Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Pungut Sampah di Kopenhagen, Wisatawan Bisa Dapat Makanan dan Minuman Gratis

Reporter

Editor

Mila Novita

image-gnews
Tempat parkir sepeda di Kopenhagen, Denmark (Pixabay)
Tempat parkir sepeda di Kopenhagen, Denmark (Pixabay)
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kopenhagen dikenal sebagai salah satu kota paling ramah lingkungan di dunia. Ibu kota Denmark ini telah lama menempatkan keberlanjutan sebagai agenda utama, begitu pula sebagian besar penduduknya. Denmark sendiri bertujuan menjadi negara pertama di dunia yang sepenuhnya mandiri dari bahan bakar fosil pada 2050.

Salah satu program inovatif untuk mempromosikan praktik ramah lingkungan di kalangan wisatawan di kota ini baru diluncurkan. Disebut CopenPay, program ini akan memberikan penghargaan kepada pengunjung atas tindakan berkelanjutan, seperti memungut sampah, bersepeda, dan menggunakan transportasi umum. Dengan menunjukkan tiket angkutan umum atau bukti tindakan mereka, wisatawan bisa mendapatkan reward seperti makan siang gratis, kopi, segelas wine, tur museum, dan persewaan kayak. Program ini akan berlangsung mulai 15 Juli hingga 11 Agustus 2024. 

Kurangi Dampak Lingkungan Pariwisata

Menurut laporan, program tersebut dirancang untuk mengurangi dampak lingkungan dari pariwisata tanpa meningkatkan jumlah pengunjung. Mikkel Aaro Hansen, CEO Wonderful Copenhagen, menyoroti tujuan ganda untuk meningkatkan pengalaman wisata sekaligus mengurangi kerusakan lingkungan. 

“Dengan CopenPay, kami memberdayakan masyarakat untuk merasakan lebih banyak pengalaman yang ditawarkan Kopenhagen sekaligus mengurangi beban terhadap planet kita," kata dia.

Inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan pengalaman yang berkesan dan bertanggung jawab terhadap lingkungan bagi wisatawan.

Rikke Holm Petersen, kepala komunikasi dewan pariwisata, mengatakan bahwa jika bepergian ke tempat lain dengan pesawat atau mobil, lingkungan akan terkena dampak polusi.

"Salah satu hal yang dapat kita ubah adalah membuat masyarakat bertindak lebih ramah lingkungan di tempat tujuan wisata," kata dia. 

Program ini mendorong wisatawan untuk menerapkan praktik berkelanjutan selama mereka menginap, selaras dengan tujuan yang lebih luas yaitu mempromosikan keberlanjutan.

Hadiah Tanpa Pendanaan Pemerintah

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Saat ini, 24 bisnis lokal berpartisipasi dalam CopenPay, menawarkan hadiah tanpa pendanaan dari pemerintah. Kolaborasi antara pemerintah kota dan pengusaha lokal mencerminkan komitmen kolektif terhadap keberlanjutan.

Wali Kota Kopenhagen, Sophie Haestorp Andersen, menyatakan dukungannya terhadap inisiatif ini.

“Saya sangat senang melihat inisiatif seperti CopenPay yang menggabungkan kehidupan budaya kita yang kaya dengan komitmen yang kuat terhadap keberlanjutan," kata dia.

Dia menekankan bahwa program ini sejalan dengan tujuan kota untuk mempromosikan solusi berkelanjutan.

Jika program ini berhasil, ada kemungkinan akan dipertahankan hingga akhir tahun. Dengan memberikan insentif pada perilaku ramah lingkungan, Kopenhagen berharap dapat menetapkan standar baru untuk pariwisata berkelanjutan, menunjukkan bahwa tanggung jawab terhadap lingkungan dan pengalaman perjalanan yang menyenangkan.

TIMES OF INDIA | TELEGRAPH

Pilihan Editor: Separuh Penduduk Kota di Eropa Ini Bersepeda untuk Berangkat Kerja

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Venesia Berencana Menaikkan Pajak Turis Harian Tahun 2025

12 jam lalu

Gondola di Kanal Venesia (Pixabay)
Venesia Berencana Menaikkan Pajak Turis Harian Tahun 2025

Venesia baru saja memberlakukan pajak wisatawan harian selama April-Juli 2024, dan berencana menaikkan besarannya tahun depan


Tiket Pesawat Domestik Mahal, Anak Buah Sandiaga Uno Sebut Dampaknya Hampir 40 Persen bagi Kegiatan Pariwisata

1 hari lalu

Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama, Nia Niscaya (kanan) dan Direktur Manajemen Investasi Kemenparekraf Zulkifli Harahap (kiri) dalam
Tiket Pesawat Domestik Mahal, Anak Buah Sandiaga Uno Sebut Dampaknya Hampir 40 Persen bagi Kegiatan Pariwisata

Kemenparekraf mencatat tiket penerbangan pesawat jadi komponen yang berkontribusi hampir 40 persen bagi kegiatan pariwisata. Mahalnya tiket pesawat diangap akan berdampak besar.


