Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Clarke Quay Hadir dengan Wajah Baru Destinasi Hiburan Siang dan Malam di Singapura

Reporter

Editor

Yunia Pratiwi

image-gnews
Clarke Quay Singapura. Instagram.com/@clarkequaysg
Clarke Quay Singapura. Instagram.com/@clarkequaysg
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Clarke Quay kawasan hiburan tepi sungai di Singapura kini tampil dengan wajah baru. Identik dengan destinasi hiburan malam, sekarang bisa dikunjungi mulai dari siang hari dengan tambahan atraksi baru. 

Clarke Quay merupakan dermaga tepi sungai bersejarah di Singapura, yang terletak di dalam Kawasan Perencanaan Sungai Singapura.  Dermaga ini terletak di hulu muara Singapore River dan Boat Quay.

Sekitar tahun 1800-an, kawasan ini merupakan salah satu pusat perdagangan. Di mana kapal tongkang mengangkut barang ke hulu untuk disimpan. Saat ini, gudang-gudang tersebut telah dipugar dan dicat warna-warni, sehingga menjadi salah satu tempat untuk foto. 

Tak hanya itu, Clarke Quay juga menjadi salah satu pusat kuliner dan hiburan di Singapura. Seluruh area diubah menjadi kawasan pejalan kaki terbuka yang dipenuhi dengan restoran, bar, dan klub. Mulai akhir April lalu kawasan ini dibuka kembali dengan konsep baru.

Dari kawasan hiburan malam jadi destinasi siang dan malam

Tony Tan, Chief Executive manajemen CapitaLand Integrated Commercial Trust (CICT), berharap perubahan dari kawasan hiburan malam menjadi destinasi hiburan siang dan malam akan meningkatkan daya tarik Clarke Quay. Ada 60 konsep kuliner, ritel, dan gaya hidup yang beragam, dengan tiga zona berbeda: The Riverfront, The Warehouses, dan The Circuit.

“Kami yakin bahwa penawaran yang diperbarui dan penempatan yang aktif akan memikat hati semua pengunjung baik penduduk lokal maupun wisatawan,” kata Tan. 

Atraksi baru Clarke Quay

Clarke Quay kini menawarkan restoran dan kafe dengan berbagai selera dan anggaran. Menurut laporan The Strait, restoran dan kafe yang buka termasuk SG Hawker yang buka 24 jam, Fei Siong Group, hingga restoran Meksiko, Senor Taco, yang buka hingga jam 3 dini hari. 

Faripice Finest juga menghadirkan gerai ke-40 di Clarke Quay. Selain supermarket, juga menawarkan hidangan warisan budaya yang merayakan sejarah Clarke Quay. Ternasuk bar dengan koktail pilihan khusus yang dipadukan dengan cita rasa lokal

Atraksi hiburan lainnya 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Tidak hanya menghadirkan pengalaman kuliner, Clarke Quay juga menawarkan pengalaman lainnya. Salah satunya Swee Lee, ruang multifungsi yang dilengkapi dengan bar, kafe, stasiun mendengarkan vinil, sudut kreasi musik, dan tempat pertunjukan.

Pelancong juga dapat membawa hewa peliharaannya mengelilingi Clarke Quay. Kawasan ini dilengkapi dengan tempat hidrasi hewan peliharaan, tempat sampah, zona parkir hewan peliharaan, dan delapan ruang khusus ramah hewan peliharaan, yang ditandai dengan logo untuk memudahkan identifikasi.

Ada juga restoran yang menyediakan makanan hewan peliharaan. Di Chupitos misalnya, anjing atau kucing peliharaan dapat menikmati minuman yang dibuat khusus dengan bahan-bahan seperti bubur labu dan kaldu tulang.

Kedepannya, kawasan ini juga akan menghadirkan fasilitasn untuk pelatihan reformer pilates, kickboxing, dan EMS. Termasuk konsep hiburan live bernama Pulse, yang diluncurkan pada bulan Juni. 

