Rabu, 26 September 2018

Perhatikan 8 Hal Ini Jika Ingin ke Festival Jajanan Bango

Reporter:
Editor:

Rezki Alvionitasari

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Festival Jajanan Bango di Park and Ride Thamrin, Jakarta Pusat, 14 April 2018. Tempo/Rezki Alvionitasari

    Festival Jajanan Bango di Park and Ride Thamrin, Jakarta Pusat, 14 April 2018. Tempo/Rezki Alvionitasari

    TEMPO.CO, Jakarta - Festival kuliner tahunan Jajanan Bango kembali digelar. Perhelatan yang memasuki tahun ke-14 ini diadakan di Park and Ride Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu-Minggu, 14-15 April 2018.

    Sebanyak 80 stan kuliner dari sejumlah wilayah di Indonesia dihadirkan di area festival. Seluruhnya merupakan kuliner hidangan khas Nusantara legendaris.

    Baca juga: Segarnya Kopi Alpukat di Festival XploRasa

    Festival Jajanan Bango 2018 dibuka mulai Sabtu, 14 April 2018, pukul 09.00 oleh Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf, Foods Director PT Unilever Indonesia Tbk Hernie Raharja, dan Ketua Tim Percepatan Pengembanan Wisata Kuliner dan Belanja Kementerian Pariwisata RI Vita Datau Messakh. Usai dibuka, sejumlah pengunjung tampak memadati arena festival.

    Pengamatan Tempo, area festival tampak lebih padat saat jam makan siang, yakni pukul 12.00 hingga 13.00. Pengunjung rata-rata datang memadati stan kuliner yang cukup populer, seperti stan Tata Ribs Daenk Tata, Pempek Nyonya Kamto, dan Nasi Goreng Kebon Sirih.

    Festival Jajanan Bango masih berlangsung hingga malam nanti pukul 22.00. Sementara itu, esok, festival akan kembali dibuka pukul 07.00 hingga pukul 21.00. Sebelum mengunjungi Festival Jajanan Bango 2018, ada baiknya Anda memperhatikan beberapa poin berikut ini.

    1. Tiket

    Sebelum memasuki arena Festival Jajanan Bango, Anda harus lebih dulu membeli tiket masuk. Tiket masuk dibanderol Rp 10 ribu per orang.

    2. Pintu masuk dan pintu keluar

    Gerbang masuk festival hanya melalui satu pintu. Lokasinya berada di sisi barat festival, yakni melalui Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat. Namun untuk menuju arena, pengunjung bisa melalui jalan alternatif, yakni melewati Jalan Sabang atau Jalan H. Agus Salim. Terutama pada Minggu pagi, ketika Jalan M.H. Thamrin ditutup karena car free day.

    Sedangkan jalan keluar berada di sisi utara. Bila berjalan menuju sisi kiri dari pintu keluar, Anda akan menuju ke Jalan M.H. Thamrin. Sedangkan sisi kanan mengantarkan Anda menuju Jalan Sabang.

    3. Parkir

    Bila datang membawa kendaraan, Anda bisa memarkir mobil atau motor di beberapa gedung sekitar arena festival. Misalnya di gedung Kementerian Agama, gedung Wisma Mandiri, gedung Jaya, atau gedung MH Thamrin. Tarif parkir sesuai dengan ketentuan masing-masing gedung.

    4. Harga rata-rata makanan Rp 30 ribu

    Siapkan uang cash ketika Anda mengunjungi Festival Jajanan Bango. Rata-rata stan makanan berat menjajakan menu dengan harga Rp 30 ribu. Makanan berat paling mahal dibanderol Rp 35 ribu. Adapun pencuci mulut harganya mulai Rp 20 ribu.

    5. Toilet, musala, dan tempat cuci tangan

    Di arena Festival Jajanan Bango 2018 disediakan sejumlah titik untuk cuci tangan dan toilet, juga musala. Masing-masing berada di sisi kanan dan kiri panggung dan tersebar di pojok-pojok arena.

    6. Air putih gratis

    Panitia juga menyediakan air putih gratis. Air ini bisa Anda jumpai di area dekat meja dan kursi makan.

    7. Datang pagi atau malam

    Bila tak ingin berpanas-panasan di arena terbuka, Anda sebaiknya datang pagi atau malam hari. Sebab, bila siang, cahaya matahari menyengat akan menerpa pengunjung. Debu-debu di arena terbuka juga akan terasa lebih bertebaran.

    8. Meminta stampel untuk mendapatkan kecap gratis

    Setelah membayar tiket masuk, Anda akan mendapatkan kipas. Pada kipas itu terdapat papan stampel. Setiap bertransaksi di stan, jangan lupa meminta stampel. Bila stampel sudah penuh, Anda bisa menukarkannya dengan kecap gratis.

    Artikel Lain: Banyuwangi Promosi Ayam Kesrut di Festival Bakul

    FRANCISCA CHRISTY ROSANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Karen Agustiawan Ditahan Karena Akuisisi Pertamina di Blok BMG

    Kejaksaan Agung menahan mantan Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan terkait kasus dugaan korupsi investigasi Pertamina berupa akuisisi aset BMG.