Ini Dia Kiat Desa Kecil Agar Wisatawan Singgah

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mural pada silo di Desa Brim, pinggiran Taman Nasional Grampians. Foto: Bruce Phython/Atlas Obscura

    Mural pada silo di Desa Brim, pinggiran Taman Nasional Grampians. Foto: Bruce Phython/Atlas Obscura

    TEMPO.CO, Jakarta - Halls Gap menjadi “ibu kota” bagi Taman Nasional Grampians. Di tengah hutan berbukit batu, yang diselingi hutan dan savanna membuat lanskap Halls Gap benar-benar menantang untuk dijelajahi. Para wisatawan bisa menyaksikan kanguru atau trekking dengan berbagai medan dan lingkungan. Kawasan ini juga menyediakan air terjun yang sejuk.

    Anda dianjurkan untuk berkemah, karena tak cukup sehari menikmati Taman Nasional Grampians. Berkemah di Halls Gap menawarkan suasana yang liar. Saat Anda membuka tenda, sekawanan kanguru mencari rumput segar dan dedaunan. Seperti melihat kawanan rusa di Istana Bogor, Kanguru bisa jinak namun juga kerap muncul sisi liarnya – Anda tak perlu terlalu dekat untuk menyaksikan mereka.

    Halls Gap berada di tengah-tengah Taman Nasional Grampians. Mereka yang bermalam di Grampians, memperoleh banyak keuntungan, karena bisa menjangkau beberapa spot wisata alam lainnya, semisal Air Terjun MacKenzie dan Air Terjun Beehive.

    Halls Gap menawarkan suasana yang liar. Saat Anda membuka tenda, sekawanan kanguru mencari rumput segar dan dedaunan. Foto: visitvictoria.com

    Selain terdapat kawasan untuk bermain kano, memancing, bahkan mengamati burung di Bellfield, Lonsdale, Fyans, dan Wartook. Atau, menjelajahi banyak jalur jalan kaki di Halls Gap. Dengan total rute lebih dari 160 kilometer.

    Bagi keluarga dengan anak-anak kecil, bisa mengunjungi Halls Gap Zoo, tempat lebih dari 130 spesies hewan asli Australia yang dipelihara dengan suasana mirip habitatnya, mulai dari kanguru dan koala hingga buaya, ular, dan dingo. Di Halls Gap juga terdapat lapangan golf mini dengan 18-hole di Grampians Adventure Golf.

    Bagi mereka yang suka berpetualang, Taman Nasional Grampians memiliki jalur panjat tebing dengan dinding tebing yang beraneka ragam. Selain itu, Anda bisa berkeliling taman nasional ini dengan berkano, mengendarai kendaraan roda empat (ATV), berkuda ataupun bersepeda.

    Taman Nasional Grampians memiliki jalur panjat tebing dengan beraneka ragam dinding tebing. Foto: visitvictoria.com

    Mural di Gudang Gandum

    Sebelum kembali ke Melbourne yang berjarak empat jam dari Taman Nasional Grampians, mampirlah ke Desa Brim, tepatnya di kawasan Yarriambiack Shire. Di desa kecil di pinggiran taman nasional, Anda akan menemukan salah satu masterpiece seniman mural jalanan Guido van Helten.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berbagai Cara dalam Menekan Pelanggaran Batasan Bawaan Penumpang

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus berupaya menekan pelanggaran batasan bawaan penumpang dari luar negeri di pintu masuk bandara.