Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

7 Tempat Terbaik untuk Tinggal di Indonesia, Solo Termasuk

Reporter

Editor

Laili Ira

image-gnews
Pada tahun 2022 IAP merilis 7 tempat terbaik untuk tinggal di Indonesia yang didasarkan pada survei persepsi warga. Ini daftarnya. Foto: Canva
Pada tahun 2022 IAP merilis 7 tempat terbaik untuk tinggal di Indonesia yang didasarkan pada survei persepsi warga. Ini daftarnya. Foto: Canva
Iklan

TEMPO.CO, JakartaTempat tinggal terbaik di Indonesia dapat dinilai dari beberapa hal seperti fasilitas umum, tempat peribadatan, air bersih, pendidikan, pelayanan kesehatan, transportasi, dan banyak lagi.

Di Indonesia, badan yang melakukan penelitian tentang kota paling layak huni adalah Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (IAP).

Hasilnya, pada tahun 2022 IAP merilis 7 tempat terbaik untuk tinggal di Indonesia yang didasarkan pada survei persepsi warga terkait 28 indikator mencakup fasilitas kesehatan, ketahanan pangan, transportasi, keamanan, pengelolaan sampah hingga pelayanan pemerintah di masing-masing kota.

Lalu, apa saja kota yang dinobatkan sebagai kota layak huni dan bisa jadi tempat tinggal terbaik, berikut ini informasinya untuk Anda.

7 Tempat Terbaik untuk Tinggal di Indonesia

Di bawah ini adalah 7 kota layak huni yang merah skor Most Liveable City Index (MLCI) dengan nilai rata-rata 70-an ke atas dari skala 100 poin, di antaranya sebagai berikut.

1. Solo

Kota pertama yang dinobatkan sebagai kota paling layak huni adalah Solo. Kota yang berada di Provinsi Jawa Tengah ini meraih skor MLCI paling tinggi di antara banyaknyanya kota di Indonesia, yakni 77,1.

Solo memiliki infrastruktur yang baik, tata ruang yang tertata dan berbagai fasilitas kota yang memadai untuk warganya.

Tak hanya dari segi infrastruktur, Solo juga memiliki keindahan alam yang tak kalah menarik lengkap dengan warisan budaya yang kaya.

Jika Anda sedang mencari kota yang nyaman untuk ditinggali, maka Solo dapat menjadi salah satu pilihan.

2. Yogyakarta

Kota paling layak selanjutnya adalah Yogyakarta. Kota yang juga dikenal sebagai kota pelajar ini mendapatkan skor MLCI yang hanya berbeda sedikit dari Solo, yakni 75,3.

Yogyakarta masih sangat kental dengan budayanya, karena di kota ini berdiri Keraton Yogyakarta, istana kerajaan yang masih aktif.

Untuk urusan kuliner, Yogyakarta juga dapat diandalkan. Terdapat beberapa macam makanan khas seperti gudeg, nasi kucing dan sate klathak.

Kota pendidikan sekaligus kota budaya ini bisa masuk di daftar pilihan kota yang nyaman untuk ditinggali.

3. Cirebon

Di posisi 3 ada kota Cirebon dengan skor MLCI 74,4 dan menjadi salah satu kota paling layak huni di Indonesia.

Cirebon memiliki potensi sumber daya kelautan, khusus udang vaname yang menjadi komoditas ekspor utama.

Kota ini juga terkenal dengan kuliner khasnya seperti nasi jamblang, empal gentong, tahu gejrot dan mie koclok.

Sebagai kota paling layak huni ketiga di Indonesia, Anda akan nyaman berada di kota dengan julukan Kota Udang tersebut.

4. Magelang

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Selanjutnya kota paling layak huni keempat adalah Magelang dengan skor MLCI, yakni 73,4.

Kota yang masih berada di Provinsi Jawa Tengah ini memiliki tempat peninggalan sejarah seperti Candi Borobudur, Candi Mendut, Candi Pawon, Mesum Pangeran Diponegoro dan Mesum Nasional Karmawibhangga yang sering dijadikan destinasi wisata.

Selain berwisata di Magelang, Anda juga bisa mempetimbangkan tinggal di sana karena predikatnya seagai kota layak huni.

