KPU Umumkan Hasil Pemilu pada 22 Mei, Apa Pengaruhnya Buat Wisata

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi cuaca dingin di gunung. Dok. Kementerian Pariwisata

    Ilustrasi cuaca dingin di gunung. Dok. Kementerian Pariwisata

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Asosiasi Biro Perjalanan Wisata atau Asita Yogyakarta angkat bicara tentang keluarnya peringatan keamanan bagi warga Amerika Serikat di Indonesia.

    Baca: Kunci Sukses BUMDes Kelola Objek Wisata Beromzet Rp 1,15 Miliar

    Seperti diketahui, Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta mengeluarkan peringatan keamanan bagi warga negara mereka yang ada di Indonesia. Peringatan keamanan ini disampaikan terkait situasi keamanan menjelang pengumuman hasil Pemilu pada Rabu, 22 Mei 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum atau KPU.

    Ketua Dewan Pimpinan Daerah Asita Yogyakarta, Udhi Sudiyanta mengatakan peringatan keamanan dari Kedutaan Besar Amerika Serikat itu wajar saja. Dia menganggap Udhi peringatan tersebut karena Pemerintah Amerika Serikat berupaya mengantisipasi agar warganya tidak mendapatkan masalah.

    "Kami berharap situasi kondusif menjelang dan seusai pengumuman hasil Pemilu. Jangan sampai ada kerusuhan atau ancaman keamanan," kata Udhi Sudiyanta kepada Tempo, Minggu 19 Mei 2019.

    Perihal dampak peringatan keamanan terhadap kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia, Udhi Sudiyanta mengatakan belum ada informasi dari biro perjalanan di Yogyakarta yang tergabung dalam ASITA tentang wisatawan yang memundurkan atau membatalkan jadwal perjalanananya. "Sampai hari ini semua kedatangan wisatawan masih sesuai jadwal yang direncanakan," ujarnya.

    Meski begitu, Udhi Sudiyanta menambahkan, faktor keamanan di sektor pariwisata sangatlah penting. Musababnya, para pelancong tentu ingin perjalanan mereka tetap aman dan nyaman. "Apalagi untuk wisatawan asal Eropa yang akan menghadapi masa libur panjang," kata dia.

    Baca juga: 4 Kawasan Wisata Ini Paling Hits untuk Ngabuburit pada Ramadan

    Suasana keamanan yang kondusif sangat diperlukan terutama di sektor pariwisata. Sebab sekali tercoreng, menurut Udhi Sudiyanta, tidak mudah untuk mendapatkan kembali citra pariwisata yang baik.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anwar Usman dan 8 Hakim Sidang MK dalam Gugatan Kubu Prabowo

    Mahkamah Konstitusi telah menunjuk Anwar Usman beserta 8 orang hakim untuk menangani sengketa pemilihan presiden 2019.