Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Delman Tak Dilarang di Kawasan Monas, tapi Operasionalnya Dibatasi

Reporter

image-gnews
Delman menunggu penumpang di kawasan Monas, Jakarta, Ahad, 14 November 2021. PPKM level 1 di dimanfaatkan warga untuk berjalan-jalan di akhir pekan. Tempo / Dika Yanuar
Delman menunggu penumpang di kawasan Monas, Jakarta, Ahad, 14 November 2021. PPKM level 1 di dimanfaatkan warga untuk berjalan-jalan di akhir pekan. Tempo / Dika Yanuar
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Keberadaan delman di kawasan Momas kembali menjadi sorotan. Angkutan tradisional yang digunakan sebagai kendaraan wisata itu akan diatur operasionalnya oleh Pemerintah Kota Jakarta Pusat agar tak mengganggu lingkungan.

Pelaksana tugas (Plt) Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Iqbal Akbarudin mengatakan delman tidak akan dilarang beroperasi, namun harus diatur operasionalnya demi kenyamanan bersama. Delman hanya boleh beroperasi di akhir pekan.

"Delman diatur di seputar Monas, (Jalan) Medan Merdeka pada Sabtu dan Minggu. Ini untuk menunjang lokasi Monas sebagai tujuan wisata baik penduduk Jakarta atau pun luar," kata Iqbal, Ahad, 8 Januari 2023

Menurut Iqbal, delman kini sudah tidak lagi digolongkan sebagai transportasi. Namun masih dimanfaatkan sebagai kendaraan wisata.

Pemkot Jakpus sebelumnya berencana melarang operasional delman di kawasan Monas berbekal Surat Edaran (SE) Wali Kota Nomor 36 tahun 2016 yang berisi larangan pengoperasian delman di kawasan Monas. Keberadaan delman dikeluhkan karena kotoran kuda yang kerap mengotori jalan dan menimbulkan bau tak sedap.

Namun akhirnya, Pemkot Jakarta Pusat memilih mengatur kelayakan delman untuk publik. Delman harus memenuhi standad dari segi kesehatan kuda hingga keamanan kereta atau gerobak untuk penumpang.

Ketentuan baru delman

Dalam ketentuan yang baru, delman hanya boleh beroperasi selama 8 jam pada Sabtu dan Ahad. Saah satu tujuannya agar kuda tidak terlalu lelah.

Selain itu, gerobak delman hanya bisa dinaiki oleh empat orang dan satu kusir. "Ketentuan mereka operasi delapan jam dan kapasitas angkut empat orang ini menjadi satu bagian pengawasan petugas di lapangan, sehingga beban kuda tidak terlalu berat," kata Iqbal.

Delman juga hanya diizinkan beroperasi di kawasan Monas dan Jalan Medan Merdeka. Delman dilarang melintas di Jalan MH. Thamrin, Jalan Sudirman hingga Bundaran HI.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Demi KTT ASEAN 2023

Penjabat Gubernur DKI Heru Budi Hartono memastikan tidak ada pelarangan permanen delman untuk kendaraan wisata di sekitar kawasan Monas. Delman, menurut dia, hanya akan dibatasi operasionalnya.

Hal itu dilakukan karena Jakarta menjadi tuan rumah pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN 2023. Acara itu mengagendakan ratusan pertemuan di ibu kota yang tentunya melibatkan banyak delegasi dari berbagai negara.

"Ini uji coba menjelang KTT Keketuaan Indonesia di ASEAN yang bisa pertemuannya cukup banyak, ratusan pertemuan," kata Heru.

Di sisi lain, menurut Heru, banyak warga atau pengunjung Monas yang mengeluhkan bau tidak sedap dari kotoran kuda yang beroperasi di Monas. "Warga banyak mengeluh bau yang kurang enak," ujarnya.

Selama ini, delman melayani wisatawan untuk mengelilingi kawasan Monas melalui sekitar Jalan Medan Merdeka. Naik delman di ikon ibu kota itu menjadi atraksi tersendiri bagi wisatawan.

Baca juga: Libur Sekolah, TMII Jadi Destinasi Pilihan untuk Anak

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Destination Thailand Visa Peluang Digital Nomad dan Wisatawan Tinggal Lebih Lama

1 hari lalu

Phang Nga, Thailand. Unsplash.com/Marrti Salmi
Destination Thailand Visa Peluang Digital Nomad dan Wisatawan Tinggal Lebih Lama

Thailand memperkenalkan Destination Thailand Visa atau DTV, yang memungkinkan digital nomad serta wisatawan tinggal lebih lama


Revitalisasi Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta Rampung, Ini Tarifnya Sekarang

3 hari lalu

Suasana Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta di malam hari. Tempo/Pribadi Wicaksono
Revitalisasi Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta Rampung, Ini Tarifnya Sekarang

Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta telah selesai direvitalisasi selama tiga bulan terakhir, dari April hingga Juni 2024 lalu.