5. Semarang

Di posisi 5 kota paling layak huni di tempati oleh ibu Kota Provinsi Jawa Tengah, yakni Semarang dengan skor MLCI, yakni 73,3.

Semarang menjadi pusat perekonomian dan industri modern seperti pelabuhan, bandara, jalan tol, pusat perbelanjaan dan gedung-gedung tinggi.

Jika Anda mencari tempat tinggal dengan suasana kota modern dan layak huni, maka Semarang dapat menjadi pilihan.

6. Kediri

Kota paling layak huni selanjutnya di posisi 6 adalah Kediri dengan skor MLCI, yakni 72,5.

Kota yang berada di Provinsi Jawa Timur ini memiliki sejumlah destinasi wisata, seperti Air Terjun Dolo-Dolo, Agro Park hingga wisata sejarah seperti Museum Rekor Indonesia (MURI) dan Museum Kereta Api Kediri.

Selain wisata, Kediri juga memiliki kuliner khas seperti soto, pecel tumpang, tahu takwa dan banyak lagi.

7. Mataram

Satu lagi kota paling layak huni di Indonesia yang menduduki peringkat 7 adalah Mataram dengan skor MLCI, yakni 72,2.

Kota yang berada di Provinsi Nusa Tenggara Barat ini merupakan kota terbesar di Pulau Lombok.

Bagi Anda yang sedang mencari kota layak huni lengkap dengan keindahan alamnya yang memukau, maka Mataram dapat menjadi pilihan yang tepat.

Demikianlah informasi mengenai 7 kota layak huni di Indonesia yang cocok jadi tempat tinggal terbaik. Semoga bermanfaat, ya.

AULIA ULVA

Pilihan Editor: Ini Destinasi Wisata Menarik Searah Perjalanan Menuju Yogyakarta

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Mengapa Tusuk Sate Klathak Harus dengan Jeruji Sepeda?

2 jam lalu

Mudik ke Jogja rasanya kurang lengkap jika belum menikmati rasa sate klathak yang khas/Foto: Cantika
Mengapa Tusuk Sate Klathak Harus dengan Jeruji Sepeda?

Sate Klathak, kuliner khas Bantul Yogyakarta ini memiliki sejumlah keunikan yang membedakannya dari berbagai jenis sate lain di Indonesia.


Tim Kuasa Hukum 6 Terpidana Pembunuhan Vina Mengadu ke Ditjenpas karena Dihalangi Bertemu Kliennya

2 jam lalu

Tim kuasa hukum enam terpidana kasus Vina tiba di Komnas HAM, Rabu, 19 Juni 2024. Tempo/Alpin Pulungan
Tim Kuasa Hukum 6 Terpidana Pembunuhan Vina Mengadu ke Ditjenpas karena Dihalangi Bertemu Kliennya

Tim kuasa hukum enam terpidana kasus pembunuhan Vina dan Eky mendatangi kantor Ditjen Pas untuk menyampaikan keberatan.


Kuasa Hukum Pegi Bakal Laporkan Penyidik Polda Jawa Barat ke Divisi Propam Polri

4 jam lalu

Petugas Kepolisian menggiring tersangka kasus pembunuhan Pegi Setiawan untuk dihadirkan pada konferensi pers yang digelar di Gedung Ditreskrimum Polda Jabar, Bandung, Jawa Barat, Minggu 26 Mei 2024. Polda Jabar berhasil menangkap Pegi Setiawan alias perong atas dugaan kasus pembunuhan Vina Dewi Arsita dan Muhammad Rizky yang terjadi di Cirebon pada tahun 2015 silam. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi
Kuasa Hukum Pegi Bakal Laporkan Penyidik Polda Jawa Barat ke Divisi Propam Polri

Ada unggahan Facebook Pegi yang diduga dihapus penyidik padahal menguntungkan Pegi dalam kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon.


7 Destinasi Wisata Sejarah Cirebon, Keraton hingga Ziarah ke Makam Sunan Gunung Jati

8 jam lalu

Peziarah di makam Sunan Gunung Jati di bukit Astana Gunung Sembung di hari pertama Lebaran, Senin, 2 Mei 2022. TEMPO/Abdi Purmono
7 Destinasi Wisata Sejarah Cirebon, Keraton hingga Ziarah ke Makam Sunan Gunung Jati

Cirebon kaya dengan destinasi wisata, terutama wisata sejarah. Berikut adalah 7 destinasi tersebut antara lain Makam Sunan Gunung Jati.


