Sama Bahan Beda Rasa, Kuliner Ini Populer di Indonesia

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  •  Pecel Keong di Festival Kuliner Ungaran !5-17 Maret 2019 (instagram @festivalkuliner.ungaran)

    Pecel Keong di Festival Kuliner Ungaran !5-17 Maret 2019 (instagram @festivalkuliner.ungaran)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kuliner Nusantara memiliki beragam rasa serta cara penyajian. Meski beberapa di antaranya menggunakan campuran bahan yang sama, namun penyajiannya berbeda.

    Dirangkum dari Pegipegi, berikut empat kuliner yang menggunakan sayuran, namun berbeda rasa dan penyajian.

    Gado-gado
    Gado-gado adalah menu makanan yang menggunakan beragam sayuran dengan bumbu kacang. Makanan ini identik dan khas Betawi, yang disajikan bersama bumbu kacang -- yang ditumbuk dengan garam dan gula merah.

    Berbagai sayuran kemudian dicampur dengan bumbu kacang dalam ulek. Namun di Surabaya ada pula gado-gado. Meski campuran sayuran yang digunakan hampir sama, namun cara menyajikan bumbu yang berbeda. Bumbu kacang gado-gado Surabaya disajikan dengan cara dituangkan.

    Gado-Gado disajikan dengan cobek di Restoran Collage, Hotel Pullman, Central Park. Tempo/Francisca Christy Rosana

    Menu gado-gado adalah rebusan kubis, kacang panjang, tauge. Kadang ada juga yang menambahkan rebusan telur. Ada pula tambahan tempe dan tahu yang sudah digoreng. Gado-gado adalah makanan yang mudah ditemukan terutama di pedagang kaki lima.

    Pecel
    Pecel adalah kuliner tradisional Jawa yang juga menggunakan bahan utama sayuran. Pecel termasuk makanan yang mudah ditemukan bila berkunjung ke Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

    Campuran sayuran pecel hampir mirip dengan gado-gado, namun biasanya ada yang menggunakan tambahan rebusan daun singkong. Sambal kacang adalah bumbu utama untuk menyantap pecel. Bahan yang digunakan untuk membuat bumbu, yaitu kacang, kencur, gula merah, cabai, daun jeruk, bawang putih, asam Jawa.

    Sego megono kuliner khas Pekalongan yang terdiri dari nasi, urap nangka mud. Bisa dipadu juga dengan mendoan, baceman, iwak pe, dan lain-lain. (Instagram @humaspemkotpekalongan)

    Urap
    Urap adalah makanan dengan campuran sayuran di antaranya kacang panjang, tauge, kubis, bayam, kangkung. Bumbu yang digunakan untuk urap adalah taburan parutan kelapa.

    Parutan kelapa sebagai penguat rasa sayuran itu dicampur bawang merah, bawang putih, kencur, cabai merah, asam Jawa, garam, gula aren. Semua bahan dihaluskan untuk membumbui parutan kelapa. Urap termasuk makanan sayuran yang mudah dibuat karena cara memasak bumbunya tak begitu rumit.

    Asinan Betawi
    Asinan Betawi menggunakan bahan sayuran orang Betawi dari Jakarta. Sayuran yang digunakan sawi, kubis, tauge, selada. Semua bahan itu sudah melalui proses pengasinan. Makanan ini dihidangkan menggunakan bumbu kacang yang dicampur cuka dan cabai. Ada tambahan kerupuk mi berwarna kuning dan kacang goreng.

    Asinan Sevenfriday. TEMPO/Astria Putri

    Kuliner asinan tak cuma dikenal sebagai hidangan khas Betawi. Ada juga asinan Bogor, namun berbeda bahan yang digunakan serta cara penyajian. Asinan Bogor adalah pengasinan buah-buahan, di antaranya mangga, jambu, kedondong, bengkuang, nanas. Asinan Bogor disantap dengan kuah cuka yang bercampur rasa asam, manis, pedas. Ada pula campuran kacang goreng.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Catatan Kinerja Pemerintahan, 100 Hari Jokowi - Ma'ruf Amin

    Joko Widodo dan Ma'ruf Amin telah menjalani 100 hari masa pemerintahan pada Senin, 27 Januari 2020. Berikut catatan 100 hari Jokowi - Ma'ruf...