Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

5 Keunikan Kawah Ijen yang Membuat Turis Asing Penasaran

image-gnews
Pengunjung melihat kawah dari kaldera Gunung Ijen di Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu, 4 Juni 2023. TWA Ijen yang telah ditetapkan sebagai anggota UNESCO Global Geopark (UGG) itu ramai dikunjungi wisatawan domestik dan mancanegara saat liburan. ANTARA FOTO/Budi Candra Setya
Pengunjung melihat kawah dari kaldera Gunung Ijen di Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu, 4 Juni 2023. TWA Ijen yang telah ditetapkan sebagai anggota UNESCO Global Geopark (UGG) itu ramai dikunjungi wisatawan domestik dan mancanegara saat liburan. ANTARA FOTO/Budi Candra Setya
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Terletak di perbatasan Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso, Kawah Ijen menjadi destinasi petualangan yang sangat diminati oleh para wisatawan, baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Saat membahas potensi pariwisata di Provinsi Jawa Timur, Kawah Ijen selalu menjadi sorotan utama. 

Di sana, pengunjung dapat menyaksikan keajaiban alam seperti api biru yang spektakuler, dikenal sebagai blue fire, dan aktivitas pertambangan belerang yang menarik. Keelokan kawah Gunung Ijen selalu memukau para pengunjung, baik dari dalam maupun luar negeri. Fenomena blue fire di kawah Ijen menjadi daya tarik utama, mendorong turis untuk menaklukkan medan perjalanan yang terjal dengan ketinggian lebih dari 2.000 mdpl. 

Apa saja fakta tentang kawah ijen? dilansir dari beberapa sumber, ini 5 keunikan kawah Ijen: 

1. Danau asam terbesar di dunia

Pemandangan danau berwarna hijau toska ini menjadi salah satu daya tarik utama Kawah Ijen. Dengan kedalaman sekitar 200 meter dan luas 5466 hektar, danau di Kawah Ijen menarik perhatian. Namun, penting untuk diingat bahwa meskipun pemandangannya indah, air di danau ini tidak aman untuk berenang atau kegiatan lainnya karena memiliki tingkat keasaman yang sangat tinggi, mencapai angka 0. Oleh karena itu, sangat dilarang untuk menyentuh atau bahkan mencoba meminum air tersebut.

2. Memiliki api biru yang hanya terdapat di 2 tempat di bumi

Dilansir dari nahwatravel.co.id, fenomena blue fire hanya dapat ditemukan di 2 lokasi di seluruh dunia, salah satunya adalah di Indonesia, yaitu di Kawah Ijen, sedangkan yang lainnya terdapat di Islandia. Karena itu, tidak mengherankan jika Kawah Ijen, khususnya fenomena Blue Fire, menarik perhatian wisatawan dari berbagai belahan dunia.

3. Fakta di balik keajaiban blue fire

Banyak petualang yang telah mengunjungi Kawah Ijen menggambarkan blue fire sebagai fenomena yang menakjubkan karena merupakan api berwarna biru. Namun, sebenarnya Blue Fire bukanlah api biru. Blue Fire merupakan gas belerang yang keluar dari celah-celah batuan dengan suhu mencapai 600 derajat Celsius dan bereaksi dengan udara sekitar, sehingga menghasilkan warna biru. Bentuk gas tersebut dan tekanan tingginya menyebabkan gas belerang tersebut terlihat seperti api yang memancar dan berwarna biru. Jadi, jelas bahwa Blue Fire bukanlah api biru.

4. Aktivitas gunung berapi yang masih aktif

Keberadaan asap belerang disertai bau yang menyengat adalah tanda bahwa Kawah Ijen merupakan gunung berapi yang aktif. Bahkan kawah ini bisa meletus kapan saja. Pada tahun 2012, Kawah Ijen meletus, dan pada tahun yang sama, status siaga diberlakukan. Catatan geologi menunjukkan bahwa Kawah Ijen telah meletus pada tahun 1796, 1817, 1913, dan 1936. Meskipun demikian, aktivitas gunung berapi yang masih aktif ini menjadi salah satu daya tarik utama spot petualangan ini, meskipun bau belerang yang menyengat memaksa para petualang untuk menggunakan masker.

5. Daerah penambangan belerang

Kegiatan penambangan belerang di Kawah Ijen mendorong masyarakat sekitar untuk menjadi penambang belerang. Meskipun sebuah pekerjaan yang ekstrem, para penambang belerang di Kawah Ijen selalu terlihat bersemangat mengangkat belerang yang mereka dapatkan dari tambang tersebut. Setiap hari, sekitar 200 penambang belerang tradisional mengangkut beban belerang seberat 80 kilogram tanpa menggunakan mesin atau teknologi modern, mereka tetap menggunakan cara tradisional untuk mengambil belerang.

