Masyarakat Adat Tengger Gelar Puncak Ritual Yadnya Kasada

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Masyarakat suku Tengger berdoa ketika melarung sesajen ke kawah Gunung Bromo pada upacara Yadnya Kasada, Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu, 30 Juni 2018. ANTARA

    Masyarakat suku Tengger berdoa ketika melarung sesajen ke kawah Gunung Bromo pada upacara Yadnya Kasada, Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu, 30 Juni 2018. ANTARA

    TEMPO.CO, Malang - Masyarakat adat tengger di lereng Gunung Bromo menggelar ritual Yadnya Kasada. Puncak ritual Kasada dilangsungkan, pada Kamis dini hari (18/7).

    Pada malam itu, mereka  menggelar doa di pura luhur Poten dan mengantar sesaji ke kawah Gunung Bromo.

    Masyarakat suku tengger tersebar di Probolinggo, Lumajang, Malang dan Pasuruan. Ritual adat Tengger dilangsungkan saban tahun sesuai penanggalan Tengger.

    Kepala Desa Ngadas, Kabupaten Malang Mujianto mengatakan Kasada diikuti sekitar 2 ribuan warga atau 60 persen penduduk Ngadas. Mereka telah menyiapkan sesaji untuk ritual adat Tengger tersebut.

    "Sesaji aneka jenis hasil pertanian," katanya Mujianto. Ritual dilangsungkan sejak 12 Juli meliputi Nancep Karya, Mendhak Tirta, dan Pembejian

    Puncak upacara Yadnya Kasada digelar di Mandala Pura Luhur Poten Bromo. Dengan agenda pembacaan sejarah Kasada, Puja Stuti Dukun Pandhita Tengger, Mulunen Puja Mekakat, pengukuhan warga kehormatan Tengger dan melabuhi korban suci ke kawah Gunung Bromo. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.