4 Bunga Rafflesia di Bengkulu Mekar Serempak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang wisatawan di temani masyarakat peduli puspa langka, melihat bunga Rafflesia Arnoldi yang mekar di hutan Bukit Daun Register V desa Tebat Monok, Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, (04/12). TEMPO/Iqbal lubis

    Seorang wisatawan di temani masyarakat peduli puspa langka, melihat bunga Rafflesia Arnoldi yang mekar di hutan Bukit Daun Register V desa Tebat Monok, Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, (04/12). TEMPO/Iqbal lubis

    TEMPO.CO, Bengkulu – Provinsi Bengkulu dikenal memiliki Hutan Lindung Bukit Daun, di Kabupaten Bengkulu Utara. Dari sana dikabarkan bahwa Empat bunga Rafflesia gadutensis tengah mekar serempak. "Diameter bunga rata-rata mencapai 48 hingga 50 sentimeter," kata Koordinator Komunitas Peduli Puspa Langka (KPPL) Bengkulu Utara Riki Septian di Bengkulu, Rabu, 11 Januari 2019.

    Riki mengatakan, pengunjung dapat menikmati keunikan bunga langka yang mekar di kawasan hutan yang masuk wilayah obyek wisata air terjun Palak Siring Kemumu itu hingga empat hari ke depan. Proses mekar bergantian mulai Sabtu, 7 Januari 2019. 

    Kamis hari ini, 12 Januari 2019, menurt Riki, keempat bunga bisa disaksikan mekar bersamaan dengan jarak antarbunga hanya tiga sampai empat meter. Lokasi bunga sangat mudah dijangkau. Pengunjung dapat memarkirkan kendaraan di lapangan depan gapura obyek wisata Palak Siring Kemumu lalu berjalan kaki sejauh 20 meter ke dalam hutan.

    Sejak bunga pertama mekar pada Sabtu, 7 Januari 2017, pengunjung sudah berdatangan ke lokasi. Rafflesia gadutensis merupakan satu dari empat jenis rafflesia yang teridentifikasi di hutan Bengkulu. Tiga jenis rafflesia lain yakni Rafflesia arnoldii, Rafflesia bengkuluensis dan Rafflesia hasselti.

    Seorang pengunjung, Rahmalia mengatakan menyaksikan Rafflesia gadutensis di habitatnya merupakan pengalaman unik yang tidak mudah didapatkan. "Rafflesia merupakan ikon dan kekayaan alam Bengkulu yang unik dan kita perlu menjaga habitatnya tetap lestari," katanya.

    Sebagai ikon Bengkulu kini Pemerintah Provinsi Bengkulu sudah menyiapkan agenda "Jelajah Sepeda Rafflesia" pada Mei 2017. "Kegiatan ini untuk menarik wisatawan ke Bengkulu yang kaya akan potensi wisata budaya, sejarah dan alam," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu Suparhim Onoh di Bengkulu.

    Kegiatan itu juga dimaksudkan untuk mendukung tahun kunjungan wisata Bengkulu pada 2020 atau "Visit Bengkulu 2020". Suparhim menyaakan target kunjungan wisata adalah sebanyak 50 ribu orang pada 2017. Dia mengatakan jelajah sepeda rafflesia diharapkan mampu mengikuti kesuksesan ajang "Tour de Singkarak" di Sumatera Barat.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.