Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Alasan Jepang Bangun Penghalang di Tempat Foto Gunung Fuji

Reporter

Editor

Yunia Pratiwi

image-gnews
Gunung Fuji Jepang (Pixabay)
Gunung Fuji Jepang (Pixabay)
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Gunung Fuji salah satu destinasi populer di Jepang. Banyak wisatawan yang berburu foto dari berbagai tempat, termasuk di Fujikawaguchiko. Namun baru-baru ini pemerintah setempat berencana memasang penghalang untuk menghentikan wisatawan mengambil foto Gunung Fuji. 

Salah satu spot favorit wisatawan adalah mengambil foto Gunung Fuji yang megah dari depan toko serba ada, Lawson. Banyak wisatawan asing yang memadati trotoar di sebelah toko Lawson untuk mendapatkan foto Gunung Fuji dari sudut terbaik, namun tidak disertai perilaku yang baik. 

Penghalang setinggi 2,5 meter

Sebab itu, pemerintah setempat akan membangun penghalang besar berwarna hitam untuk menghalangi wisatawan. Menurut seorang pejabat dari Fujikawaguchiko, Prefektur Yamanshi, penghalang setinggi 2,5 meter dan panjangnya sekitar 20 meter akan mulai dibangun awal minggu depan.  

 “Sangat disayangkan kami harus melakukan ini, karena ada beberapa wisatawan yang tidak menghormati peraturan,” kata pejabat iyang tidak ingin disebutkan namanya itu. 

Foto Gunung Fuji yang berdiri megah di delakang toko Lawson itu menarik bagi wisatawan asing. Mereka pun berbondong-bondong menuju tempat foto di dekat toko serba ada itu.  “Reputasi telah tersebar di media sosial bahwa tempat ini sangat khas Jepang, menjadikannya lokasi foto yang populer,” kata pejabat tersebut.

Perilaku buruk wisatawan

Pejabat tersebut menambahkan, banyak turis asing yang berperilaku buruk demi mendapatkan foto yang sempurna. Mereka memadati area tersebut, meninggalkan sampah sampai mengabaikan peraturan lalu lintas dan peringatan dari petugas keamanan. 

Bahkan wisatawan memarkirkan kendaraannya tanpa izin di klinik gigi dekat area itu. Tak sedikit juga yang nekat memanjat ke atas klinik untuk mendapatkan foto gunung berapi tertinggi di Jepang tersebut. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Penghalang itu diharapkan dapat menyadarkan wisatawan untuk mematuhi peraturan. Rencananya pemerintah akan tetap memasang penghalang besar itu sampai perilaku wisatawan berubah dan situasinya membaik.

Overtourism di Jepang

Wisatawan yang mengunjungi Jepang mencapai rekor tertinggi pada bulan Maret untuk pertama kalinya, dengan jumlah pengunjung melebihi 3 juta prang. Menurut Bloomberg, jumlah wisatawan ke Jepang mencapai 25 juta pada tahun 2023. 

Peningkatan jumlah wisatawan ini terjadi sejak pembatasan perbatasan era pandemu dicabut. Namun hal ini ternyata memicu overtourism. 

Sebelumnya warga Kyoto mengeluh ada wistawan yang mengganggu geisha. Pemerintah setempat pun akhirnya melarang wisatawan memasuki jalan-jalan pribadi tertentu. Musim panas ini, wisatawan yang ingin mendaki Gunung Fuji akan dikenakan biaya USD 13 atau sekitar Rp 211 ribu per orang. 

INSIDER | JAPAN TIMES 

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


PHRI Sebut Jelang Libur Idul Adha Penghuni Hotel di Bali Meningkat 80 Persen

4 jam lalu

Sejumlah wisatawan mancanegara mengikuti Tradisi Perang Air pada Festival Air Suwat (FAS) ke-9 di Desa Suwat, Gianyar, Bali, Senin, 1 Januari 2024. Kegiatan tersebut merupakan tradisi tahunan yang digelar setiap tanggal 1 Januari untuk membersihkan diri dan memperkuat persaudaraan antar warga sekaligus sebagai atraksi wisata untuk menarik kunjungan wisatawan. ANTARA/Nyoman Hendra Wibowo
PHRI Sebut Jelang Libur Idul Adha Penghuni Hotel di Bali Meningkat 80 Persen

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) di Badung menilai perputaran ekonomi menjelang libur Idul Adha di Bali meningkat.