Pilihan Editor: Tersandung Rok Sendiri, Wisatawan Asal Cina Tewas Terjatuh di Jurang Blok Sunrise Kawah Ijen

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Menjelajahi Talat Phlu, Lokasi Syuting Film How To Make Millions Before Grandma Dies

18 jam lalu

Film How to Make Millions Before Grandma Dies. Dok. CGV Cinemas
Menjelajahi Talat Phlu, Lokasi Syuting Film How To Make Millions Before Grandma Dies

Lokasi syuting How to Make Millions Before Grandma Dies memang bukan destinasi wisata populer di Thailand tapi menarik dikunjungi


5 Barang Bawaan Penting untuk Liburan Naik Kapal Pesiar

19 jam lalu

Ilustrasi koper. Freepik.com
5 Barang Bawaan Penting untuk Liburan Naik Kapal Pesiar

Berkemas untuk liburan di kapal pesiar bisa sangat berbeda dengan mempersiapkan liburan di darat


Bandara di Eropa Kembali Terapkan Aturan Batas Cairan

19 jam lalu

Ilustrasi pemeriksaan barang bawaan di bandara. Freepik.com/wavebreakmedia_micro
Bandara di Eropa Kembali Terapkan Aturan Batas Cairan

Bandara di negara-negara Eropa menerapkan kembali batas cairan 100 mili liter


Yunani Tutup Semua Situs Wisata di Athena karena Gelombang Panas

2 hari lalu

Acropolis dan Parthenon terlihat diterangi dengan sistem pencahayaan baru di Athena, Yunani, 30 September 2020. Sistem pencahayaan baru di Acropolis dan Parthenon tersebut, yang menggunakan perlengkapan pencahayaan LED berdaya rendah, diluncurkan pada 30 September. Xinhua/Marios Lolos
Yunani Tutup Semua Situs Wisata di Athena karena Gelombang Panas

Situs-situs arkeologi terkenal di Yunani seperti Acropolis, Agora Kuno dan Pemakaman Kerameikos akan ditutup sementara karena gelombang panas.


Cemarkan Citra Pariwisata Malaysia di Depan Turis Asing, Sopir Taksi Online Diperiksa

2 hari lalu

Suasana di sekitar kuil Batu Caves di Batu Caves, Selangor, Malaysia, 11 Juli 2017. Kuil tempat umat Hindu beribadah ini menjadi objek wisata wajib bagi wisatawan yang mengunjungi ibu kota Malaysia, Kuala Lumpur. TEMPO/Charisma Adristy
Cemarkan Citra Pariwisata Malaysia di Depan Turis Asing, Sopir Taksi Online Diperiksa

Pengemudi taksi online itu menjemput seorang turis Inggris lalu bercerita tentang Malaysia yang menurut dia bukan tempat yang baik bagi turis asing.


Halangi Pemandangan ke Gunung Fuji, Apartemen 10 Lantai Jepang Dihancurkan

3 hari lalu

Gunung Fuji Jepang (Pixabay)
Halangi Pemandangan ke Gunung Fuji, Apartemen 10 Lantai Jepang Dihancurkan

Apartemen 10 lantai yang hampir selesai di ibu kota Jepang dihancurkan karena halangi pemandangan ke Gunung Fuji


Korea Utara hingga Suriah, Inilah 6 Negara yang Sulit Dikunjungi

4 hari lalu

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menghadiri upacara peletakan batu pertama pembangunan pabrik di Kabupaten Songchon, Korea Utara, 28 Februari 2024. KCNA via REUTERS
Korea Utara hingga Suriah, Inilah 6 Negara yang Sulit Dikunjungi

Beberapa negara ini memiliki kebijakan visa yang sulit. Akibatnya negara tersebut sulit untuk dikunjungi wisatan atau pelancong.


Cegah Bakteri Menumpuk Ini Tips Merawat Pakaian Renang saat Liburan

6 hari lalu

Ilustrasi koper. Freepik.com
Cegah Bakteri Menumpuk Ini Tips Merawat Pakaian Renang saat Liburan

Pakaian renang salah satu item yang wajib dibawa saat liburan musim panas, jadi penting untuk mengetahui cara merawatnya


Kemenparekraf Berharap Sosialisasi Acara Kenduri Seni Melayu Batam Lebih Ditingkatkan

6 hari lalu

Salah satu penampilan seni tari dari Malaysia dalam ajang Kenduri Seni Melayu di Batam, Jumat, 7 Juni 2024. TEMPO/Yogi Eka Sahputra
Kemenparekraf Berharap Sosialisasi Acara Kenduri Seni Melayu Batam Lebih Ditingkatkan

Kemenparekraf mengapresiasi pemerintah daerah Kota Batam karena berhasil mempertahankan penyelengaraan Kenduri Seni Melayu


Liburan Musim Panas di Spanyol Waspada Wabah Kecoak

7 hari lalu

Park Gell Barcelona, Spanyol (Pixabay)
Liburan Musim Panas di Spanyol Waspada Wabah Kecoak

Para ahi di Spanyol mengimbau agar serangan kecoak saat musim panas yang disebabkan perubahan iklim