5 Tips Traveling Aman di Daerah Rawan Bencana

Reporter:
Editor:

Dini Pramita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wisatawan menikmati suasana pantai dengan latar belakang Pulau Merah di Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat, 7 Desember 2018. Pulau Merah yang tercipta dari magma gunung api purba itu, telah ditetapkan sebagai situs Geopark Nasional. ANTARA/Budi Candra Setya

    Wisatawan menikmati suasana pantai dengan latar belakang Pulau Merah di Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat, 7 Desember 2018. Pulau Merah yang tercipta dari magma gunung api purba itu, telah ditetapkan sebagai situs Geopark Nasional. ANTARA/Budi Candra Setya

    TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia merupakan daerah rawan bencana, rasanya tidak ada wilayah di negeri ini yang betul-betul bersih dari risiko bencana. Namun, fakta ini bukan sebuah penghalang untuk traveling menjelajahi keindahan Indonesia.

    Baca: 5 Dampak Bencana pada Pariwisata Indonesia, Simak Solusinya

    Menurut BNPB, daerah rawan bencana bukan berarti tidak dapat menjadi destinasi wisata. " Asal ada langkah mitigasi bencana yang baik,” ucap Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat BNPB Sutopo Purwo Nugroho.

    Berikut tips traveling aman ketika berlibur di daerah rawan bencana

    1. Kenali potensi bencana yang ada di wilayah tujuan wisata
    Cari tahu apa potensi bencana yang tersimpan di daerah tersebut dengan melihat jejak bencana di masa lalu. Lalu susun daftar potensi apa saja yang ada dan kapan periode tersebut berlangsung. Selama melakukan riset kecil-kecilan tersebut, kita juga dapat menelusuri apakah ada wabah penyakit tertentu atau hewan berbahaya tertentu yang harus dihindari.

    2. Bekali diri dengan informasi tentang mitigasi bencana
    Setiap bencana memiliki model mitigasinya sendiri-sendiri, karena tipe bahaya yang dihadapi berbeda-beda. BNPB telah merangkum mitigasi bencana ke dalam sebuah buku saku yang dapat diunduh di situs resminya.

    Baca juga: Komunitas Pahlawan Bencana, Siapkan Mitigasi Lewat Dongeng

    3. Pelajari rute-rute evakuasi di seluruh tempat yang disinggahi
    Pelajari rute evakuasi termasuk cara paling aman untuk mengaksesnya. Jika pengelola wisata tidak menyertakan informasi tersebut, cari tahu secara mandiri dengan melakukan pemetaan sederhana untuk mencari tempat-tempat aman sementara ketika bencana terjadi.

    4. Catat nomor-nomor darurat
    Catat nomor-nomor seperti: 129 untuk posko bencana alam; 118 dan 119 untuk ambulans; 115 untuk SAR; 110 untuk polisi. Selain itu, catat nomor penting seperti agen perjalanan yang mengantarkan ke tempat tujuan, dan satu atau dua orang penduduk setempat yang dianggap bisa diandalkan ketika bencana datang.

    Artikel terkait lainnya: BPS: Banyak Bencana Bikin Jumlah Kunjungan Wisman Turun

    5. Selalu bawa obat-obatan dan perkakas darurat
    Selalu siagakan obat-obatan dan P3K sederhana, dompet, ponsel yang sepaket dengan pengisi daya dan baterai cadangan, senter, tali, dan peluit, sarung atau kain, dalam satu tas yang sama.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.