Kawasan Gunung Bromo Ditutup untuk Wisatawan pada 21-24 Juni

10 jam lalu

Foto udara sejumlah kendaraan antre memasuki kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) di Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu 15 Juni 2024. Balai Besar TNBTS menyiapkan skema penambahan kuota kunjungan wisatawan sebanyak 25 persen dan akan disesuaikan jika terjadi peningkatan kunjungan dari hasil pantauan petugas pada laman booking online selama masa libur panjang Idul Adha.  ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya
Kawasan Gunung Bromo Ditutup untuk Wisatawan pada 21-24 Juni

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) menyatakan kawasan wisata Gunung Bromo, di Jawa Timur akan ditutup total untuk wisatawan.


Cara Portugal Mengatasi Overtourism Bangun Jalur Hiking Melingkar Terpanjang

1 hari lalu

Salah satu jalur hiking yang menjadi bagian Palmilhar Portugal. Instagram.com/@palmilharportugal
Cara Portugal Mengatasi Overtourism Bangun Jalur Hiking Melingkar Terpanjang

Dengan jalur pendakian melingkar diharapkan wisatawan beralih mengunjungi destinasi yang kurang populer di Portugal


WNI yang Hilang di Jepang Ditangkap Imigrasi Jepang, Pakai Visa Wisata Diduga untuk Bekerja

1 hari lalu

Judha Nugraha, Direktur perlindungan WNI & BHI Kementerian Luar Negeri. antaranews.com
WNI yang Hilang di Jepang Ditangkap Imigrasi Jepang, Pakai Visa Wisata Diduga untuk Bekerja

Direktur Pelindungan WNI Judha Nugraha mengatakan berdasarkan keterangan keluarga Revi Cahya berniat kerja di Jepang


WNI yang Hilang di Jepang Rupanya Ditangkap Imigrasi

1 hari lalu

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha. ANTARA/Yashinta Difa/aa.
WNI yang Hilang di Jepang Rupanya Ditangkap Imigrasi

Kabar WNI atas nama Revi Cahya Widi Sulihatin hilang di Jepang ramai dibicarakan di media sosial


Menjelajahi Talat Phlu, Lokasi Syuting Film How To Make Millions Before Grandma Dies

2 hari lalu

Film How to Make Millions Before Grandma Dies. Dok. CGV Cinemas
Menjelajahi Talat Phlu, Lokasi Syuting Film How To Make Millions Before Grandma Dies

Lokasi syuting How to Make Millions Before Grandma Dies memang bukan destinasi wisata populer di Thailand tapi menarik dikunjungi


WNI yang HIlang di Jepang dan Viral di Facebook Ditemukan Sehat

2 hari lalu

Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Judha Nugraha, juru bicara Kemlu Lalu Muhammad Iqbal dan Kepala Biro Dukungan Strategis Pimpinan Kemlu Rolliansyah Soemirat saat konferensi pers di Jakarta Pusat pada Rabu, 29 Mei 2024. TEMPO/Nabiila Azzahra A.
WNI yang HIlang di Jepang dan Viral di Facebook Ditemukan Sehat

KJRI Osaka telah menemukan WNI atas nama Revi Cahya Widi Sulihatin yang sebelumnya dikabarkan hilang di Jepang.


5 Barang Bawaan Penting untuk Liburan Naik Kapal Pesiar

2 hari lalu

Ilustrasi koper. Freepik.com
5 Barang Bawaan Penting untuk Liburan Naik Kapal Pesiar

Berkemas untuk liburan di kapal pesiar bisa sangat berbeda dengan mempersiapkan liburan di darat


Bandara di Eropa Kembali Terapkan Aturan Batas Cairan

2 hari lalu

Ilustrasi pemeriksaan barang bawaan di bandara. Freepik.com/wavebreakmedia_micro
Bandara di Eropa Kembali Terapkan Aturan Batas Cairan

Bandara di negara-negara Eropa menerapkan kembali batas cairan 100 mili liter


Halangi Pemandangan Gunung Fuji, Kondominium di Tokyo Dirobohkan

3 hari lalu

Gunung Fuji Jepang (Pixabay)
Halangi Pemandangan Gunung Fuji, Kondominium di Tokyo Dirobohkan

Kondominium ini berada di bagian barat Tokyo yang terkenal dengan pemandangan indah Gunung Fuji di Jepang.