Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

5 Negara Ini Sedang Alami Cuaca Panas Ekstrem, Waspada Saat Mengunjunginya

Reporter

image-gnews
Pengemudi taksi Iran memercikkan air ke tubuh mereka untuk mendinginkan diri selama gelombang panas di Teheran, Iran 2 Agustus 2023. Pemerintah Iran mengumumkan libur selama dua hari, usai panas ekstrem yang melanda negara di Timur Tengah itu selama beberapa waktu terakhir. Majid Asgaripour/WANA (Kantor Berita Asia Barat) via REUTERS
Pengemudi taksi Iran memercikkan air ke tubuh mereka untuk mendinginkan diri selama gelombang panas di Teheran, Iran 2 Agustus 2023. Pemerintah Iran mengumumkan libur selama dua hari, usai panas ekstrem yang melanda negara di Timur Tengah itu selama beberapa waktu terakhir. Majid Asgaripour/WANA (Kantor Berita Asia Barat) via REUTERS
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Cuaca panas ekstrem melanda sejumlah wilayah di Asia Selatan. Beberapa negara melaporkan dampak serius dari cuaca ekstrem tersebut. Bahkan kenaikan suhu disebut menyebabkan korban tewas. Alhasil, beberapa wilayah menerapkan pembatasan aktivitas, hingga penutupan sekolah sementara dan mengalihkan pembelajaran di kelas menjadi pembelajaran daring. Dilansir dari berbagai sumber, inilah 5 negara Asia yang sedang mengalami panas ekstrem.

1. Myanmar

Myanmar mencatat suhu terpanas pada bulan April sebesar 48,2 derajat Celcius. Panas ekstrem yang melanda terutama di Kota Chauk di wilayah Magway, Myanmar pada Ahad lalu. Merurutkan pernyataan dari kantor cuaca negara itu, suhu tertinggi yang pernah tercatat di Myabmar pada bulan April sejak pencatatan dimulai 56 tahun yang lalu.

2. Vietnam

Media Vietnam melaporkan cuaca teriknya membuat masyarakat berbondong-bondong mencari perlindungan di pusat dunia maya ber-AC di pusat bisnis Kota Ho Chi Minh. Badan Meteorologi Vietnam telah memperingatkan risiko kebakaran hutan, dehidrasi, dan heat stroke karena suhu udara di beberapa wilayah utara dan tengah Vietnam diperkirakan berada di kisaran 40,2 hingga 44,0 derajat Celcius.

Badan tersebut melaporkan pada Minggu, 28 April, bahwa suhu udara tidak akan turun hingga Rabu, 1 Mei mendatang. Selain itu, dengan konsumsi listrik yang mencapai rekor tertinggi dalam beberapa hari terakhir, perusahaan listrik negara Vietnam mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan AC secara berlebihan.

3. Thailand

Badan Meteorologi Thailand telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk menghindari aktivitas di luar ruangan dalam waktu lama. Suhu Terik di Kota Bangkok diperkirakan akan terus meningkat hingga 52 derajat Celcius.

Kementerian Kesehatan mengatakan pada Rabu malam bahwa 30 orang meninggal akibat sengatan panas antara 1 Januari hingga 17 April. Pada periode yang sama tahun lalu, jumlah orang yang tewas mencapai 37 orang.

4. India 

Bangladesh mencatatkan rekor terbaru suhu tertinggi yang terjadi setelah tahun 1948. Ada delapan orang trermasuk diantaranya 2 orang guru meninggal dunia akibat serangan suhu panas yang terjadi. Pemerintah mengambil Langkah untuk menutup sekolah-sekolah dalam masa suhu ekstrem masih berelangsung. 

Dilansir dari Antara, gelombang panas telah melanda Bangladesh selama 29 hari berturut-turut. Diprediksi tidak ada hujan atau penurunan suhu yang terjadi dalam masa tiga hari ke depan sejak. Diketahui suhu di yang tercatat di Kota Dhaka distrik Chuadanga mencapai 39-42,7 Celcius pada Jumat.

