Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Alasan Kolombia Destinasi Digital Nomad Termurah

Reporter

Editor

Yunia Pratiwi

image-gnews
La Candelaria, Bogot, Colombia. Unsplash.com/Michael Barn
La Candelaria, Bogot, Colombia. Unsplash.com/Michael Barn
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kolombia menjadi negara yang sangat terjangkau bagi para digital nomad. Tidak hanya, ramah anggaran, negara di Amerika Selatan ini juga memiliki atraksi wisata yang beragam. 

Visa digital nomad Kolombia diperkenalkan pada Agustus 2022. Ini merupakan salah satu visa digital nomad yang paling mudah diperoleh. Sebab syarat digital nomad di Kolombia lebih sederhana.

Persyaratan visa digital nomad

Digital nomad hanya perlu menunjukkan pendapatan bulanan rata-rata minimal US$684 atau sekitar Rp 10,7 juta per bulan, selama tiga bulan terakhir. Jika sebagai pekerja jarak jauh yang bekerja di sebuah perusahaan, memerlukan surat dari perusahaan tempat bekerja. Tapi jika berwiraswasta, harus menulis surat berisi motivasi.

Selain itu, persyaratan lainnya termasuk memerlukan bukti asuransi kesehatan dan membayar biaya pendaftaran sebesar US$52 atau sekitar Rp 820 ribu. Setelah visa disetujui, digital nomad dapat tinggal di Kolombia hingga 2 tahun. Tapi jika belum mendapat visa, dapat tinggal di Kolombia hingga 90 hari. Lalu dapat diperpanjang selama 90 hari tambahan, dengan total 6 bulan di negara tersebut.

Daya tarik Kolombia

Kolombia salah satu negara termurah di dunia untuk digital nomad. Di banyak kota di Kolombia, biaya hidupnya kurang dari US$1.500 atau sekitar 23 juta per bulan. Dari sudut pandang praktis, Kolombia berada di Zona Waktu Timur, sehingga ideal bagi pekerja jarak jauh yang perlu menjaga jam kerja di Amerika Utara.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Selain itu, di Kolombia selalu ada destinasi untuk semua orang. Jika menyukai suasana kota besar, bisa memilih Medellin. Kota ini paling ppopuler untuk para pengembara digital. Kota lainnya termasuk Bogota, yang kental dengan suasana kota metropolitan, atau Cali.

Kalau ingin berada dekat dengan Karibia, pergilah ke utara menuju pantai Kolombia. Sambil bekerja mungkin ingin merasakan suasana tepi laut. Seperti kota Cartagena kolonial yang penuh warna dan Santa Marta yang santai. 

TRAVEL OFF PATH

Pilihan editor: Korea Selatan Bakal Keluarkan Visa Digital Nomad, Wisatawan Bisa Tinggal sampai Dua Tahun

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Cara Kolombia Hentikan Genosida Netanyahu di Gaza: Stop Ekspor Batu Bara ke Israel

3 jam lalu

Presiden Kolombia, Gustavo Petro. REUTERS/Vannessa Jimenez
Cara Kolombia Hentikan Genosida Netanyahu di Gaza: Stop Ekspor Batu Bara ke Israel

Presiden Kolombia Gustavo Petro membalas genosida Netanyahu terhadap bangsa Palestina di Gaza dengan menyetop ekspor batu bara ke Israel.


Saran Neurolog agar Migrain Tak Kumat saat Bekerja

7 hari lalu

Ilustrasi wanita migrain atau sakit kepala. Freepik.com
Saran Neurolog agar Migrain Tak Kumat saat Bekerja

Selain beban dan tekanan kerja yang tinggi, kemunculan gejala migrain juga bisa dipicu kondisi lingkungan tempat bekerja. Bagaimana mencegahnya?


Kelompok Pekerjaan Ini Paling Diminati Orang Indonesia yang Bekerja di Luar Negeri

9 hari lalu

Ilustrasi rapat di kantor. Foto: Freepik.com/pressfoto
Kelompok Pekerjaan Ini Paling Diminati Orang Indonesia yang Bekerja di Luar Negeri

Dalam survei JobStreet, ditemukan bahwa 81 persen Indonesia di bidang digital, data science, dan AI berminat bekerja di luar negeri.


