Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Keindahan Alam Bahari Desa Padak Guar Lombok Timur: Pantai, Bawah Laut, Mangrove

image-gnews
Pantai Kondo di Lombok Timur. Dok.KKP
Pantai Kondo di Lombok Timur. Dok.KKP
Iklan

TEMPO.CO, Mataram - Kementerian Kelautan dan Perikanan meresmikan program sinergitas pembangunan desa wisata bahari di Desa Padak Guar Kabupaten Lombok Timur Nusa Tenggara Barat, Sabtu, 25 September 2021. Lewat program itu, potensi bahari yang ada di desa itu akan dikembangkan sehingga bisa menarik minat lebih banyak wisatawan.

Pelaksana tugas Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut KKP Pamuji Lestari mengatakan program pengembangan potensi wisata alam bahari di sana ditujukan untuk memulihkan sektor pariwisata sekaligus menata kembali potensi wisata bahari. ''Agar benar-benar dapat dikelola secara berkelanjutan melalui ekowisata berbasis masyarakat dan potensi lokal” kata dia, Sabtu.

Tari mengatakan pihaknya akan membangun sejumlah fasilitas untuk melengkapi sarana pariwisata di Desa Padak Guar. Mulai dari berugak (tempat duduk-duduk khas Sasak Lombok), pondok wisata, pos pelayanan tiket penyeberangan dan berbagai petunjuk taman wisata.

Dengan makin lengkapnya sarana di sana, wisatawan diharapkan bisa lebih nyaman berwisata. Selama ini, sebenarnya desa wisata bahari itu sudah cukup dikenal dan menjadi tujuan wisata pelancong dari berbagai daerah.

Di sana, wisatawan dapat menikmati keindahan sejumlah gili atau pulau kecil. Misalnya Gili Lampu yang memiliki daya tarik berupa mercusuar yang dibangun pada zaman Belanda. Ada juga Gili Kondo dan Gili Bidara yang memiliki pasir putih dan hutan mangrove. Gili terbesar adalah Gili Petagan seluas 60 hektare dengan pesona bawah laut yang indah.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Kepala Desa Padak Guar Tarmizi mengatakan setiap akhir pekan, gili-gili di sekitar desanya dikunjungi lebih seratusan wisatawan nusantara maupun internasional. Jika ingin menginap, bisa memasang tenda di Gili Kondo dan Bidara. ''Dipilih menginap di sini karena lebih kelihatan sunrise dan sunset,'' kata dia.

Ketua Kelompok Sadar Wisata Desa Padak Guar Suyanto Suladi mengatakan wisatawan yang datang biasanya juga suka snorkling dan diving di kedalaman 7-12 meter untuk melihat terumbu karang. ''Selain itu juga bisa melihat penyu Blimbing,'' ujarnya.

Baca jugaDaya Tarik Desa Wisata Bejijong, Simpan Peninggalan Kerajaan Majapahit

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Iuran Wisata untuk Siapa

2 hari lalu

Iuran Wisata untuk Siapa

Rencana pemerintah memungut iuran wisata lewat tiket pesawat ditolak sejumlah kalangan. Apa masalahnya?


Pemandangan ke Gunung Fuji Ditutup Pembatas Tinggi, Jengkel Turis Nakal

3 hari lalu

Gunung Fuji Jepang (Pixabay)
Pemandangan ke Gunung Fuji Ditutup Pembatas Tinggi, Jengkel Turis Nakal

Jepang memasang tembok pembatas yang menghalangi turis berfoto dengan latar belakang Gunung Fuji.


Gempa Garut, Wisatawan Panik Pantai Selatan Jabar Sempat Sepi

3 hari lalu

Wisatawan memadati pantai Pangandaran di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Selasa 16 April 2024. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pangandaran mencatat jumlah kunjungan ke destinasi wisata di Pangandaran selama hari libur lebaran mencapai 159.125 orang. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi
Gempa Garut, Wisatawan Panik Pantai Selatan Jabar Sempat Sepi

Dinas Pariwisata Kabupaten Pangandaran mengatakan pantai Pangandaran pasca terjadinya gempa Garut dalam situasi aman.


Alasan Jepang Bangun Penghalang di Tempat Foto Gunung Fuji

4 hari lalu

Gunung Fuji Jepang (Pixabay)
Alasan Jepang Bangun Penghalang di Tempat Foto Gunung Fuji

Foto Gunung Fuji yang berdiri megah di delakang toko Lawson itu menarik bagi wisatawan asing


Hong Kong Meluncurkan Tiket Bus Khusus untuk Wisatawan

4 hari lalu

Kowloon Motor Bus Hong Kong. Unsplash.com/Wanghao Shang
Hong Kong Meluncurkan Tiket Bus Khusus untuk Wisatawan

Mulai Sabtu, 27 Juli 2024, salah satu operator bus di Hong Kong menerapkan tiket satu hari tanpa batas untuk wisatawan


Anggota DPR Tolak Penerapan Iuran Pariwisata di Tiket Pesawat: Tidak Semua Penumpang Wisatawan

7 hari lalu

Anggota Komisi V DPR RI Sigit Sosiantomo. Foto : Dok/Andri
Anggota DPR Tolak Penerapan Iuran Pariwisata di Tiket Pesawat: Tidak Semua Penumpang Wisatawan

Anggota Komisi V DPR RI Sigit Sosiantomo menolak rencana iuran pariwisata di tiket pesawat.


Sandiaga Uno Optimistis BNI Java Jazz Tingkatkan Kunjungan Wisatawan

8 hari lalu

Anastasya Poetri tampil di BNI Java Jazz Festival 2023, Minggu, 4 Juni 2023. Dok. Anastasya Poetri
Sandiaga Uno Optimistis BNI Java Jazz Tingkatkan Kunjungan Wisatawan

Sandiaga Uno yakin BNI Java Jazz akan meningkatkan kunjungan wisatawan.


5 Keunikan Kawah Ijen yang Membuat Turis Asing Penasaran

8 hari lalu

Pengunjung melihat kawah dari kaldera Gunung Ijen di Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu, 4 Juni 2023. TWA Ijen yang telah ditetapkan sebagai anggota UNESCO Global Geopark (UGG) itu ramai dikunjungi wisatawan domestik dan mancanegara saat liburan. ANTARA FOTO/Budi Candra Setya
5 Keunikan Kawah Ijen yang Membuat Turis Asing Penasaran

Tak hanya punya api biru, kawah Ijen punya berbagai keunikan yang membuat turis asing penasaran untuk datang.


Traveling ke Macau, Jangan Lewatkan 9 Destinasi Wisata Gratis

8 hari lalu

Macau Tower atau Menara Macau. Unsplash.com/Chris Wu
Traveling ke Macau, Jangan Lewatkan 9 Destinasi Wisata Gratis

Menikmati liburan di Macau tidak harus selalu mengeluarkan biaya mahal


Cegah Overtourism, Amsterdam Kurangi Jumlah Kapal Pesiar

8 hari lalu

Amsterdam, Belanda. Unsplash.com/Mathilda Khoo
Cegah Overtourism, Amsterdam Kurangi Jumlah Kapal Pesiar

Jumlah kapal pesiar sungai di Amsterdam meningkat hampir dua kali lipat sejak tahun 2011.