5. Filipina 

Biro cuaca negara Filipina memperingatkan indeks panas tinggi. Biro tersebut menegaskan bahwa Filipin masuk kategori “bahaya.” Adapun suhu panas yang diperkirakan akan tyerjadi di negara ini ialah mencapai 42-51 derajat Celcius.

Pemerintah Filipina juga menganjurkan pembatasan aktivitas di luar ruangan karena berisiko. Selain itu sekolah-sekolah juga dihimbau agar melakukan pembelajaran daring untuk melindungi siswa dari cuaca panas tinggi.

Peristiwa El Nino atau pemanasan suhu muka laut menjadi penyebab suhu ekstrem yang sering terjadi. Pada tahun 2023 El Nino bergerak pesat dari bulan Juli-Agustus dan mencapai puncak pada bulan November hingga Januari 2024. Peristiwa El Nino terjadi setiap dua hingga tujuh tahun dengan rata-rata rentang waktu sembilan hingga dua belas bulan. Pola iklim ini alami terjadi dan dipengaruhi oleh aktivitas manusia.

Dampak El Nino yang terjadi pada tahun 2023 akan terasa satu tahun setelahnya, dalam artian tahun 2024. Sekretaris Jendral WMO, Prof. Taalas menyebutkan tahun ini kemungkinan akan menjadi tahun terpanas dalam catatan. Hal tersebut juga disebabkan oleh dampak dari meningkatnya konsentrasi gas rumah kaca. 

Prakiraan terbaru dan penilaian para ahli mengenai suhu ekstrem menunjukkan kemungkinan besar akan terjadinya pemanasan berkelanjutan di Pasifik tengah-timur khatulistiwa setidaknya selama empat musim berikutnya yang saling tumpang tindih dalam 3 bulan: November-Januari, Desember-Februari, Januari-Maret, dan Februari-April 2024 .

TIARA JUWITA| MICHELLE GABRIELA| DEWI ELVIA MUTHIARINY

Pilihan Editor: Waspadai Cuaca Panas Ekstrem di Musim Pancaroba, Dampaknya Bisa Sampai Ginjal

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Thailand Incar Keanggotaan BRICS dan OECD

12 jam lalu

Pasar Terapung di Bangkok, Thailand (Pixabay)
Thailand Incar Keanggotaan BRICS dan OECD

Thailand mengincar keanggotaan di BRICS pada pertemuan puncak selanjutnya dan sedang menyusun peta jalan aksesi OECD.


Vladimir Putin Memuji Vietnam yang Dinilai Pragmatis soal Perang Ukraina

1 hari lalu

Sekjen Partai Komunis Vietnam, Nguyen Phu Trong, dan Presiden Rusia, Vladimir Putin (kanan) bertemu di Resor Laut Hitam Sochi pada 6 September 2018. Vietnam News
Vladimir Putin Memuji Vietnam yang Dinilai Pragmatis soal Perang Ukraina

Vladimir Putin memuji Vietnam atas sikapnya terhadap perang Ukraina karena menerapkan kebijakan luar negeri netral


Suhu Panas Ekstrem Jadi Satu Penyebab Sejumlah Jemaah Haji Yogyakarta Meninggal di Tanah Suci

1 hari lalu

Sejumlah bus yang membawa jemaah haji Indonesia melintas menuju Mekah di Mina, Arab Saudi, Selasa, 18 Juni 2024. Jemaah Indonesia yang mengambil nafar awal mulai didorong dari Mina menuju hotel di Mekah hingga sebelum matahari terbenam pada 12 Zulhijah atau 18 Juni 2024, sementara yang mengambil nafar tsani akan meninggalkan Mina pada 13 Zulhijah atau 19 Juni 2024. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Suhu Panas Ekstrem Jadi Satu Penyebab Sejumlah Jemaah Haji Yogyakarta Meninggal di Tanah Suci

Puncak suhu terpanas di Tanah Suci saat ini berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 14.00 waktu setempat, berisiko heat stroke bagi jemaah haji.