Medical and Wellness World Tourism Expo 2024: Merajut Sinergi Medis dan Pariwisata di Jakarta

2 hari lalu

Konferensi pers Medical and Wellness World Tourism Expo 2024
Medical and Wellness World Tourism Expo 2024: Merajut Sinergi Medis dan Pariwisata di Jakarta

Acara ini akan dihadiri oleh berbagai kalangan profesional dan masyarakat yang memiliki minat dalam bidang medis dan kebugaran.


Sandiaga Uno Beberkan Tiga Modal Penting Pengembangan Wisata yang Perlu Digenjot Daerah

3 hari lalu

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyambangi pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten Purbalingga Jawa Tengah Jumat (12/7). Dok.istimewa
Sandiaga Uno Beberkan Tiga Modal Penting Pengembangan Wisata yang Perlu Digenjot Daerah

Menparekraf Sandiaga Uno menuturkan setidaknya ada tiga modal dasar yang diperlukan untuk pengembangan sektor wisata suatu daerah.


AirAsia Travel Fair 2024 di Medan, Tebar Promo Diskon Tiket 20 Persen hingga Casback Rp 2 Juta

4 hari lalu

Pesawat A330-900 AirAsia X
AirAsia Travel Fair 2024 di Medan, Tebar Promo Diskon Tiket 20 Persen hingga Casback Rp 2 Juta

Maskapai penerbangan Indonesia AirAsia menggelar AirAsia Travel Fair (AATF) 2024 Medan pada 12-14 Juli 2024 di Centre Point Medan, Sumatera Utara.


Jadi Wajah Baru Pariwisata Korea 2024, NewJeans: Kami Akan Memimpin dengan Gembira

4 hari lalu

NewJeans memenangkan Song of the Year Daesang dalam Golden Disc Awards ke-38 yang digelar di Jakarta International Stadium (JIS) pada Sabtu, 6 Januari 2024. Foto: X/@GoldenDisc_en
Jadi Wajah Baru Pariwisata Korea 2024, NewJeans: Kami Akan Memimpin dengan Gembira

NewJeans terpilih karena popularitas serta pengaruh masif di pasar nasional maupun internasional


Scoot Buka Rute Penerbangan ke Sibu Sarawak dengan Armada Baru

4 hari lalu

Pesawat Scoot dan Singapore Airlines terlihat di landasan Bandara Changi Singapura, 30 Maret 2020. (Reuters)
Scoot Buka Rute Penerbangan ke Sibu Sarawak dengan Armada Baru

Dengan armada jet E190-E2 Embraer, maskapai bertarif rendah asal Singapura, Scoot, buka rute baru jelajahi langit Sibu, Sarawak.


Mengenal Bioetanol, Bahan Bakar Nabati Pengganti Bensin yang Sedang Disiapkan Pemerintah

5 hari lalu

Petugas menunjukkan sampel bahan bakar minyak (BBM) B-20, B-30, dan B-100 di Jakarta, Selasa, 26 Februari 2019. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengatakan, bahwa Indonesia dapat menggunakan campuran dari bahan nabati seperti minyak sawit dalam solar hingga 100 persen atau biodiesel 100 (B-100) pada tiga tahun mendatang. TEMPO/Tony Hartawan
Mengenal Bioetanol, Bahan Bakar Nabati Pengganti Bensin yang Sedang Disiapkan Pemerintah

Bioetanol digadang-gadang menjadi pengganti alternatif bensin. Bahan bakar nabati itu diklaim lebih ramah lingkungan.


AirAsia Buka Penerbangan Internasional Langsung Kuala Lumpur - Labuan Bajo, Terbang Perdana 3 September

10 hari lalu

Pesawat A330-900 AirAsia X
AirAsia Buka Penerbangan Internasional Langsung Kuala Lumpur - Labuan Bajo, Terbang Perdana 3 September

Maskapai penerbangan AirAsia membuka rute internasional baru yang menghubungkan Kuala Lumpur, Malaysia dan Labuan Bajo, Indonesia.


Kenali Jenis Biodiesel dari Minyak Kelapa Sawit: Ini Arti B20, B30, B35, dan B100

12 hari lalu

Petugas menunjukkan perbedaan bahan bakar B20 dan B30 saat peluncuran B30 di kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (13/6) Pemerintah melakukan uji coba penggunaan Bahan Bakar campuran Biodiesel 30% (B30) pada bahan bakar solar kendaraan bermesin diesel. Tempo/Tony Hartawan
Kenali Jenis Biodiesel dari Minyak Kelapa Sawit: Ini Arti B20, B30, B35, dan B100

Biodiesel dianggap sebagai bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan. Berikut beberapa jenis Biodiesel.