Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Yogya Darurat Sampah, Idul Adha Diimbau Kubur Limbah Kurban dan Hindari Kantong Plastik

image-gnews
Tumpukam sampah di tengah pembatas jalan Affandi atau Gejayan Kota Yogyakarta. Tempo/Pribadi Wicaksono
Tumpukam sampah di tengah pembatas jalan Affandi atau Gejayan Kota Yogyakarta. Tempo/Pribadi Wicaksono
Iklan

TEMPO.CO, Yogyakarta - Situasi darurat sampah belum sepenuhnya selesai di kawasan Daerah Istimewa Yogyakarta atau DIY. Agar tidak memperparah situasi darurat sampah itu jelang perayaan Hari Raya Idul Adha tahun ini, pemerintah daerah di DIY berupaya mengantisipasi timbunan sampah.

Pemerintah Kabupaten Sleman DIY misalnya, sengaja mengeluarkan Surat Edaran Bupati No.409/2024 tentang Penanganan Limbah Hewan Kurban. Di beleid itu dijelaskan agar warga tidak membuang limbah kurban ke sembarang tempat. "Jangan sampai membuang limbah kurban ke aliran-aliran irigasi," kata Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menjelaskan surat edaran itu, Jumat 14 Juni 2024.

Danang mengatakan, limbah kurban bisa dikubur masyarakat. Agar tidak menimbulkan polusi bau tak sedap dan kerusakan lingkungan serta sampah yang mengganggu pemandangan. "Kami minta juga agar menghindari penggunaan kantong plastik untuk membungkus daging kurban yang dibagikan ke masyarakat," kata dia.

Hal itu dimaksudkan untuk mengurangi sampah plastik selama pelaksanaan Idul Adha. "Silahkan menggunakan media lain yang organik, seperti besek, daun jati dan sebagainya," kata Danang.

Adapun Pemerintah Kota Yogyakarta juga mengeluarkan surat edaran yang melarang masyarakat membersihkan atau membuang kotoran jeroan kurban di aliran sungai setelah penyembelihan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, Sukidi, mengatakan kotoran kurban tidak diperbolehkan dibuang di sungai atau di tempat lain. 

Pemerintah Kota Yogyakarta sudah membuat ketentuan, pemotongan hewan kurban bisa dilaksanakan di rumah pemotongan hewan dan bisa diselenggarakan di halaman masjid, mushola atau tempat manapun dengan catatan melaporkan ke Dinas Pertanian Kota Yogyakarta.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Idul Adha tahun ini tercatat sudah ada 520 tempat penyembelihan di Kota Yogyakarta. Adapun Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta juga meminta masyarakat menggunakan bahan organik seperti besek dari anyaman bambu sebagai ganti plastik untuk menyimpan daging kurban.

“Kami minta agar panitia kurban dapat mengelola sampah non organik seminimal mungkin,” kata Kepala Seksi Bimas Islam, Kantor Kemenag Kota Yogyakarta, Saeful Anwar.

Selain itu, Kemenag Kota Yogyakarta juga meminta masyarakat tidak menggunakan alas sekali pakai saat shalat id. “Kami imbau untuk shalat id membawa alas dari tikar dan sajadah bukan koran bekas,” ujarnya.

Data Kemenag Kota Yogyakarta, ada sedikitnya 195 titik lokasi pelaksanaan shalat Idul Adha dengan ribuan jemaah. Oleh sebab itu, Kemenag Kota Yogya mendorong masyarakat bisa menyikapi Hari Raya Idul Adha tahun ini dengan bijak terhadap sampah.

Pilihan editor: Tumpukan Sampah Yogyakarta Merangsek ke Pusat Kota, Pemda Manfaatkan Celah TPA Piyungan

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Revitalisasi Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta Rampung, Ini Tarifnya Sekarang

59 menit lalu

Suasana Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta di malam hari. Tempo/Pribadi Wicaksono
Revitalisasi Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta Rampung, Ini Tarifnya Sekarang

Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta telah selesai direvitalisasi selama tiga bulan terakhir, dari April hingga Juni 2024 lalu.


Jakarta Ingin Bangun Pulau Sampah di Kepulauan Seribu, KLHK Sarankan Hanya Tampung Residu

9 jam lalu

Petugas pemadam kebakaran melakukan proses pendinginan TPST (Tempat Pembuangan Sampah Terpadu) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, Minggu 29 Oktober 2023. Menurut penuturan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta luas TPST zona 2 yang terdampak 2 sampai dengan 3 hektar dan proses pendinginan masih berlangsung hingga malam hari ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah
Jakarta Ingin Bangun Pulau Sampah di Kepulauan Seribu, KLHK Sarankan Hanya Tampung Residu

Jakarta tidak lagi memiliki lahan untuk dijadikan lokasi pembuangan sampah dalam 10 tahun ke depan.


Demo PKL Malioboro Berakhir Ricuh, Begini Aturan Relokasi PKL di Sekitar Kawasan Malioboro

10 jam lalu

Para PKL Malioboro menggelar aksi sembari berjualan di balik pagar Teras Malioboro 2 akibat penutupan pagar area itu oleh petugas UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya (PKCB) Kota Yogyakarta Sabtu petang (13/7). Penutupan itu dilakukan untuk mencegah para PKL kembali berjualan di selasar pedestrian Malioboro. Tempo/Pribadi Wicaksono
Demo PKL Malioboro Berakhir Ricuh, Begini Aturan Relokasi PKL di Sekitar Kawasan Malioboro

Relokasi PKL di sekitar kawasan Malioboro telah ditetapkan. PKL Malioboro melakukan aksi demo yang berakhir ricuh.


