Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Berkemah di Hutan Pinus Bedengan Malang Ditemani Musik Akustik dan Kudapan Jadul

image-gnews
Bumi Perkemahan Bedengan Malang (Instagram/@bumper_bedengan)
Bumi Perkemahan Bedengan Malang (Instagram/@bumper_bedengan)
Iklan

TEMPO.CO, Malang - Sekitar 200-an anak muda berkemah dengan sajian musik dan kuliner tradisional di Bumi Perkemahan Bedengan, Desa Selorejo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Mereka menikmati momen tahunan bertajuk Bedengan Duwe Gae atau Bedengan Punya Hajat pada Ahad, 7 Juli 2024. Acara akhir pekan di kawasan Bendengan ini membawa romansa, diiringi gemericik aliran sungai dan keteduhan kawasan hutan di kaki Gunung Panderman.

“Keren, suasana enak. Musik akustik di alam,” kata salah seorang pengunjung, Zia Umuludin.

Akustik Gigih, dengan petikan gitar dan suaranya yang merdu menghibur para tamu. Alunan musiknya membuat suasana semakin sahdu. Pengunjung terhanyut dengan suasana dan turut bernyanyi bersama. Menyanyikan beragam alunan musik bergenre folk.

Kudapan Jadul

Tak hanya menikmati musik akustik, mereka juga menikmati aneka kudapan seperti nagasari, cenil, onde-onde, dan kue tradisional lainnya yang mengembalikan ingatan ke masa lalu.  

Kesejukan khas udara pegunungan juga membuat performa Akustik Gigih semakin asyik. Sorak-sorai penonton membawa suasana berkemah semakin akrab, mempertemukan lintas komunitas dan minat. Akhir acara, peserta yang beruntung mendapat hadiah total sebesar Rp 2,4 juta dan gratis camping untuk lima pemenang. Mereka juga mendapat voucher makan gratis di Warung Djuragan.

Bekas Pembibitan Pinus

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Manajer Bumi Perkemanahan (Buper) Bedengan, Yogik Indra Pratama, menjelaskan buper ini didirikan pada 1996. Tempat ini awalnya merupakan bedengan atau tempat membibitan dan budidaya pohon pinus (Casuarina cunninghamiana). Lambat laun, saat akhir pekan banyak anak muda yang berkemah di area pembibitan ini. 

“Mereka berkemah, menikmati keindahan alam dan Sungai Bedengan,” ujarnya.

Semakin lama, pengunjung semakin banyak. Lantas, mereka mengelolanya secara serius. Event ini dikemas apik oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Pilihan Editor: Upaya Melestarikan Sejarah Desa di Malang Lewat Buku

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


5 Destinasi Wisata Hutan Pinus dari Bogor hingga Malang yang Patut Dikunjungi

2 hari lalu

Wisatawan berfoto di kawasan Hutan Pinus Mangunan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, pada Minggu, 16 Januari 2022. TEMPO | Pribadi Wicaksono
5 Destinasi Wisata Hutan Pinus dari Bogor hingga Malang yang Patut Dikunjungi

Destinasi hutan pinus terdapat di berbagai daerah di Indonesia, antara lain di Bogor hingga Malang. Termasuk Hutan Pinus Mangunan di Yogyakarta.


Pemuda di Malang Tewas Misterius Usai 2 Hari Kabur dari Rumah, Polisi Gali Keterangan dari 9 Saksi

6 hari lalu

Ilustrasi tewas atau jenazah atau jasad. shutterstock.com
Pemuda di Malang Tewas Misterius Usai 2 Hari Kabur dari Rumah, Polisi Gali Keterangan dari 9 Saksi

Polres Malang telah memeriksa 9 orang saksi untuk mengungkap penyebab kematian seorang pemuda di rumahnya. Memunculkan spekulasi di masyarakat.


Polisi Sebut Pemuda yang Tewas Misterius di Malang Sempat Tak Pulang 2 Hari

7 hari lalu

Ilustrasi mayat. AFP/JEFF PACHOUD
Polisi Sebut Pemuda yang Tewas Misterius di Malang Sempat Tak Pulang 2 Hari

Polres Malang mengatakan pemuda yang tewas misterius di rumahnya sempat tidak pulang dua hari.


