Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

5 Tips Memilih Kursi Kereta Api Jarak Jauh agar Tidak Mundur

Reporter

Editor

Laili Ira

image-gnews
Petugas melakukan pengecekan terakhir kursi Kereta Api Majapahit Generasi Baru jurusan Malang-Jakarta saat pemberangkatan perdana di Stasiun Malang, Jawa Timur, Senin, 25 Maret 2024. Kereta Api Majapahit Generasi Baru produksi PT INKA tersebut memiliki delapan rangkaian gerbong yang masing-masing terdiri dari 72 kursi penumpang serta dilengkapi berbagai macam fasilitas. ANTARA/Ari Bowo Sucipto
Petugas melakukan pengecekan terakhir kursi Kereta Api Majapahit Generasi Baru jurusan Malang-Jakarta saat pemberangkatan perdana di Stasiun Malang, Jawa Timur, Senin, 25 Maret 2024. Kereta Api Majapahit Generasi Baru produksi PT INKA tersebut memiliki delapan rangkaian gerbong yang masing-masing terdiri dari 72 kursi penumpang serta dilengkapi berbagai macam fasilitas. ANTARA/Ari Bowo Sucipto
Iklan

TEMPO.CO, JakartaAda beberapa tips memilih kursi kereta agar tidak mundur. Bagi beberapa orang, duduk di kereta dengan arah mundur bisa membuat pusing atau mual. 

Transportasi kereta api adalah salah satu yang paling banyak digunakan terutama untuk bepergian jarak jauh. Selain cepat, kereta api Indonesia nyaman untuk digunakan. 

Namun pada kereta dengan kelas ekonomi, kursi kereta tidak bisa disesuaikan dengan arah laju kereta. Ini berarti akan ada orang yang mendapat kursi berjalan mundur karena berlawanan dengan arah lajunya kereta. 

Hal ini mungkin menjadi hal yang mengganggu bagi beberapa penumpang kereta api. Lantas bagaimana cara untuk menghindari kursi yang membuat penumpang seolah berjalan mundur? Simak tipsnya di bawah ini. 

5 Tips Memilih Kursi Kereta agar Tidak Mundur

1. Pilih Kelas Kereta Api 

Jenis kelas kereta api memengaruhi posisi kursi yang kita dapatkan. Ada banyak jenis kelas kereta api di Indonesia seperti luxury, eksekutif, bisnis, dan ekonomi. 

Dari jenis kelas ini, kursi yang tidak bisa ditentukan posisinya sesuai dengan laju kereta api adalah kelas ekonomi. 

Jadi, kelas kereta yang mungkin mendapatkan kursi seperti berjalan mundur adalah kelas ekonomi saja. Sementara kelas luxury, eksekutif, dan bisnis memungkinkan penumpangnya untuk mengatur arah kursi mereka. 

Jadi, apabila Anda tidak ingin berjalan mundur, sebaiknya pilih kelas kereta seperti bisnis, eksekutif, atau luxury. 

2. Pilih Nomor Kursi Angka Besar dan Kecil 

Ketika memilih nomor kursi kereta, coba untuk menggunakan trik angka besar dan kecil pada nomor kursinya. Sebagai contoh jika tujuan kereta ke arah Timur, pilih nomor kursi kereta dari nomor dua belas ke atas (12). 

Sebaliknya, jika tujuan kereta ke arah Barat, pilih nomor kursi kereta dari nomor terkecil sampai nomor dua belas (12). 

3. Kursi dengan Nomor Ganjil dan Genap 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Memilih nomor kursi bilangan genap (2,4,6,8,dst) untuk arah laju kereta ke arah Barat, dan memilih nomor kursi bilangan ganjil (1,3,5,7,dst) untuk arah laju kereta ke arah Timur. 

Namun, sebagai catatan cara ini tidak selalu berhasil karena gerbong kereta bisa berpindah-pindah posisi bergantung pada lokomotifnya. 

4. Beli Tiket Jauh - Jauh Hari

Beli tiket dari jauh-jauh hari juga dapat dilakukan untuk menghindari mendapatkan kursi kereta yang berjalan mundur. Membeli tiket kereta dari jauh hari akan membuat Anda memiliki banyak pilihan kursi kosong. 

5. Riset dengan Nama Kereta

Lakukan riset terhadap jenis kereta berdasarkan namanya seperti Bogowonto, Serayu, dan lain-lain. Lihat video penjelasan oleh orang yang pernah menaiki kereta tersebut dan penjelasan tentang letak kursi dan arah laju kereta. 

