Kenapa Babi Berharga di Papua: Bisa Buat Membajak Lahan Pertanian dan Irit

Reporter

Editor

Rini Kustiani

Lomba karapan anak babi di Festival Budaya Lembah Baliem, di Distrik Welesi, Kabupaten Jayawijaya, Wamena, Papua, 10 Agustus 2017. Lomba ini diadakan dalam rangka mengekspresikan kedekatan hewan peliharaan dengan sang pemiliknya. Tempo/Rully Kesuma.

TEMPO.CO, Jakarta - Babi adalah binatang peliharaan yang amat berharga bagi masyarakat Papua. Bagi mereka, babi mudah diurus, bisa membantu kegiatan pertanian, dan penurut.

Peneliti Balai Arkeologi Papua, Hari Suroto mengatakan, jika di Pulau Jawa, Bali, dan Sumatera, para petani biasanya membajak sawah dengan sapi, kerbau, atau mesin traktor, di Pegunungan Arfak, Papua Barat, masyarakat membajak lahan pertanian dengan menggunakan babi. "Babi membantu masyarakat Papua mengolah lahan kebun," kata Hari Suroto kepada Tempo, Jumat 15 Januari 2021.

Bagi Suku Moile di Distrik Minyambow, Pegunungan Arfak, Papua Barat misalkan, babi menjadi simbol kekayaan pemiliknya. "Babi merupakan tabungan sekaligus harta yang bisa menyelesaikan berbagai persoalan adat," kata Hari Suroto.

Masyarakat Suku Moile membiarkan babi berkeliaran dan mencari makan sendiri. "Pagi dilepas, petang hari mereka pulang sendiri ke kandang," kata Hari Suroto yang juga dosen arkeologi Universitas Cenderawasih, Papua.

Wisatawan yang menggunakan kendaraan bermotor saat melewati jalanan di Papua sebaiknya berhati-hati. Jangan sampai menyerempet apalagi menabrak babi. Jika sampai terjadi, maka wisatawan harus bertanggung jawab dengan membayar ganti rugi.

Babi peliharaan berkeliaran di jalanan dengan latar belakang pegunungan Jayawijaya di Kurulu, Wamena, Lembah Baliem, Kabupaten Jayawijaya, Papua, 11 Agustus 2017. Tempo/Rully Kesuma

Suku Moile menyebut babi yang membantu mengolah tanah dengan istilah na temti. "Artinya, babi yang selalu mencungkil tanah," ucapnya. Mengolah tanah dengan babi, bagi Suku Moile, merupakan cara efektif dan efisien karena petani Moile tidak perlu mengeluarkan biaya untuk membayar orang untuk mencangkul.

Metode yang mereka terapkan adalah, membuka pagar kebun, membiarkan babi bebas berkeliaran masuk kebun dan mengais-ais atau mencungkil tanah sedalam 10 hingga 30 sentimeter. Babi-babi ini mencari cacing dan sisa-sisa panen, yaitu ubi jalar, kacang tanah, kentang, wortel, dan singkong.

Semakin banyak babi yang masuk kebun, maka pekerjaan mengolah tanah akan semakin cepat selesai. Sebab itu, selain babi milik petani pemilik lahan kebun, babi milik petani lain di Papua boleh masuk dan bebas mencungkil kebun yang akan ditanam. Setelah lahan dianggap bisa ditanami, maka pagar kebun ditutup, dan babi tidak boleh masuk lagi






Paulus Waterpauw Somasi Kuasa Hukum Lukas Enembe

29 menit lalu

Paulus Waterpauw Somasi Kuasa Hukum Lukas Enembe

Penjabat Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw melayangkan somasi kepada tim kuasa hukum Lukas Enembe.


Soal Tudingan Cuci Uang di Kasino, Pengacara Lukas Enembe: PPATK Hoaks

8 jam lalu

Soal Tudingan Cuci Uang di Kasino, Pengacara Lukas Enembe: PPATK Hoaks

Kuasa hukum Lukas Enembe merasa PPATK tengah membunuh karakter Gubernur Papua itu dengan mengungkap soal setoran ke kasino.


Tokoh Agama Papua Minta Lukas Enembe Patuhi Proses Hukum

17 jam lalu

Tokoh Agama Papua Minta Lukas Enembe Patuhi Proses Hukum

Tokoh Agama Papua meminta Gubernur Lukas Enembe mendatangi KPK untuk memenuhi panggilan pemeriksaan hari ini.


Jokowi Minta Hasil Panen Petani diserap BUMN, Mendag Usul Subsidi Rp 100 Triliun

18 jam lalu

Jokowi Minta Hasil Panen Petani diserap BUMN, Mendag Usul Subsidi Rp 100 Triliun

Zulkifli Hasan bercerita Presiden Jokowi telah berencana menyerap seluruh hasil panen petani melalui Badan Usaha Milik Negara.


Yogya Siapkan Wahana Aerowisata, Wisatawan Bisa Nikmati Pemandangan dari Pesawat Microlight

1 hari lalu

Yogya Siapkan Wahana Aerowisata, Wisatawan Bisa Nikmati Pemandangan dari Pesawat Microlight

Azhar mengungkapkan dalam wahana aerowisata ini menggunakan pesawat microlight yang dimiliki Lanud Adisucipto Yogyakarta.


Tokoh Agama Papua Yakin KPK Profesional Tangani Kasus Lukas Enembe

1 hari lalu

Tokoh Agama Papua Yakin KPK Profesional Tangani Kasus Lukas Enembe

Tokoh Gereja Kristen Indonesia di Tanah Papua itu meminta masyarakat tidak melakukan provokasi dalam bentuk apa pun dalam kasus Lukas Enembe.


Firli Bahuri Sebut KPK Akan Kejar dan Tangkap Perampok Anggaran Petani

1 hari lalu

Firli Bahuri Sebut KPK Akan Kejar dan Tangkap Perampok Anggaran Petani

Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan bakal menjerat siapa pun yang melakukan korupsi program kesejahteraan petani jika memiliki kecukupan alat bukti.


5 Kesalahan Ini Sering Terjadi Saat Mau Liburan

1 hari lalu

5 Kesalahan Ini Sering Terjadi Saat Mau Liburan

Terkadang sesuatu yang tidak terduga terjadi dan bisa membuat liburan jadi berakhir tak menyenangkan.


KPK Keluarkan Panggilan Kedua ke Lukas Enembe, Polda Papua Siagakan 1.800 Personel

2 hari lalu

KPK Keluarkan Panggilan Kedua ke Lukas Enembe, Polda Papua Siagakan 1.800 Personel

1.800 personel polisi disiagakan mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat setelah KPK mengeluarkan panggilan kedua ke Lukas Enembe


Terima Petani dan Buruh, Setpres Janjikan Aspirasi Soal Reforma Agraria Disampaikan ke Jokowi

2 hari lalu

Terima Petani dan Buruh, Setpres Janjikan Aspirasi Soal Reforma Agraria Disampaikan ke Jokowi

Kepala Setpres Heru Budi Hartono mengatakan pemerintah terus menginventarisasi sedikitnya 34 masalah terkait reforma agraria