Karakter Gen Z dalam Bekerja: Tidak Suka Lingkungan Kerja Otoriter

14 hari lalu

Ilustrasi pekerja generasi Z atau Gen Z.
Karakter Gen Z dalam Bekerja: Tidak Suka Lingkungan Kerja Otoriter

Generasi Z atau Gen Z memiliki sejumlah karakter dalam memilih dan menjalani pekerjaan mereka. Apa saja?


Thailand Tawarkan Visa Digital Nomad, Wisatawan Bisa Kerja sambil Liburan sampai Lima Tahun

15 hari lalu

Ilustrasi diigtal nomad. Unsplash.com/David L. Espina Rincon
Thailand Tawarkan Visa Digital Nomad, Wisatawan Bisa Kerja sambil Liburan sampai Lima Tahun

Visa digital nomad Thailand menargetkan para pekerja jarak jauh dan pekerja lepas, serta mereka yang ingin belajar muay Thai dan masakan Thailand.


Motif Utama Orang Indonesia Bekerja di Luar Negeri: Perkembangan Karir

17 hari lalu

(Dari kanan) Haikal Siregar, Managing Director BCG Indonesia dan Wisnu Dharmawan, Sales Director Indonesia, Jobstreet by SEEK dalam Konferensi Pers Laporan Eksklusif: Decoding Global Talent 2024 Tren Mobilitas Kerja oleh Jobstreet by SEEK di Gedung RDTX Place, Jakarta Selatan pada Selasa, 4 Juni 2024. TEMPO/Adinda Jasmine
Motif Utama Orang Indonesia Bekerja di Luar Negeri: Perkembangan Karir

Hanya 60 persen pekerja Indonesia yang memilih finansial sebagai dorongan utama dalam memilih bekerja di luar negeri.


Bukan Soal Uang, Ini Alasan 70 Persen Orang Indonesia Pilih Bekerja di Luar Negeri

17 hari lalu

Sales Director Jobstreet Indonesia by SEEK, Wisnu Dharmawan memaparkan Laporan Eksklusif
Bukan Soal Uang, Ini Alasan 70 Persen Orang Indonesia Pilih Bekerja di Luar Negeri

Banyak pekerja Indonesia memilih bekerja di luar negeri untuk pengembangan karier. Perusahaan di luar negeri memiliki pasar pekerja yang lebih ahli


Kolombia Buka Kedutaan di Palestina, Putuskan Hubungan dengan Israel

29 hari lalu

Presiden Kolombia Gustavo Petro. Luisa Gonzalez/Reuters
Kolombia Buka Kedutaan di Palestina, Putuskan Hubungan dengan Israel

Kolombia menyebut tindakan Israel di Gaza adalah genosida. Kolombia memutuskan membuka kantor Kedutaan Besar di Palestina.


Fakta tentang Gustavo Petro, Presiden Kolombia, Pembela Hak-hak Palestina

50 hari lalu

Presiden Kolombia Gustavo Petro. Luisa Gonzalez/Reuters
Fakta tentang Gustavo Petro, Presiden Kolombia, Pembela Hak-hak Palestina

Kolombia pernah berhubungan akrab dengan Israel, tetapi Gustavo Petro, sang presiden, tidak pernah menahan diri untuk mengkritik negara Zionis itu.


Kolombia Putuskan Hubungan dengan Israel karena Genosida di Gaza

50 hari lalu

Pengunjuk rasa pendukung Palestina di Gaza berdiri di dekat barikade di sebuah perkemahan di Universitas California Los Angeles (UCLA), ketika konflik antara Israel dan Hamas berlanjut, di Los Angeles, California, AS, 1 Mei 2024. Ketegangan meningkat di kampus-kampus Amerika ketika para pendukung pro-Israel menyerang perkemahan pengunjuk rasa pro-Palestina di UCLA. REUTERS/David Swanson
Kolombia Putuskan Hubungan dengan Israel karena Genosida di Gaza

Presiden Gustavo Petro mengumumkan Kolombia akan memutus hubungan diplomatik dengan Israel atas genosida di Gaza.