Beberapa kereta dapat memiliki formasi kursi yang berbeda meskipun sama-sama dari kelas ekonomi dan tujuan yang sama. 

Sebagai catatan, Kereta dari Surabaya ke Jakarta = arah laju kereta arah Barat. Kereta dari Jakarta ke Surabaya = arah laju kereta arah Timur.

Itulah 5 tips agar terhindari dari kursi yang tidak searah dengan laju kereta agar tidak berjalan mundur. 

ANGGITA VIANDHINI NUGROHO PUTRI 

Pilihan Editor: Mulai 3 Agustus, Naik Kereta Api Kebablasan, Penumpang Didenda Bayar Dua Kali Lipat

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


PT KAI Buka Lowongan Kerja di Sejumlah Posisi, Bisa untuk Lulusan SMA hingga S1

1 jam lalu

Pengunjung mencoba simulator kereta LRT saat berkunjung ke Pekan Raya Jakarta (PRJ), JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Kamis, 13 Juni 2024. Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Jakarta ke-497, LRT Jakarta hadirkan simulator kereta yang dapat dicoba secara gratis dan sekaligus untuk wadah edukasi kepada para pengunjung yang ingin mengetahui lebih dalam tentang pengoperasian kereta hingga profesi sebagai masinis. TEMPO/ Febri Angga Palguna
PT KAI Buka Lowongan Kerja di Sejumlah Posisi, Bisa untuk Lulusan SMA hingga S1

PT KAI membuka lowongan kerja pada sejumlah posisi dengan berbagai ketentuan masing-masing.


Antisipasi Lonjakan Penumpang di Masa Libur Sekolah, KAI Daop 9 Jember Operasikan KA Mutiara Timur pada Akhir Pekan

1 hari lalu

Ilustrasi mudik dengan kereta api. TEMPO/Muhammad Hidayat
Antisipasi Lonjakan Penumpang di Masa Libur Sekolah, KAI Daop 9 Jember Operasikan KA Mutiara Timur pada Akhir Pekan

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Daerah Operasi 9 Jember akan mengoperasionalkan KA Mutiara Timur pada akhir pekan selama libur sekolah.


Libur Idul Adha Usai, Belasan Ribu Penumpang Masih Padati Daop 6 Yogyakarta

2 hari lalu

Penumpang masih memadati stasiun Yogyakarta Rabu 19 Juni 2024. Dok. Istimewa
Libur Idul Adha Usai, Belasan Ribu Penumpang Masih Padati Daop 6 Yogyakarta

Belasan ribu penumpang tercatat masih naik turun di stasiun stasiun Daop 6 Yogyakarta pasca libur Idul Adha selesai.


Catat Jadwal Kereta Tambahan di Masa Libur Sekolah ke Berbagai Tujuan dari Jakarta

3 hari lalu

Penumpang kereta api berjalan di dalam gerbong Kereta Api Singasari, di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Senin, 19 Desember 2022. PT KAI Daop 1 Jakarta telah menyiapkan 20 Kereta tambahan per hari dari Stasiun Senen dan Gambir karena diproyeksikan jumlah penumpang kereta api di DAOP 1 Jakarta pada libur Natal 2022 dan Tahun Baru akan mengalami kenaikan 10 persen dibanding 2021. ANTARA/Muhammad Adimaja
Catat Jadwal Kereta Tambahan di Masa Libur Sekolah ke Berbagai Tujuan dari Jakarta

Kereta tambahan akan melayani penumpang yang akan berlibur ke luar Jakarta, seperti Yogyakarta.


Libur Idul Adha, Puncak Arus Balik Penumpang Kereta Daop 1 Jakarta Hari Ini Capai 38.709 Orang

3 hari lalu

Penumpang Kereta Api Sawunggalih dari Kutoarjo saat tiba di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Sabtu, 13 April 2024. Arus Balik Lebaran 2024 sebanyak 46.474 penumpang tiba di Jakarta dengan rincian turun di Stasiun Pasar Senen 17.000 penumpang, Stasiun Gambir 15,500 penumpang, Bekasi 6.600 penumpang dan sisanya turun di beberapa stasiun Jakarta. Puncak arus balik lebaran 2024 sendiri diprediksi pada tanggal 13, 14, dan 15 April 2024. TEMPO/M Taufan Rengganis
Libur Idul Adha, Puncak Arus Balik Penumpang Kereta Daop 1 Jakarta Hari Ini Capai 38.709 Orang

Penumpang kereta arus balik ini turun di sejumlah stasiun Daop I Jakarta, di antaranya Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir.


