Selain Nanas Ini Bahan Alami yang Dapat Melunakkan Daging

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga menata daging kurban di atas alas daun pisang dan daun jati di Blitar, Jawa Timur, Minggu, 31 Juli 2020. Warga di daerah itu memanfaatkan dedaunan untuk membungkus daging kurban dengan tujuan untuk mendukung program pemerintah dalam meminimalisir penggunaan plastik (diet plastik). ANTARA FOTO/Irfan Anshori

    Warga menata daging kurban di atas alas daun pisang dan daun jati di Blitar, Jawa Timur, Minggu, 31 Juli 2020. Warga di daerah itu memanfaatkan dedaunan untuk membungkus daging kurban dengan tujuan untuk mendukung program pemerintah dalam meminimalisir penggunaan plastik (diet plastik). ANTARA FOTO/Irfan Anshori

    TEMPO.CO, JakartaDaging merupakan bahan makanan favorit di Indonesia, terutama ketika Idul Adha. Untuk menghasilkan olahan daging yang empuk, biasanya daging harus direbus dalam waktu yang lama atau harus dipotong kecil-kecil. Sayangnya cara ini dapat mengurangi kelembutan tekstur dan membuat daging jadi kurang gurih.

    Meski begitu ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk melunakkan daging. Langkahnya cukup mudah, yakni dengan merendam potongan daging dalam bahan-bahan alami seperti berikut ini sebelum dimasak.

    Mengutip dari laman resmi Carina North Quality Meats, Ahad, 18 Juli 2021, bahan-bahan yang bisa digunakan di antaranya adalah:

    Daun pepaya muda

    ADVERTISEMENT

    Caranya remas-remas daun pepaya sampai mengeluarkan getah. Lalu, gunakan daun tersebut membungkus daging. Kemudian diamkan daging selama 60 menit.

    Cara ini cukup mudah, karena daun pepaya mudah ditemui di sekitar kita. Cara ini lebih cocok digunakan untuk membuat steak atau sate.

    Teh 

    Teh mengandung tanin, yang merupakan zat pelunak alami. Caranya: buat 1-2 cangkir teh hitam yang kuat, biarkan dingin, lalu rendam daging sapi dalam air teh hingga 24 jam. Semakin lama daging direndam, daging semakin empuk.

    Kopi

    Kopi dapat dimanfaatkan untuk membumbui daging sekaligus melunakkan tekstur daging. Selain itu, kopi juga dapat memperkuat rasa daging dan menambah aroma yang sedap.

    Caranya: seduh kopi kental, lalu diamkan sampai dingin. Selanjutnya, rendam daging dalam air kopi selama 24 jam. Apabila sudah direndam, daging dapat langsung diolah.

    Jahe

    Jahe adalah bahan umum yang sering dijumpai di setiap masakan. Jahe mengandung enzim proteolitik yang secara alami dapat memecah protein daging.

    Caranya: tambahkan irisan jahe atau bubur jahe ke permukaan daging sapi. Lalu, biarkan selama kurang lebih 2 jam.

    Baking soda

    Baking soda memiliki banyak manfaat. Salah satunya adalah memecah protein dalam daging.

    Caranya: taburkan dan gosokkan baking soda di permukaan daging. Lalu diamkan di dalam lemari es selama beberapa jam.

    Cuka

    Asam asetat dalam cuka memecah serat daging. Hal itu akan membuat daging lebih lembut dan beraroma.

    Caranya: tambahkan 1 sendok makan cuka putih ke bumbu masak atau rendam daging dalam cuka sebelum memasaknya.

    M. RIZQI AKBAR

    Baca juga:

    Ini Kelebihan Daging Kelinci Dibandingkan Daging Sapi


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selain Makan di Warteg, Ini Sejumlah Kegiatan Asyik yang Bisa Dilakukan 20 Menit

    Ternyata ada banyak kegiatan positif selain makan di warteg yang bisa dilakukan dalam waktu 20 menit. Simak sejumlah kegiatan berikut...