Jumat, 23 Februari 2018

Menjajal Pengalaman Berbeda di Maraca Books And Coffe Bogor

Reporter:

Antara

Editor:

Tulus Wijanarko

Kamis, 11 Januari 2018 14:07 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menjajal Pengalaman Berbeda di Maraca Books And Coffe Bogor

    Maraca Books and Coffe

    TEMPO.CO, Jakarta - Apa enaknya ngopi sambil membaca buku? Maraca Books and Coffee di Bogor ini ingin menyajikan pengalaman tersebut kepada para penggemar kopi—dan buku sekaligus.

    Baca juga:

    Ada Kedai Kopi Spesialti di Stasiun Ini

    Lima Kedai Kopi yang Layak Disambangi di Ibu Kota

    Begitu memasuki kafe kopi yang terletak di Jalan Jalak Harupat ini, nuansa industrial segera terasa. Lalu mata langsung terarah pada rak-rak yang berjajar di salah satu sisi dinding.

    Ya, di kafe kopi ini terdapat buku-buku dengan genre beragam: komik Sailor Moon, Detektif Conan, buku fiksi seperti Twilight, Perahu Kertas, Dilan hingga buku panduan wisata. Semuanya bisa dibaca secara cuma-cuma selama berada di kafe.

    Anda bisa duduk di area indoor yang sejuk berkat pendingin udara, atau di outdoor yang dengan dinding penuh mural.

    Barangkali karena hal itu lah, kafe kopi dan buku ini diberi nama "Maraca". Kata itu diambil dari bahasa sunda yang artinya "membaca bersama-sama".

    "Katanya minat baca Indonesia rendah, tapi kalau ke toko buku kita bisa lihat ada banyak yang ngemper. Jadi bukan minat baca rendah, tapi buku tidak dianggap sebagai investasi untuk dibeli," kata Risya, pemilik Maraca Books and Coffee. "Nah, kami punya banyak buku, biarlah mereka bisa baca buku gratis."

    Seluruh buku yang tersedia di dalam kafe ini merupakan koleksi pribadinya. Pada Januari ini, ada promosi khusus, yakni pengunjung yang membawa buku bekas bisa ditukar dengan minuman, kecuali cold brew.

    Nah, sekarang mari kita bicara soal menu. Selain menu standar kopi, ada beberapa pilihan menarik seperti Covfefe yang merupakan campuran espresso dengan air kelapa.

    Anda juga bisa menikmati Cubepresso Soya, espresso yang dijadikan es batu, kemudian dicampur dengan segelas kopi kedelai.Piye Bro (pie brownis) di Maraca Books and Coffee, Bogor (ANTARA News/ Nanien Yuniar)

    Biji-biji kopi yang diracik jadi minuman di kafe ini berasal dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua. "Andalannya manual brew," kata Risya.

    Anda yang bukan penghobi kopi, jangan gentar. Di Maraca juga disiagakan minuman nonkopi, seperti teh, cokelat, susu, es mangga hingga wedang uwuh.

    Camilan di kafe yang dindingnya dihiasi mural itu terdiri dari makanan Barat seperti spicy wings, cheese cake, little kebab, lasagna lava cake dan muffin.

    Kalau rindu dengan camilan khas Indonesia, Anda bisa memesan pisang goreng, singkong goreng atau bakwan. Maraca juga menyediakan makanan yang lebih mengenyangkan seperti pasta dan nasi panggang.

    ANTARA

    Berita lain:

    Menikmati Daging Panggang di Restoran Muslim Tertua di Beijing

    Menjajal Kereta Cepat Beijing ke Shanghai di Cina


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    INFO Pentingnya Memilah Sampah Sesuai Jenisnya

    Pilahlah sampah sesuai jenisnya, sampah organik, anorganik, dan sampah lainnya.