Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Liburan ke Thailand saat Musim Hujan Ini yang Harus Disiapkan

Reporter

Editor

Yunia Pratiwi

image-gnews
Suasana Bangkok, Thailand, malam hari, 25 Mei 2024. Unsplash.com/Bach Nguyen
Suasana Bangkok, Thailand, malam hari, 25 Mei 2024. Unsplash.com/Bach Nguyen
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Thailand memiliki beragam destinasi populer, baik untuk wisata alam, kesehatan, hingga belanja. Namun kalau berencana liburan ke Negeri Gajah itu saat musim hujan mungkin khawatir liburannya tidak maksimal. Penting mengetahui kapan musim hujan akan datang dan pilihan rencana liburan akan tidak mengecewakan. 

Musim hujan kadang tidak dapat diprediksi akan datang atau berakhir lebih cepat atau lambat. Sedangkan di Thailand biasanya dimulai pada bulan Juli dan berakhir pada bulan Oktober. Seperti kota besar lainnya, musim hujan di Bangkok akan diwarnai dengan kemacetan luar biasa dan berpotensi banjir.

Sebagai alternatifnya dapat memilih destinasi lain seperti Chiang Mai atau wisata alam seperti Waduk Hub Kao Wang di Suphan Buri dan ladang Dok Kra Jiao di Chaiyaphum. Pilihan terbaik mengunjungi Thailand saat musim hujan adalah di bulan November.  Hujan sudah sedikit reda dan cuaca mulai menjadi lebih dingin.

Musim hujan di Thailand

Saat musim hujan, biasanya hujan turun sekitar 30 menit, bahkan terkadang lebih singkat. Namun ada kalanya hujan disertai badai yang berlangsung berjam-jam dan menyebabkan banjir di beberapa daerah.

Tahun lalu, wilayah selatan harus menutup sekolah dan jalur kereta api karena banjir besar. Sedangkan di Bangkok, banjir tidak terlalu berbahaya namun tingginya bisa menyebabkan mobil terhenti. Bagi pengguna transportasi umum dapat menggunakan BTS Skytrain. Namun hal itu tidak membuat mereka terhindar dari keharusan mengarungi banjir di jalanan. 

Persiapan liburan musim hujan 

Kalau ternyata hanya memiliki waktu mengunjungi Thailand saat musim hujan. Ada beberapa hal yang dapat dipersiapkan. Dari barang bawaan, bawalah pakaian yang terbuat dari bahan yang ringan dan menyerap keringat sehingga cepat kering. Bawa sepatu dan tas yang tahan terhadap genangan air dan hujan. Siapkan juga payung dan jas hujan, keduanya bisa beli di sana. Terakhir obat-obatan termasuk obat anti nyamuk. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Masih ada banyak hal yang bisa dilakukan selama musim hujan di Thailand. Paling mudah adalah berbelanja. Kungjungi Siam Paragon, Icon Siam, dan EmQuartier untuk mencari barang-barang mewah atau sekedar memanjakan mata. Sedangkan untuk yang lebih terjangkau dapat mengunjungi Pratunam.

Selain itu, wisatawan bisa uga dapat menikmati spa relaksasi dan pijat ala Thai. Ada banyak pilihan yang bisa dipilih, mulai dari yang lebih terjangkau seperti di Health Land atau yang lebih mewah seperti di Banyan Tree.

LIFEYSTYLE ASIA

Pilihan editor: Thailand Batalkan Rencana Tagih Biaya Rp133 Ribu ke Wisatawan Asing

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Polisi Mengendus Ada Orang Lain di atas ZS Tersangka Sindikat Online Scam Dubai

1 jam lalu

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Himawan Bayu Aji (kiri), Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko (tengah) dan Kasubdit II Dittipisiber Bareskrim Polri Kombes Pol. Alfis Suhaili (kanan) menunjukkan barang bukti kasus penipuan daring internasional dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Selasa, 16 Juli 2024. Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskim mengungkap adanya jaringan online scam internasional yang dioperasikan dari Dubai. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Polisi Mengendus Ada Orang Lain di atas ZS Tersangka Sindikat Online Scam Dubai

Polisi telah menetapkan 4 tersangka dan 1 terpidana dalam kasus jaringan online scam internasional di Dubai.


Jangan Pakai Perlengkapan Mandi Gratisan dari Hotel

2 hari lalu

Ilustrasi kamar mandi hotel. Freepik.com/Wirestock
Jangan Pakai Perlengkapan Mandi Gratisan dari Hotel

Disarankan membawa perlengkapan mandi mini sendiri, seperti sampo, kondisioner, dan sabun mandi, saat menginap di hotel.


