataram - Plecing kangkung adalah salah satu hidangan pelengkap dalam menu makanan Suku Sasak di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Plecing kangkung umumnya tersaji sebagai salah satu pelengkap di rumah makan di Lombok.

    Plecing kangkung terdiri atas kangkung dan tauge dengan topping sambal khas Lombok. Sambal khas yang bisa disesuaikan tingkat kepedasannya ini menggunakan bahan utama cabai, terasi Lombok, dan tomat.

    Cara membuat plecing kangkung adalah rebus kangkung dan tauge sampai layu. Tiriskan dan letakkan di atas piring saji. Tambahkan sambal yang sudah dicampur dengan parutan kelapa. Lengkapi cita rasanya dengan perasan air jeruk monte sebagai pengharum.

    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno sempat menyinggung kuliner khas Suku Sasak ini saat hadir dalam bincang-bincang bersama Asosiasi Desa Kreatif Indonesia (ADKI) pada Rabu, 22 September 2021. Sandiaga mengaku ingin berkunjung ke Lombok, NTB, untuk makan plecing kangkung dan ayam taliwang.

    Plecing Kangkung. TEMPO | Supriyantho Khafid

    "Saya akan berkunjung, khusus ke Lombok Barat untuk bertemu bupati dan makan plecing (kangkung). Tetapi jangan terlalu pedas," ujar Sandiaga Uno. Mendengar itu, Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid mengatakan plecing kangkung dari Kabupaten Lombok Barat kini menjadi idola karena memiliki ciri khas yang berbeda dari plecing kangkung lain di NTB.

    "Tekstur kangkung di Lombok Barat berbeda, sangat nikmat," kata Fauzan. "Bahkan kangkung Lombok Barat sudah menjadi komoditas ekspor."

    Pada kesempatan itu, Sandiaga Uno mengatakan Desa Wisata di Kabupaten Lombok Barat memiliki potensi wisata yang luar biasa. Dia berharap pengelolaan desa wisata dapat lebih kreatif, sehingga mampu menumbuhkan perekonomian masyarakat. Salah satu caranya dengan membuat suvenir khas.

    Sandiaga Uno juga mengingatkan agenda internasional yang bakal berlangsung di NTB, yakni World Superbike dan MotoGP Mandalika. "Kita harus lebih kreatif dalam memanfaatkan peluang," ucapnya.

    Baca juga:
    Menteri Pariwisata Sandiaga Uno: Bali Is Ready pada Oktober 2021


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ramai Tagar #PercumaLaporPolisi

    Kepolisian RI tengah dibanjiri kritik dari masyarakat dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan, hingga ada tagar #PercumaLaporPolisi.