Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Jepang Targetkan 60 Juta Kunjungan Wisatawan Asing di Tengah Masalah Overtourism

Reporter

Editor

Mila Novita

image-gnews
Wisatawan mengambil foto Gunung Fuji yang muncul di sebuah toko serba ada di kota Fujikawaguchiko, prefektur Yamanashi, Jepang 28 April 2024. Kyodo via REUTERS
Wisatawan mengambil foto Gunung Fuji yang muncul di sebuah toko serba ada di kota Fujikawaguchiko, prefektur Yamanashi, Jepang 28 April 2024. Kyodo via REUTERS
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Jepang menambah target kunjungan wisatawan asing menjadi 60 juta turis per tahun. Angka ini dua kali lipat dari target sebelumnya. Kepala badan pariwisata Jepang mengatakan jumlah tersebut masih dapat dicapai meskipun ada kekhawatiran mengenai pariwisata yang berlebihan atau overtourism.

Tahun lalu, Jepang menarik lebih dari 25 juta wisatawan dari luar negeri, setelah mereka mencabut pembatasan kunjungan di era pandemi. Kunjungan terbesar berasal dari negara-negara seperti Korea Selatan, Singapura, dan Amerika Serikat.

Promosi Tempat-tempat yang Kurang Populer

Ichiro Takahashi, kepala badan pariwisata Jepang, mengakui target yang diumumkan sebelumnya sebesar 60 juta wisatawan masih sulit, namun menekankan bahwa target tersebut masih dalam kemungkinan.

“Ini adalah angka yang bisa kita capai dengan melakukan upaya yang tepat,” kata Takahashi dalam sebuah pengarahan di Tokyo.

“Masih banyak tempat-tempat yang kurang dikenal di Jepang yang belum dijelajahi oleh wisatawan dari luar negeri – saya yakin Jepang memiliki sumber daya pariwisata yang tak terbatas,” kata Takahashi.

Kekhawatiran Overtourism

Lebih dari tiga juta wisatawan asing mengunjungi Jepang selama tiga bulan berturut-turut, menurut statistik pemerintah yang dirilis pada Rabu, 19 Juni 2024.

Namun masuknya wisatawan ke Jepang telah memicu kembali kekhawatiran mengenai overtourism dalam beberapa bulan terakhir. Banyak penduduk lokal mengeluhkan perilaku turis yang terkadang sulit diatur dan melakukan pelanggaran etika.

Kota Himeji, di bagian barat Jepang, merupakan salah satu pemerintah daerah terbaru yang mengungkapkan rasa frustrasinya. Pemerintah kota yang terkenal dengan Kastil Himeji sedang mempertimbangkan untuk menarik biaya masuk situs Warisan Dunia bagi wisatawan asing empat kali lebih mahal dibandingkan biaya masuk bagi penduduk lokal, menurut laporan media lokal.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

“Struktur kayu akan rusak dan rapuh setelah banyak orang naik dan turun,” kata Wali Kota Hideyasu Kiyomoto kepada media Jepang, seraya menekankan perlunya mengurangi pariwisata yang berlebihan.

Warga lokal yang menggunakan kastil sebagai pusat komunitas tidak boleh dikenakan biaya yang sama dengan orang yang hanya datang ke sini sekali dalam 10 tahun untuk tujuan wisata.

Overtourism di Gunung Fuji

Titik rawan lain seputar overtourisme adalah Gunung Fuji. Pihak berwenang memasang gerbang pengendali massa baru pada Senin di sepanjang jalur populernya.

Bulan lalu, sebuah kota di Jepang dengan sengaja menghalangi pemandangan gunung berapi dengan layar hitam besar. Tujuannya adalah menghalangi wisatawan berebut mengambil foto gunung tertinggi di negara tersebut. 

VN EXPRESS | ECONOMIC TIMES

Pilihan Editor: Wisatawan Australia Paling Banyak Mengeluarkan Uang untuk Hiburan Malam

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Motif WNI Merampok Wanita di Jepang: Butuh Uang

11 jam lalu

Ilustrasi begal / penyerangan dengan senjata tajam pisau / klitih / perampokan. Shutterstock
Motif WNI Merampok Wanita di Jepang: Butuh Uang

WNI di Jepang merampok dan memukul wanita di Jepang. Tersangka mengambil uang korban sebesar 600 Yen atau sekitar Rp 62.000.


Kementerian Luar Negeri Benarkan Ada WNI di Jepang Terlibat Penyerangan dan Perampokan

1 hari lalu

Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri RI Judha Nugraha. Sumber: dokumen Kementerian Luar Negeri
Kementerian Luar Negeri Benarkan Ada WNI di Jepang Terlibat Penyerangan dan Perampokan

WNI atas nama Rohmat Hidayat terkonfirmasi terlibat penyerangan dan perampokan seorang perempuan di Jepang.


