Jejak Genetik Kopi Kalosi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Himas Puspito Putra

    TEMPO/Himas Puspito Putra

    TEMPO.CO, Makassar - Cita rasa khas dan unik dari kopi Kalosi Enrekang alias Coffea arabica L menjadikannya salah satu kopi terbaik dunia. Aroma kopi spesial ini khas dengan tingkat keasaman terbaik, halus, dan lembut. Kopi jenis ini sangat digemari terutama di Jepang, Amerika Serikat, dan Jerman.

    Kopi arabika Kalosi dipetik dari kebun di Bone-bone, sebuah desa di kaki Pegunungan Latimojong. Dalam kontes Kopi Specialty Indonesia 2008, kopi ini ditetapkan sebagai kopi arabika terbaik nasional. Pada Oktober lalu, kopi ini kembali bersaing dengan 34 jenis kopi dalam acara Indonesian Coffee Festival (ICF) 2014 di Bali. (Baca juga: Racikan Rahasia untuk Menikmati Kopi Toraja)

    Keberadaan kopi Kalosi di Bumi Celebes ini memiliki sejarah panjang. Kawasan Pegunungan Latimojong dikenal sebagai kawasan purba di Pulau Sulawesi, pulau tertua Nusantara. Perkebunan kopi berada di lahan dengan ketinggian 1.000-2.000 meter di atas permukaan laut.

    Guru besar Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin Profesor Badron Zakaria mengatakan kopi jenis ini idealnya tumbuh dalam iklim mikro, yakni kondisi udara dingin 4 derajat Celsius dan kering.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anwar Usman dan 8 Hakim Sidang MK dalam Gugatan Kubu Prabowo

    Mahkamah Konstitusi telah menunjuk Anwar Usman beserta 8 orang hakim untuk menangani sengketa pemilihan presiden 2019.