Venesia Berencana Menaikkan Pajak Turis Harian Tahun 2025

3 hari lalu

Gondola di Kanal Venesia (Pixabay)
Venesia Berencana Menaikkan Pajak Turis Harian Tahun 2025

Venesia baru saja memberlakukan pajak wisatawan harian selama April-Juli 2024, dan berencana menaikkan besarannya tahun depan


Baru Pertama Kali Traveling ke Korea, Ini Hal yang Paling Penting Dilakukan

6 hari lalu

Istana Gyeongbokgung di Korea Selatan. Unsplash.com/Yeojin Yun
Baru Pertama Kali Traveling ke Korea, Ini Hal yang Paling Penting Dilakukan

Korea selalu memiliki daya tarik untuk dijelajahi, dari keragaman budaya, lokasi syuting drama Korea dan musik K-pop hingga festival


5 Tips Menghindari Bali Belly: Panduan Sehat Berwisata di Bali

6 hari lalu

Wisatawan mancanegara saat mengunjungi Ubud Food Festival di Taman Kuliner Ubud, Gianyar, Bali, Kamis, 30 Mei 2024 (ANTARA)
5 Tips Menghindari Bali Belly: Panduan Sehat Berwisata di Bali

Bali Belly sebetulnya adalah penyait biasa yang dapat dicegah dan mudah disembuhkan.


Gaet Wisatawan Indonesia, Hallyu Tourism Festival Perkenalkan Destinasi di Drakor

7 hari lalu

Direktur Korea Tourism Organization Jakarta Office, Kim Jisun, saat media gathering Hallyu Tourism Festival di Jakarta, Kamis, 11 Juli 2024. TEMPO/Yunia Pratiwi
Gaet Wisatawan Indonesia, Hallyu Tourism Festival Perkenalkan Destinasi di Drakor

Korea Tourism Organization gencar mempromosikan destinasi hallyu untuk menggaet wisatawan terutama dari Indonesia


AirAsia Travel Fair 2024 di Medan, Tebar Promo Diskon Tiket 20 Persen hingga Casback Rp 2 Juta

7 hari lalu

Pesawat A330-900 AirAsia X
AirAsia Travel Fair 2024 di Medan, Tebar Promo Diskon Tiket 20 Persen hingga Casback Rp 2 Juta

Maskapai penerbangan Indonesia AirAsia menggelar AirAsia Travel Fair (AATF) 2024 Medan pada 12-14 Juli 2024 di Centre Point Medan, Sumatera Utara.


Warga Barcelona Protes Overtourism, Semprot Wisatawan dengan Pistol Air

10 hari lalu

Para pengunjuk rasa menembakkan air dari pistol air ke arah wisatawan saat protes terhadap pariwisata massal di Barcelona, Spanyol, 6 Juli 2024. Ibu kota Catalan menerima lebih dari 12 juta wisatawan pada tahun 2023 dan diperkirakan akan lebih banyak lagi pada tahun 2024. REUTERS/Bruna Casas
Warga Barcelona Protes Overtourism, Semprot Wisatawan dengan Pistol Air

Mereka mengatakan pariwisata telah membuat biaya hidup warga Barcelona jadi lebih tinggi.


Menilik Indahnya Setenil de las Bodegas Kota di Bawah Batu

10 hari lalu

Setenil de las Bodegas, 2022. Unsplash.com/Victor Martin
Menilik Indahnya Setenil de las Bodegas Kota di Bawah Batu

Tak hanya mengangumi arsitektur yang unik di Setenil de las Bodegas, wisatawan juga dapat mengunjungi beragam destinasi wisata lainnya


Mallorca Batasi Pemakaian Air 7 Jam Sehari Sebelum Puncak Musim Pariwisata

11 hari lalu

Salah satu lokasi favorit pariwisata di Pulau Mallorca adalah pantai. The Local
Mallorca Batasi Pemakaian Air 7 Jam Sehari Sebelum Puncak Musim Pariwisata

Mallorca, destinasi wisata di Spanyol ini membatasi pemakaian air 7 jam sehari