Aksi Protes Overtourism, Kontak Kunci Apartemen di Sevilla Spanyol Dilumuri Kotoran

1 hari lalu

Sevilla, Spanyol (Pixabay)
Aksi Protes Overtourism, Kontak Kunci Apartemen di Sevilla Spanyol Dilumuri Kotoran

Seville bukan satu-satunya kota di Spanyol yang berjuang melawan overtourism. Warga Barcelona juga protes pariwisata massal.


Jepang akan Pinjamkan Rp53,3 T ke Ukraina dari Aset Rusia yang Dibekukan

1 hari lalu

Presiden AS Joe Biden, Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida dan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol menghadiri sesi foto pada hari pertemuan trilateral selama KTT G7 di Grand Prince Hotel di Hiroshima, Jepang, 21 Mei 2023. REUTERS/Jonathan Ernst
Jepang akan Pinjamkan Rp53,3 T ke Ukraina dari Aset Rusia yang Dibekukan

Jepang akan memberikan pinjaman sebesar US$3,3 miliar atau Rp53,3 T kepada Ukraina dengan menggunakan bunga dari aset-aset Rusia yang dibekukan


Venesia Berencana Menaikkan Pajak Turis Harian Tahun 2025

2 hari lalu

Gondola di Kanal Venesia (Pixabay)
Venesia Berencana Menaikkan Pajak Turis Harian Tahun 2025

Venesia baru saja memberlakukan pajak wisatawan harian selama April-Juli 2024, dan berencana menaikkan besarannya tahun depan


Bantuan AI, Penyedia Video Tutorial Beragam Bahasa Pekerja Asing di Jepang

3 hari lalu

Ilustrasi Kecerdasan Buatan (Yandex)
Bantuan AI, Penyedia Video Tutorial Beragam Bahasa Pekerja Asing di Jepang

Layanan AI ini menyediakan video tutorial multibahasa yang dianggap berguna untuk memudahkan para pekerja asing di Jepang


Gunung Fuji Buka Musim Pendakian, Tiga Pendaki Tewas dalam Dua Hari

4 hari lalu

Gunung Fuji Jepang (Pixabay)
Gunung Fuji Buka Musim Pendakian, Tiga Pendaki Tewas dalam Dua Hari

Cuaca buruk di dekat puncak Gunung Fuji menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap insiden ini.


Afrika Selatan Disebut Negara Paling Ramah di Dunia, Bikin Wisatawan Merasa Nyaman

4 hari lalu

Ikan paus sangat mudah ditemui di sekitar perairan laut Cape Town, Afrika Selatan. Bahkan dijadikan atraksi wisata di Afrika Selatan, kejadian penyerangan ikan paus terhadap manusia sempat beberapa kali terjadi, ikan paus sempat tercatat beberapa kali menabrak kapal wisatawan. JENNIFER BRUCE/Getty Images
Afrika Selatan Disebut Negara Paling Ramah di Dunia, Bikin Wisatawan Merasa Nyaman

Dinobatkan sebagai negara paling ramah, masyarakat Afrika Selatan senang bersosialisasi dan bercanda, membantu wisatawan merasa nyaman.


Terlibat Banyak Skandal, Jepang Copot Sejumlah Pejabat Pertahanan

5 hari lalu

Komandan Shingo Nashinoki, dan prajurit Brigade Penyebaran Cepat Amfibi (ARDB) Pasukan Bela Diri Darat Jepang, unit marinir pertama Jepang sejak Perang Dunia Kedua, ikut serta dalam latihan militer seperti yang diamati oleh Marinir A.S., di dekat pulau Irisuna yang tidak berpenghuni ke Okinawa, Jepang, 15 November 2023. REUTERS/Issei Kato
Terlibat Banyak Skandal, Jepang Copot Sejumlah Pejabat Pertahanan

Jepang pada Jumat memecat dan menskors sejumlah pejabat pasukan pertahanan karena berbagai masalah termasuk kesalahan penanganan informasi sensitif


11 Rekomendasi Oleh-oleh Snack dari Jepang, Cokelat hingga Rice Crackers

6 hari lalu

Taiyaki, kue kering Jepang berbentuk ikan yang diisi dengan cokelat, custard, atau pasta kacang merah (Pixabay)
11 Rekomendasi Oleh-oleh Snack dari Jepang, Cokelat hingga Rice Crackers

Bukan hanya elektronik dan kosmetik, makanan kecil atau snack Jepang kuga terkenal dengan rasanya yang enak dan unik.