Padang Luncurkan Aplikasi Wisata Guide Digital  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kendaraan memadati jalan di kawasan Pantai Padang, Sumatra Barat, 25 Desember 2016. Data Posko Keamanan setempat, jumlah wisatawan yang berkunjung semakin meningkat yang didominasi wisatawan dari luar kota. ANTARA/Iggoy el Fitra

    Kendaraan memadati jalan di kawasan Pantai Padang, Sumatra Barat, 25 Desember 2016. Data Posko Keamanan setempat, jumlah wisatawan yang berkunjung semakin meningkat yang didominasi wisatawan dari luar kota. ANTARA/Iggoy el Fitra

    TEMPO.CO, Jakarta - Memudahkan informasi bagi wisatawan yang melancong ke Kota Padang, pemda setempat mengenalkan aplikasi guide digital dengan nama Petunjuk Kota Padang untuk smartphone berbasis Android dan IOS.

    Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Padang Medi Iswandi mengatakan penggunaan aplikasi tersebut guna memudahkan wisatawan mendapatkan informasi mengenai pariwisata dan informasi lainnya di daerah itu.

    “Jadi supaya wisatawan tidak ragu dan bertanya-tanya lagi ketika mau ke Padang. Semuanya sudah lengkap di aplikasi itu. Untuk informasi pariwisata sudah 70% ada di sana, nanti bertahap kami perbarui,” katanya, Senin (6 Maret 2017).|

    Dia mengatakan aplikasi tersebut diterbitkan oleh Pemkot Padang dan akan diluncurkan dalam waktu dekat.

    Menurutnya, penggunaan aplikasi itu untuk memudahkan wisatawan dan memberikan informasi yang lengkap mengenai kota Padang. Aplikasi tersebut sudah bisa diunduh melalui play store.

    Penulusuran Bisnis, aplikasi yang belum diluncurkan itu sudah diunduh 500 lebih pengguna. Aplikasi itu memuat informasi mengenai objek wisata, kuliner dan rumah makan, transportasi, ATM, perkantoran, tempat ibadah, hotel, tempat hiburan, perbankan, dan informasi lainnya.

    Medi mengungkapkan aplikasi tersebut juga akan dihubungkan dengan transportasi online seperti Pro-jek, Grab, untuk memudahkan wisatawan melakukan pemesanan.

    “Ke depan, wisatawan cukup buka aplikasi ini dan terhubung dengan transportasi online, juga pemesanan hotel, jadi sangat gampang,” katanya.
    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.