Sambil Menunggu Boarding, Penumpang di Bandara YIA Bisa Ikut Tur Wisata

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo meresmikan Bandara YIA di Kulon Progo Yogyakarta, Jumat 28 Agustus 2020. Dokumentasi Sekretariat Presiden

    Presiden Joko Widodo meresmikan Bandara YIA di Kulon Progo Yogyakarta, Jumat 28 Agustus 2020. Dokumentasi Sekretariat Presiden

    TEMPO.CO, Yogyakarta - PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Internasional Yogyakarta atau bandara YIA memiliki program wisata baru yang cukup unik dan baru diluncurkan awal pekan ini untuk para pengguna jasanya. Namanya Discover YIA, sebuah airport educational tour atau layanan tur edukasi tentang kebandaraan yang pertama di Indonesia.

    “Tur ini merupakan satu bentuk wisata edukasi untuk mengangkat kearifan budaya lokal dan ikon-ikon Yogyakarta yang berada di bandara YIA,” kata Pelaksana tugas General Manager Bandara Internasional Yogyakarta Agus Pandu Purnama, Kamis, 15 April 2021.

    Dalam program Discover YIA, masyarakat yang mendaftar akan diajak untuk berkeliling terminal bandara serta menyusuri sisi udara (airside) menggunakan bus bebas pandang sehingga peserta dapat mengamati dan mengenali bandara dengan baik. Selain itu, peserta tur akan diperkenalkan pada berbagai fasilitas dan keunggulan YIA, termasuk Galeri UMKM di bandara terbesar di Indonesia, yaitu Galeri Pasar Kotagede.

    Bagi pengguna jasa bandara yang tertarik untuk mengikuti program Discover YIA, bisa menghubungi paling lambat H-7 sebelum jadwal pelaksanaan program melalui email info@discover-yia.id. “Jumlah peserta dalam satu kali program minimal 10 orang dan maksimal 20 orang,” kata Pandu.

    Pandu mengatakan Discover YIA juga diproyeksikan menjadi layanan untuk mengakomodir publik, khususnya wisatawan dalam mengenal kebandarudaraan serta profil bandara yang ada di pesisir selatan, tepatnya di Kecamatan Temon Kabupaten Kulon Progo itu.

    Sebab, Bandara Internasional Yogyakarta itu bukan hanya dibangun sekedar menjadi airport saja, tetapi menjadi bagian dari identitas dan kearifan masyarakat Yogyakarta. Hal ini ditunjukkan seperti adanya ikon-ikon Taman Sari, Plekung Gading dan Pasar Kota Gede.

    “Bahkan sebagian dari bandara ini seperti miniaturnya Yogyakarta,” kata Pandu.

    Lewat program Discover YIA ini, Pandu berharap bisa lebih banyak cerita yang tersampaikan tentang apa yang dimiliki Yogyakarta melalui Bandara YIA. “Kini, orang bisa datang ke bandara juga bisa belajar dan berwisata,” ujarnya.

    Wakil Bupati Kulon Progo Fajar Gegana menuturkan wisata edukasi di Bandara YIA yang digagas oleh PT Angkasa Pura I  itu memungkinkan pengunjung berkeliling bandara sehingga memberikan pengalaman baru bagi mereka. “Kalau jadi penumpang biasanya menuju ruang tunggu dan langsung boarding, kali ini pengunjung akan menikmati wisata edukasi dengan mengelilingi bandara menggunakan bus," kata dia.

    Baca juga: Bandara YIA Kulonprogo Bersiap Terima Wisatawan Mancanegara


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pertanyaan Ganjil dalam TWK yang Mesti Dijawab Pegawai KPK

    Sejumlah pertanyaan yang harus dijawab pegawai KPK dalam TWK dinilai nyeleneh, mulai dari hasrat seksual hingga membaca doa qunut dalam salat.