Main di Pantai Pacitan, Awas Gelombang Tinggi dan Ubur-ubur Api

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pantai Banyu Tibo di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, merupakan perpaduan unik antara pantai dan air terjun. ALFAN NOVIAR

    Pantai Banyu Tibo di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, merupakan perpaduan unik antara pantai dan air terjun. ALFAN NOVIAR

    TEMPO.CO, Pacitan - Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, mengingatkan wisatawan dan nelayan agar lebih berhati-hati ketika berada di pantai. Musababnya, gelombang laut di sepanjang perairan selatan Jawa, termasuk Pacitan diperkirakan pasang dengan ketinggian antara 2 hingga 3,5 meter.

    Baca: Menyusuri Eksotisme Pantai di Pacitan

    "Sesuai informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG Juanda, kondisi ini berlangsung hingga sepekan ke depan,” kata Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Pacitan, Pujono kepada Tempo, Kamis, 13 Juni 2019. Para wisatawan diharapkan mematuhi rambu-rambu yang terpasang di tepi pantai.

    "Taati pula peringatan yang disampaikan petugas keamanan di sejumlah pantai yang membentang sepanjang 70 kilometer di wilayah perairan Pacitan," ucapnya. Pujono menjelaskan, biasanya wisatawan tidak puas jika tidak mendekat ke air. "Itu memang tidak dilarang. Tapi keselamatan tetap harus diutamakan."

    Selain gelombang tinggi, wisatawan juga perlu mewaspadai ubur-ubur api yang tengah bermunculan di laut Pacitan. Kondisi ini berlangsung sejak libur Lebaran kemarin hingga Agustus 2019. Bahkan, pada Sabtu, 8 Juni 2019, menurut Pujono, sejumlah wisatawan di Pantai Watukarung, Desa Watukarung, Kecamatan Pringkuku, Pacitan, tersengat binatang tersebut.

    Untuk penanganan pertama bagi korban sengatan ubur-ubur api, menurut Pujono, petugas pantai mengoleskan cairan amoniak yang dicampur tawas untuk menetralkan racun ubur-ubur. Setelah itu, korban dibawa ke puskesmas atau rumah sakit di saat kondisi wisatawan yang tersengat masih lemah.

    Baca juga: Pacitan Punya Flying Fox Terpanjang Se-Indonesia

    Pantai Watukarung merupakan salah satu destinasi wisata di Pacitan yang banyak dikunjungi pada libur Lebaran 2019. Data Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Pacitan menunjukkan jumlah pelancong yang berkunjung ke Pantai Watukarung mencapai lebih dari 25 ribu orang selama 5 hari, sejak Rabu sampai Minggu, 5 - 9 Juni 2019.

    Jumlah pengunjung ke Pantai Watukarung memang lebih banyak dibanding pantai lain, seperti Srau, Taman, dan Pidakan. Adapun total wisatawan yang berkunjung ke 12 destinasi wisata di Pacitan termasuk pantai, gua, dan pemandian air hangat sebanyak 144.677 orang.

    Sementara untuk para nelayan khususnya yang tradisional, Pujono berharap mereka tidak terlalu ke tengah laut saat mencari ikan. Sebab, gelombang laut masih tinggi dan rawan mengempas hingga membalikkan perahu. "Pastikan selalu membawa alat keamanan, seperti pelampung untuk antisipasi," ujar dia.

    Simak: Gua Gong dan Pantai Klayar, Pilihan Wisata di Pacitan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.