Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Indahnya Bentangan Alam Karst Gunungsewu, Lokasi Dibangunnya Beach Club yang Kontroversial

Reporter

Editor

Mila Novita

image-gnews
Pantai Krakal, objek wisata di desa Ngestirejo, kecamatan Tanjungsari, Gunungkidul, Yogyakarta, 7 Agustus 2014. TEMPO/Rully Kesuma
Pantai Krakal, objek wisata di desa Ngestirejo, kecamatan Tanjungsari, Gunungkidul, Yogyakarta, 7 Agustus 2014. TEMPO/Rully Kesuma
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kontroversi pembangunan beach club di dekat Pantai Krakal, Gunungkidul, DI Yogyakarta, semakin ramai karena dianggap berpotensi merusak lingkungan. Lokasi pembangunan beach club itu berada di Bentangan Alam Karst (KBAK) Gunungsewu, yang merupakan kawasan dilindungi. Sebuah petisi yang disebarkan melalui change.org telah ditandatangai oleh 35 ribu ribu orang. 

Beach club yang dinamai Bekizart itu rencananya bakal menjadi yang terbesar di Indonesia. Daya tarik utama beach club ini adalah pemandangan laut dan Pantai Krakal yang indah. Selain ratusan vila, beach club ini memiliki restoran dengan kuliner lezat dan nuansa romantis berlatarkan keindahan matahari terbenam di lautan. 

Selebritas Raffi Ahmad awalnya ikut terlibat sebagai investor dalam proyek tersebut. Ia sempat mendatangi area pembangunan akhir tahun lalu. Namun, pada Rabu, 12 Juni 2024, ia memutuskan menarik diri karena karena kontroversi yang muncul. 

Rencana Beach Club yang awalnya melibatkan Raffi Ahmad di Gunungkidul, DI Yogyakarta. Dok. Instagram

Kontroversi Pembangunan Beach Club

Lembaga swadaya masyarakat atau LSM yang fokus pada lingkungan, Walhi, menilai proyek itu bakal menabrak Permen ESDM nomor 17 tahun 2012 tentang KBAK. Dalam sebuah keterangan pers yang dirilis akhir 2023, Walhi menyatakan bahwa beach club yang rencananya seluas 10 hektare tersebut dibangun di atas wilayah Kawasan Bentangan Alam Karst (KBAK) Gunungsewu bagian timur yang merupakan kawasan lindung nasional. 

"Dalam Permen Nomor 17 tahun 2012, Kawasan Bentang Alam Karst merupakan kawasan lindung geologi sebagai bagian kawasan lindung nasional. Artinya, pemanfaatannya tidak boleh berpotensi merusak kawasan bentang alam karst," demikian tertulis di keterangan pers tersebut. 

Walhi menilai, pembangunan beach club tersebut berpotensi merusak wilayah batuan karst serta daya tampung dan dukung air. Apalagi, KBAK tersebut merupakan zona rawan banjir dan amblesan tinggi.

Kawasan Karst 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dilansir dari geoparkjogja.jogjaprov.go.id, karst adalah suatu bentang alam yang secara khusus berkembang terutama pada batuan karbonat sebagai akibat proses pelarutan. Kawasan karst merupakan ekosistem yang unik ditinjau dari aspek fisik, biotik, dan sosial masyarakatnya. 

Sebagai kawasan ekosistem karst, KBAK Gunungsewu banyak diteliti ahli dari berbagai negara. Karst tropik Gunungsewu dinilai unik karena berbeda dengan karst di iklim lain. Pemetaan karst gunungsewu oleh Mac Donald menunjukkan bahwa kawasan karst ini memiliki sungai bawah  tanah yang berfungsi menyediakan air bagi masyarakat terutama pada musism kekeringan.

Geopark UNESCO 

Kawasan karst ini merupakan bagian dari geopark Gunungsewu memiliki luas kurang lebih 1.500 killometer persegi di wilayah tiga kabupaten dan tiga provinsi, yaitu Kabupaten Gunung Kidul DIY, Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah, dan Kabupaten Pacitan Jawa Timur. 

Menurut Prof. Sari Bahagiarti Kusumayudha, dosen Teknik Geologi UPN Veteran, dalam tulisannya di laman geoparkgunungsewu.com, di kawasan ini terdapat berbagai jenis batuan, sedimen, dan beku berumur jutaan tahun, berbagai fosil yang berasosiasi dengan kehidupan laut dangkal, juga struktur geologi yaitu kekar, sesar, dan sinklin. Keanekaragaman geomorfologi dari skala kecil hingga skala mega merupakan hasil pahatan alam, berupa bukit-bukit berbentuk kerucut, kubah, dan punggungan. 

Bagian selatan Gunung Sewu menjadi primadona pariwisata karena keindahan alamnya yang berupa kombinasi pantai berbatu, karang yang tegak, pesisir berpasir putih, dan kehidupan terumbu. Sejak 2015, Geopark Gunungsewu terdaftar sebagai salah satu taman bumi global atau GGN (Global Geopark Network) versi UNESCO. Pengelolaan geopark Gunungsewu diarahkan untuk perlindungan, pelesatarian, dan pemberdayaan masyarakat di sekitarnya. 

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Pemda Yogyakarta Tutup 4 Tambang Ilegal dan Stop Aktivitas Penambangan di 32 Titik Lainnya

1 hari lalu

Ilustrasi Tambang Ilegal. Dok.TEMPO/Jumadi
Pemda Yogyakarta Tutup 4 Tambang Ilegal dan Stop Aktivitas Penambangan di 32 Titik Lainnya

Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) belakangan gencar melakukan penindakan aktivitas penambangan di berbagai kabupaten/kota provinsi itu pasca munculnya aduan masyarakat dan beredar di media sosial.