Myanmar Tangkap 22 Orang karena Peringati Ulang Tahun Suu Kyi

1 hari lalu

Aung San Suu Kyi. REUTERS/Athit Perawongmetha
Myanmar Tangkap 22 Orang karena Peringati Ulang Tahun Suu Kyi

Suu Kyi, yang berusia 79 tahun pada Rabu, telah ditahan oleh militer Myanmar sejak menggulingkan pemerintahannya dan merebut kekuasaan pada 2021.


Vietnam Bersiap Menyambut Kunjungan Kerja Vladimir Putin, Amerika Serikat Mengecam

2 hari lalu

Presiden Rusia Vladimir Putin mendengarkan cerita tentara Rusia yang terluka dalam perang Rusia-Ukraina dan saat menjalani perawatan di rumah sakit militer, setelah upacara pemberian penghargaan di Moskow, Rusia, 12 Juni 2023. Sputnik/Vladimir Astapkovich/Pool via REUTERS
Vietnam Bersiap Menyambut Kunjungan Kerja Vladimir Putin, Amerika Serikat Mengecam

Amerika Serikat mengecam Hanoi mau menerima kunjungan kerja Vladimir Putin.


Srettha Thavisin Ajukan Anggaran Pengeluaran Rp1.671 Triliun ke Parlemen Thailand

2 hari lalu

Perdana Menteri Thailand, Srettha Thavisin. REUTERS
Srettha Thavisin Ajukan Anggaran Pengeluaran Rp1.671 Triliun ke Parlemen Thailand

Srettha Thavisin berharap anggaran ini bisa membantu pertumbuhan ekonomi dan mengembangkan potensi Thailand secara penuh.


Komisioner HAM PBB: Rohingya Tak Punya Tempat untuk Melarikan Diri

2 hari lalu

Pengungsi Rohingya berdoa saat menggelar peringatan 2 tahun kepindahan mereka ke Bangladesh, di kamp pengungsian Kutupalong, Cox's Bazar, Bangladesh, Ahad, 25 Agustus 2019. Meski pemerintah Myanmar ingin memulangkan mereka, namun 3.000 pengungsi Rohingya Etni menolak pemulangan karena kondisi negara bagian Rakhine yang masih bergejolak. REUTERS/Rafiqur Rahman
Komisioner HAM PBB: Rohingya Tak Punya Tempat untuk Melarikan Diri

Komisioner tinggi HAM PBB menyatakan keprihatinan terhadap situasi yang dihadapi etnis Rohingya di negara bagian Rakhine, Myanmar.


Thailand Jadi Negara Asia Tenggara Pertama yang Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis

2 hari lalu

Anggota komunitas LGBTQ+ bereaksi ketika mereka tiba menghadiri disetujuinya RUU kesetaraan pernikahan dalam pembacaan kedua dan ketiga oleh Senat, yang secara efektif menjadikan Thailand melegalkan pernikahan sesama jenis, di Bangkok, Thailand, 18 Juni 2024. REUTERS/Chalinee Thirasupa
Thailand Jadi Negara Asia Tenggara Pertama yang Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis

Senat Thailand mendukung RUU kesetaraan pernikahan dengan suara 130 berbanding empat.


Warga Hanoi Puji Putin sebagai 'Pemimpin Dunia' dan 'Idola'

3 hari lalu

Nguyen Thi Hong Van, 55, seorang kolektor dan penjual suvenir Rusia yang tinggal dan bekerja di Rusia selama 20 tahun, di tokonya di Hanoi, Vietnam, 16 Juni 2024. REUTERS/Thinh Nguyen
Warga Hanoi Puji Putin sebagai 'Pemimpin Dunia' dan 'Idola'

Jelang kedatangan Putin ke Hanoi, Vietnam, cinderamata dari Rusia laris manis terjual.


5 Daftar Negara dengan Wisata Murah yang Bisa Dikunjungi

3 hari lalu

Teluk Ha Long masih menjadi destinasi utama di Vietnam, usai pelonggaran karantina wilayah. Wisatawan domestik mengunjungi kawasan tersebut, usai karantina dibuka. Foto: @rjoey
5 Daftar Negara dengan Wisata Murah yang Bisa Dikunjungi

Bagi Anda yang memiliki budget minim, bisa mengunjungi negara dengan wisata murah berikut ini. Beberapa negara masih tetangga Indonesia.