Bentrok PKL Malioboro dan Satpol PP Buntut Relokasi, Berikut Kilas Balik Relokasi PKL Malioboro dan Kata Sultan HB X

11 jam lalu

Para PKL Malioboro menggelar aksi sembari berjualan di balik pagar Teras Malioboro 2 akibat penutupan pagar area itu oleh petugas UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya (PKCB) Kota Yogyakarta Sabtu petang (13/7). Penutupan itu dilakukan untuk mencegah para PKL kembali berjualan di selasar pedestrian Malioboro. Tempo/Pribadi Wicaksono
Bentrok PKL Malioboro dan Satpol PP Buntut Relokasi, Berikut Kilas Balik Relokasi PKL Malioboro dan Kata Sultan HB X

Demo PKL Malioboro akhir pekan lalu berakhir ricuh, apa tuntutannya? Berikut kilas balik relokasi PKL Malioboro.


Sultan HB X Menanggapi Aksi Protes Pedagang Teras Malioboro atas Rencana Relokasi 2025

14 jam lalu

Para PKL Malioboro menggelar aksi sembari berjualan di balik pagar Teras Malioboro 2 akibat penutupan pagar area itu oleh petugas UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya (PKCB) Kota Yogyakarta Sabtu petang (13/7). Penutupan itu dilakukan untuk mencegah para PKL kembali berjualan di selasar pedestrian Malioboro. Tempo/Pribadi Wicaksono
Sultan HB X Menanggapi Aksi Protes Pedagang Teras Malioboro atas Rencana Relokasi 2025

Teras Malioboro 2 akan digunakan untuk membangun museum modern Jogja Planning Gallery. Pedagang kaki lima dipindahkan.


Aksi Doa Bersama Pedagang Teras Malioboro setelah Ricuh

1 hari lalu

Para PKL Malioboro Yogyakarta menggelar doa bersama pasca kericuhan, Minggu (14/7). Tempo/Pribadi Wicaksono
Aksi Doa Bersama Pedagang Teras Malioboro setelah Ricuh

Sejak kawasan Malioboro mulai direvitalisasi pada medio 2020, sejumlah kebijakan dibuat termasuk pendataan pedagang kaki lima.


Depok Ungkap Kesepakatan Terkini di TPPAS Lulut-Nambo: Operasional Akhir Juli, 50 Ton Dulu untuk 4 Daerah

1 hari lalu

Foto udara Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Lulut Nambo yang belum beroperasi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat 17 Mei 2024. Percepatan operasional TPPAS Lulut Nambo yang ditargetkan mampu mengolah 2.300 ton sampah perhari itu merupakan kepentingan lintas kabupaten/kota untuk  melayani empat wilayah lintas provinsi, yakni Kota/Kabupaten Bogor serta Kota Depok (Jawa Barat), dan Kota Tangerang Selatan (Banten) dan akan beroperasi pada Juni 2024 mendatang. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya
Depok Ungkap Kesepakatan Terkini di TPPAS Lulut-Nambo: Operasional Akhir Juli, 50 Ton Dulu untuk 4 Daerah

Dari kesepakatan kapasitas awal tersebut, Depok hanya dapat jatah 5 ton. Kapasitas TPPAS Lulut-Nambo perencanaannya sampai 2.300 ton per hari.


Siapkan Baju Hangat, Yogyakarta Mulai Masa Bediding Pertengahan Juli Ini

1 hari lalu

Prajurit Bregada berjaga saat Nyepi di Candi Prambanan Yogyakarta Senin, 11 Maret 2023. Tempo/Pribadi Wicaksono
Siapkan Baju Hangat, Yogyakarta Mulai Masa Bediding Pertengahan Juli Ini

Saat masa bediding, suhu minimum di wilayah Yogyakarta sebesar 17 derajat Celcius seperti yang terjadi pada Agustus 2018


Penjual Bakpia di Yogyakarta Bisa Jual Ribuan Dus Sehari selama Musim Libur Sekolah

1 hari lalu

Tumpukan bakpia siap jual usai diproduksi di Yogyakarta. Tempo/Pribadi Wicaksono
Penjual Bakpia di Yogyakarta Bisa Jual Ribuan Dus Sehari selama Musim Libur Sekolah

Salah satu gerai oleh-oleh yang laris manis adalah Bakpia Jogja Kembali, rasanya yang tak terlalu manis disukai wisatawan dari luar Yogyakarta.


Ricuh Demo PKL Malioboro, LBH Yogyakarta: Akumulasi Kekecewaan Relokasi Sepihak

2 hari lalu

Aksi demo PKL Malioboro dan petugas UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya (PKCB) Kota Yogyakarta diwarnai kericuhan pasca penutupan pagar Teras Malioboro Sabtu petang, 13 Juli 2024. Tempo/Pribadi Wicaksono
Ricuh Demo PKL Malioboro, LBH Yogyakarta: Akumulasi Kekecewaan Relokasi Sepihak

PKL Teras Malioboro 2 Kota Yogyakarta terlibat kericuhan dengan petugas pecah pada Sabtu petang, 13 Juli 2024.