7 Destinasi Wisata Terpopuler di Cirebon, Telaga remis sampai Wisata Kera Plangon

10 jam lalu

Wisata Bahari Kejawanan Cirebon (Instagram/@wbkejawanan)
7 Destinasi Wisata Terpopuler di Cirebon, Telaga remis sampai Wisata Kera Plangon

Destinasi wisata di Cirebon tidak hanya wisata religi dan sejarah, namun banyak juga wisata populer yang patut dikunjungi. Ini daftarnya.


Idul Adha Selesai, Wisata Kedhaton Keraton Yogyakarta Buka Kembali Hari Ini

10 jam lalu

Bangsal Kencana di area Kedhaton Keraton Yogyakarta. Dok. Keraton Jogja
Idul Adha Selesai, Wisata Kedhaton Keraton Yogyakarta Buka Kembali Hari Ini

Rampungnya rangkaian perayaan Idul Adha akan diikuti dengan pembukaan secara normal kembali wisata Keraton Yogyakarta.


Catat Jadwal Kereta Tambahan di Masa Libur Sekolah ke Berbagai Tujuan dari Jakarta

20 jam lalu

Penumpang kereta api berjalan di dalam gerbong Kereta Api Singasari, di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Senin, 19 Desember 2022. PT KAI Daop 1 Jakarta telah menyiapkan 20 Kereta tambahan per hari dari Stasiun Senen dan Gambir karena diproyeksikan jumlah penumpang kereta api di DAOP 1 Jakarta pada libur Natal 2022 dan Tahun Baru akan mengalami kenaikan 10 persen dibanding 2021. ANTARA/Muhammad Adimaja
Catat Jadwal Kereta Tambahan di Masa Libur Sekolah ke Berbagai Tujuan dari Jakarta

Kereta tambahan akan melayani penumpang yang akan berlibur ke luar Jakarta, seperti Yogyakarta.


ArtJog 2024 Digelar Akhir Juni Ini, PHRI Yogyakarta : Okupansi Pasti Naik

22 jam lalu

ARTJOG 2018 (Shinta Maharani, Kores Yogyakarta)
ArtJog 2024 Digelar Akhir Juni Ini, PHRI Yogyakarta : Okupansi Pasti Naik

Lima tahun terakhir, ada 10 hotel di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman yang bekerja sama dengan penyelenggara ArtJog.


Ribuan Warga Padati Tradisi Grebeg Besar Idul Adha di Yogyakarta

23 jam lalu

Sejumlah Abdi Dalem Keraton Yogyakarta membagikan gunungan saat Grebeg Besar di Masjid Kauman, Yogyakarta, Selasa 18 Juni 2024. Tradisi Grebeg Besar Keraton Yogyakarta merupakan rangkaian perayaan Idul Adha 1445 H sebagai simbol sedekah raja kepada rakyatnya sekaligus wujud rasa syukur kepada Tuhan. ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah
Ribuan Warga Padati Tradisi Grebeg Besar Idul Adha di Yogyakarta

Gunungan Grebeg Besar yang dikeluarkan Keraton Yogyakarta tak lagi diperebutkan, melainkan dibagikan oleh abdi dalem kepada masyarakat.


TNI AL Lanal Yogyakarta Gagalkan Penyelundupan 5.605 Ekor Benih Bening Lobster

1 hari lalu

TNI AL menggagalkan upaya penyelundupan Benih Bening Lobster (BBL) dan menangkap terduga pelaku penyelundupan bertempat di Desa Karangweni, Kab. Kulonprogo, Prov. DI Yogyakarta.
TNI AL Lanal Yogyakarta Gagalkan Penyelundupan 5.605 Ekor Benih Bening Lobster

Penyelundupan 5.605 Ekor Benih Bening Lobster digagalkan. Komandan Lanal Yogyakarta Kolonel TNI AL Devi Erlita menyampaikan kronologi kejadiannya.