Berpotensi Rusak Alam, Sultan HB X Minta Tambang Ilegal Yogyakarta Ditutup

8 hari lalu

Wisatawan bersorak gembira usai menyusuri sungai di Gua Pindul di Desa Bejiharjo, Karangmojo Kabupaten Gunung Kidul, DI Yogyakarta, 30 Juli 2016. Dalam wisata tersebut, wisatawan ditawarkan edukasi mengenai bentukan gua khas kawasan karst dan berbagai ornamen di dalamnya, seperti batu krsital, 'moonmilk', stalaktit, dan stalagmit. TEMPO/Fardi Bestari
Berpotensi Rusak Alam, Sultan HB X Minta Tambang Ilegal Yogyakarta Ditutup

Sektor pariwisata di Yogyakarta sangat didukung kelestarian alam, kawasan karst jadi sorotan.


Tak Ada Laporan Wisatawan Hilang, Jasad Mengapung Ditemukan di Pantai Baron Yogyakarta

8 hari lalu

Air pinggiran Pantai Baron Gunungkidul berubah menjadi cokelat terdampak banjir aliran sungai. Dok. Istimewa
Tak Ada Laporan Wisatawan Hilang, Jasad Mengapung Ditemukan di Pantai Baron Yogyakarta

Kasus kecelakaan terakhir di pantai Gunungkidul Yogyakarta terjadi pada 13 Juni 2024 yang dialami siswa SMP.


Kaesang: Peluang di Pilkada Jateng 2024 hingga Bersaing Survei dengan Raffi Ahmad

9 hari lalu

Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep di kantor Muhammadiyah DKI Jakarta, Jumat, 21 Juni 2024. Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menegaskan dirinya tidak akan berduet dengan Anies Baswedan untuk maju di Pilkada Jakarta. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Kaesang: Peluang di Pilkada Jateng 2024 hingga Bersaing Survei dengan Raffi Ahmad

Ketua Dewan Pimpinan Pusat PDIP Djarot Saiful Hidayat mengatakan, tidak mempermasalahkan survei tinggi Kaesang di Pilkada Jawa Tengah


Maju Pilkada Bandung Barat, Jeje Govinda Akui Digendong Raffi Ahmad

10 hari lalu

Baliho Jeje Govinda yang menunjukkan mendapat sokongan dari Raffi Ahmad, Prabowo Subianto. dan Zulkifli Hasan. Foto: Instagram.
Maju Pilkada Bandung Barat, Jeje Govinda Akui Digendong Raffi Ahmad

Jeje Govinda mengakui dukungan kuat dan popularitas kakak iparnya, Raffi Ahmad membantunya untuk mencalonkan diri sebagai Bupati Bandung Barat.


Reaksi Golkar Soal PKB Usulkan Nagita Slavina Dampingi Bobby Nasution di Pilgub Sumut

10 hari lalu

Nagita Slavina. Foto: Instagram.
Reaksi Golkar Soal PKB Usulkan Nagita Slavina Dampingi Bobby Nasution di Pilgub Sumut

Golkar menyatakan nama Nagita Slavina masih asing di telinga masyarakat Sumatera Utara.


Artis Ini Ungguli Kaesang sebagai Cawagub Terpopuler dalam Survei Jelang Pilgub Jateng

10 hari lalu

Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep di kantor Muhammadiyah DKI Jakarta, Jumat, 21 Juni 2024. Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menegaskan dirinya tidak akan berduet dengan Anies Baswedan untuk maju di Pilkada Jakarta. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Artis Ini Ungguli Kaesang sebagai Cawagub Terpopuler dalam Survei Jelang Pilgub Jateng

Survei Indikator mengungkap, meski Raffi Ahmad lebih populer dari Kaesang Pangarep, elektabilitasnya rendah.


Pantai-Pantai di Yogyakarta Gelar Sedekah Laut Sambut 1 Suro

11 hari lalu

Tradisi Sedekah Laut di Pantai Kukup Gunungkidul Yogyakarta menyambut 1 Suro. Dok. Istimewa
Pantai-Pantai di Yogyakarta Gelar Sedekah Laut Sambut 1 Suro

Sejumlah pantai di Yogyakarta menjadi lokasi gelaran tradisi sedekah laut atau juga dikenal Labuhan dalam peringatan 1 Suro atau 1 Muharram.


Intip Profil Nagita Slavina yang Diusulkan Dampingi Bobby Nasution di Pilkada Sumut

11 hari lalu

Nagita Slavina/Foto: Instagram/@raffinagita1717
Intip Profil Nagita Slavina yang Diusulkan Dampingi Bobby Nasution di Pilkada Sumut

Menurut Wakil Ketua Umum DPP PKB Jazilul, Nagita Slavina dapat mendulang suara lantaran memiliki banyak sekali pengikut di akun media sosial.


Gibran Rajin Blusukan di Perkampungan Jakarta, Terakhir Bersama Raffi Ahmad

15 hari lalu

Wakil Presiden Terpilih Gibran Rakabuming Raka (tengah) menyalami warga saat blusukan di Gang I Kelurahan Pasar Manggis, Jakarta, Rabu 3 Juli 2024. Dalam kesempatan tersebut, putra sulung Presiden Joko Widodo itu membagikan buku dan susu gratis kepada anak-anak. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Gibran Rajin Blusukan di Perkampungan Jakarta, Terakhir Bersama Raffi Ahmad

Wakil presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka blusukan ke tiga titik lokasi di Jakarta. Ia menyebut kegiatan itu sebagai belanja masalah.