Destination Thailand Visa Peluang Digital Nomad dan Wisatawan Tinggal Lebih Lama

2 hari lalu

Phang Nga, Thailand. Unsplash.com/Marrti Salmi
Destination Thailand Visa Peluang Digital Nomad dan Wisatawan Tinggal Lebih Lama

Thailand memperkenalkan Destination Thailand Visa atau DTV, yang memungkinkan digital nomad serta wisatawan tinggal lebih lama


6 Warga Asing Tewas di Thailand Diracun Sianida, Diduga Terkait Utang

2 hari lalu

Polisi berjalan di dalam hotel Grand Hyatt Erawan, yang diyakini sedikitnya 6 orang dilaporkan tewas, di Bangkok, Thailand, 16 Juli 2024. REUTERS/Chalinee Thirasupa
6 Warga Asing Tewas di Thailand Diracun Sianida, Diduga Terkait Utang

Otopsi terhadap enam warga asing yang ditemukan tewas di sebuah hotel di Bangkok, Thailand telah menemukan jejak racun sianida.


6 Warga Asing Tewas di Hotel Mewah Bangkok, PM Thailand Perintahkan Penyelidikan

3 hari lalu

Perdana Menteri Thailand Srettha Thavisin mengunjungi Hotel Grand Hyatt Erawan, di mana diyakini sedikitnya 6 orang dilaporkan tewas, di Bangkok, Thailand, 16 Juli 2024. REUTERS/Chalinee Thirasupa
6 Warga Asing Tewas di Hotel Mewah Bangkok, PM Thailand Perintahkan Penyelidikan

Seorang pejabat polisi menepis laporan sebelumnya di media Thailand bahwa enam warga asing itu tewas dalam penembakan


Revitalisasi Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta Rampung, Ini Tarifnya Sekarang

3 hari lalu

Suasana Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta di malam hari. Tempo/Pribadi Wicaksono
Revitalisasi Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta Rampung, Ini Tarifnya Sekarang

Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta telah selesai direvitalisasi selama tiga bulan terakhir, dari April hingga Juni 2024 lalu.


Terkini Bisnis: Trem Otonom Akan Beroperasi di IKN Agustus Mendatang, Kadin Siapkan White Paper Usulan Pelaku Usaha

4 hari lalu

Potret pembangunan infrastruktur inti di Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pada Senin, 6 Mei 2024. TEMPO/Riri Rahayu
Terkini Bisnis: Trem Otonom Akan Beroperasi di IKN Agustus Mendatang, Kadin Siapkan White Paper Usulan Pelaku Usaha

Rangkaian trem otonom dijadwalkan tiba di Ibu Kota Nusantara atau IKN pada akhir Juli 2024.


Venesia Berencana Menaikkan Pajak Turis Harian Tahun 2025

4 hari lalu

Gondola di Kanal Venesia (Pixabay)
Venesia Berencana Menaikkan Pajak Turis Harian Tahun 2025

Venesia baru saja memberlakukan pajak wisatawan harian selama April-Juli 2024, dan berencana menaikkan besarannya tahun depan


Terpopuler: Indonesia Bisa Belajar dari Thailand yang Juga Digempur Barang Impor, BPS Catat Dominasi Produk Impor Cina di RI

4 hari lalu

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan meninjau produk keramik dan tableware ilegal saat Ekspose Barang Hasil Pengawasan di Surabaya, Jawa Timur, Kamis, 20 Juni 2024. Kemendag akan memusnahkan sebanyak 4.565.598 biji produk keramik dan tablerware senilai Rp79.897.965.000 asal Cina karena tidak memiliki Sertifikat Produk Penggunaan Tanda (SPPT) dan Nomor Pendaftaran Barang (NPB) SNI. ANTARA FOTO/Rizal Hanafi
Terpopuler: Indonesia Bisa Belajar dari Thailand yang Juga Digempur Barang Impor, BPS Catat Dominasi Produk Impor Cina di RI

Pemerintah sedang kelimpungan menghadapi banjir produk impor, terutama dari Cina, yang ditengarai dijual dengan harga dumping.


Dilaporkan Hilang, Seleb TikTok Cina Ditemukan Termutilasi di Thailand

4 hari lalu

TikToker Cina, Yan Ruimin.  Xiaohongshu/Ruimi
Dilaporkan Hilang, Seleb TikTok Cina Ditemukan Termutilasi di Thailand

Polisi Thailand yakin sisa-sisa jasad yang ditemukan adalah milik TikTokers Cina berusia 38 tahun, Yan Ruimin.