Pelanggan Kereta Api di Daop 9 Jember Mencapai 47.937 selama Libur Idul Adha

3 hari lalu

Situasi antrean penumpang di Stasiun Jember, Selasa, 18 Juni 2024. Foto: Humas PT KAI Daop 9 Jember
Pelanggan Kereta Api di Daop 9 Jember Mencapai 47.937 selama Libur Idul Adha

Puluhan ribu pelanggan kereta api itu tersebar di wilayah Daop 9 Jember yang terbentang dari Pasuruan hingga Banyuwangi.


KAI Divre II Palembang Catat Lonjakan Penumpang Tembus 11 Ribu hingga H-1 Idul Adha

5 hari lalu

Pemudik kereta api menunggu jadwal keberangkatan di ruang tunggu Stasiun Kertapati, Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu 15 April 2023. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre III Palembang mencatat penjualan tiket Kereta Api (KA) Bukit Serelo tujuan Kertapati-Lubuk, KA Rajabasa tujuan Kertapati-Tanjung Karang, dan KA Sindang Marga tujuan Kertapati-Lubuk Linggau untuk keberangkatan 19-21 April 2023 telah terjual sebanyak 46.064 kursi dari total kursi yang disediakan sebanyak 52.228 kursi. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
KAI Divre II Palembang Catat Lonjakan Penumpang Tembus 11 Ribu hingga H-1 Idul Adha

KAI Divre II Palembang mencatat lonjakan penumpang dalam empat hari terakhir, yaitu 11 ribu penumpang menjelang libur Hari Raya Idul Adha 2024.


Libur Idul Adha, KAI Sumut Operasikan KA Sribilah Utama Fakultatif dan Sediakan 5.300 Tiket

6 hari lalu

Pada periode libur Hari Raya Idul Adha 2024 ini, PT KAI Divre 1 Sumut mengoperasikan satu kereta api tambahan yaitu Sribilah Utama Fakultatif relasi Medan - Rantauprapat (PP) mulai 14 sampai 18 Juni 2024. (Sumber: Istimewa)
Libur Idul Adha, KAI Sumut Operasikan KA Sribilah Utama Fakultatif dan Sediakan 5.300 Tiket

Pada periode libur panjang Idul Adha, PT KAI mengoperasikan satu kereta api tambahan yaitu Sribilah Utama Fakultatif relasi Medan - Rantauprapat (PP).


Lonjakan Penumpang Libur Idul Adha Lebih Cepat, Daop 6 Yogyakarta Operasikan 7 Kereta Tambahan

6 hari lalu

Ilustrasi mudik dengan kereta api. ANTARA/Reno Esnir
Lonjakan Penumpang Libur Idul Adha Lebih Cepat, Daop 6 Yogyakarta Operasikan 7 Kereta Tambahan

PT. KAI Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta melakukan antisipasi lonjakan penumpang saat libur Idul Adha 2024 ini


KPK Ungkap Modus Korupsi Tersangka Baru Kasus DJKA Kemenhub: Tentukan Pemenang Sebelum Lelang

8 hari lalu

Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu bersama tim juru bicara KPK, Budi Prasetyo (kanan), menghadirkan Pejabat Pembuat Komitmen pada BTP Kelas 1 Jawa Bagian Tengah tahun 2017 - 2021, Yofi Oktarisza, resmi memakai rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan, di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Kamis, 13 Juni 2024. KPK resmi meningkatkan status perkara ke tahap penyidikan dengan menetapkan dan melakukan penahanan secara paksa selama 20 hari pertama terhadap tersangka baru, Yofi Oktarisza, dalam pengembangan perkara dugaan tindak pidana korupsi penerimaan hadiah atau janji terkait proyek pengadaan barang dan jasa di lingkungan Balai Teknik Perkeretaapian kelas 1 Jawa Bagian Tengah dan di lingkungan Direktorat Prasarana Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan. TEMPO/Imam Sukamto
KPK Ungkap Modus Korupsi Tersangka Baru Kasus DJKA Kemenhub: Tentukan Pemenang Sebelum Lelang

Modus korupsi di DJKA Kemenhub dilakukan saat sebelum dan setelah lelang pengadaan barang dan jasa di proyek jalur kereta api.