Seorang Pemuda di Malang Tewas Secara Misterius di Rumahnya, Ibunya Sempat Mengira Sang Anak Tertidur

8 hari lalu

Ilustrasi tewas atau jenazah atau jasad. shutterstock.com
Seorang Pemuda di Malang Tewas Secara Misterius di Rumahnya, Ibunya Sempat Mengira Sang Anak Tertidur

Pemuda tersebut tiba-tiba saja ada di ruang tamu rumahnya setelah hampir dua hari tidak pulang. Ibunya mengira si anak tertidur pulas.


Upaya Melestarikan Sejarah Desa di Malang Lewat Buku

8 hari lalu

Wisata Desa Pujon Kidul Malang mampu memadukan sanitasi dan pariwisata. TEMPO/Eko Widianto
Upaya Melestarikan Sejarah Desa di Malang Lewat Buku

Tak banyak desa di Malang yang memiliki catatan sejarah yang didokumentasikan dalam bentuk buku


3 Tantangan Polri: Ungkap Pembunuhan Vina dan Eky, Kematian Afif Maulana, dan Pabrik Narkoba di Malang

11 hari lalu

Kuasa hukum Keluarga korban penyiksaan berujung kematian anak berstatus pelajar SMP (AM, 13) Direktur LBH Padang, Indira Suryani bersama YLBHI, KontraS, dan organisasi masyarakat sipil (tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil Reformasi Kepolisian lainnya) saat menyampaikan update temuan dan proses advokasi kasus terkait di Gedung YLBHI Jakarta, Selasa 2 Juli 2024. LBH Padang memiliki banyak temuan, termasuk saksi-saksi yang sampai saat sekarang tidak/belum diperiksa oleh kepolisian. TEMPO/Subekti.
3 Tantangan Polri: Ungkap Pembunuhan Vina dan Eky, Kematian Afif Maulana, dan Pabrik Narkoba di Malang

Polri hadapi berbagai tantangan menyelesaikan sejumlah kasus. Setidaknya kasus pembunuhan Vina, kematian Afif Maulana, dan pabrik narkoba di Malang.


Polisi Bongkar Laboratorium Klandestin Narkoba Terbesar di Indonesia, Bersebelahan dengan Kantor Kelurahan

12 hari lalu

Suasana jumpa pers yang digelar Bareskrim Polri bersama Ditjen Bea Cukai dan Polda Jatim tentang pengungkapan pabrik narkoba terbesar di Indonesia yang ditemukan di Kota Malang pada Rabu, 3 Juli 2024. TEMPO/Abdi Purmono
Polisi Bongkar Laboratorium Klandestin Narkoba Terbesar di Indonesia, Bersebelahan dengan Kantor Kelurahan

Bareskrim membongkar aktivitas laboratorium klandestin narkoba terbesar di Indonesia. Letaknya bersebelahan dengan kantor kelurahan di Malang.


Kronologi Hilangnya Dosen Universitas Brawijaya Habibi Subandi Hingga Ditemukan

14 hari lalu

Habibi Subandi, dosen Universitas Brawijaya. Istimewa
Kronologi Hilangnya Dosen Universitas Brawijaya Habibi Subandi Hingga Ditemukan

Dosen Universitas Brawijaya Habibi Subandi telah kembali dengan kondisi sehat.


5 Perlengkapan Penting untuk Berkemah

15 hari lalu

Ilustrasi berkemah. Freepik.com/Standret
5 Perlengkapan Penting untuk Berkemah

Berkemah bisa menjadi alternatif liburan bersama keluarga, tapi sebelum berpetualang di alam bebas pastikan membawa perlengkapan


Dosen FISIP Universitas Brawijaya Habibi Subandi Sudah Ditemukan

17 hari lalu

Berita kehilangan Habibi Subandi, dosen Universitas Brawijaya. Istimewa
Dosen FISIP Universitas Brawijaya Habibi Subandi Sudah Ditemukan

Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya, Habibi Subandi, kembali ke rumah dalam keadaan sehat.