TRAVEL LEISURE ASIA | CONDE NAST TRAVELER

Pilihan editor: Menjelajahi Clarke Quay di Singapura, Dulu Jalur Perdagangan Kini Pusat Kehidupan Malam

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Pantai di Pulau Sentosa Singapura Tutup akibat Tumpahan Minyak

3 hari lalu

Pemandangan pantai Siloso di Sentosa Island, Singapura, 4 Juni 2018. Sentosa Island menyimpan sejarah kelam tentang pembajakan, pertumpahan darah, dan perang. Sentosa dikenal pada waktu itu sebagai Pulau Blakang Mati-mengacu pada reputasi bajak lautnya yang kejam. REUTERS/Edgar Su
Pantai di Pulau Sentosa Singapura Tutup akibat Tumpahan Minyak

Tiga pantai populer di Pulau Sentosa, Tanjong, Palawan, dan Siloso, sementara ditutup untuk pembersihan.


Top 3 Dunia: Asal-Usul Suku Bajo, Jemaah Haji dan Diplomat Singapura

6 hari lalu

Foto udara ribuan perahu berada di perairan wanci saat deklarasi perlindungan dan pengelolaan cagar biosfer di Pelabuhan Pangulu Belo, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Rabu 1 Mei 2024. Ratusan perahu kayu nelayan suku bajou dan seni bela diri serta tarian khas suku bajau di pertunjukan saat deklarasi suku Bajau dalam melindungi dan mengelola cagar biosfer di Wakatobi yang dihadiri 9 negara. ANTARA FOTO/Andry Denisah
Top 3 Dunia: Asal-Usul Suku Bajo, Jemaah Haji dan Diplomat Singapura

Berita Top 3 Dunia pada Kamis 13 Juni 2024 diawali oleh kisah tentang asal usul Suku Bajo yang diusir Malaysia.


Belum Ada Investor Asing Masuk IKN, Presiden Jokowi Dulu Sebut Ada Ratusan Investor yang Antre

6 hari lalu

Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers usai meninjau lokasi Upacara HUT ke-79 RI di IKN, Kalimantan Timur, Rabu 5 Juni 2024. ANTARA/Dokumentasi Pribadi
Belum Ada Investor Asing Masuk IKN, Presiden Jokowi Dulu Sebut Ada Ratusan Investor yang Antre

Presiden Jokowi sempat mengungkapkan bahwa ada ratusan investor asing yang antre untuk masuk ke proyek IKN.


Diplomat Singapura Dituduh Merekam Bocah Laki-laki di Pemandian Umum Jepang

6 hari lalu

Warga membersihkan tubuh di tempat pemandian umum yang disebut `sento` di Tokyo, Jepang, 5 Oktober 2015. Pada tahun 1960, ada lebih dari 2.600 tempat pemandian umum di Tokyo, karena di rumah warga jarang ada yang memiliki kamar mandi sendiri. REUTERS/Issei Kato
Diplomat Singapura Dituduh Merekam Bocah Laki-laki di Pemandian Umum Jepang

Seorang diplomat Singapura dituduh merekam bocah berusia 13 tahun di Jepang yang sedang mandi.


Harun Masiku Sempat Bolak-Balik Jakarta-Singapura tapi Tak Pernah Tertangkap

7 hari lalu

Harun Masiku ditetapkan sebagai tersangka kasus suap terhadap Komisioner KPU Wahyu Setiawan pada Januari 2020 lalu. Tim penyidik KPK terakhir kali mendeteksi keberadaan Harun Masiku di sekitar Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK). Tim gagal menangkap lantaran dia diduga ditahan oleh sejumlah anggota kepolisian. Terhitung sejak 30 Juli 2021 lalu, Harun kemudian menjadi buronan internasional. Tak tanggung-tanggung, Interpol bahkan telah menerbitkan red notice untuk Harun Masiku. Facebook
Harun Masiku Sempat Bolak-Balik Jakarta-Singapura tapi Tak Pernah Tertangkap

Harun Masiku jadi buron usai lolos dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Rabu, 8 Januari 2020.


Tiket Feri Batam - Singapura Mahal Rugikan Sektor Pariwisata, KPPU Minta Kemenhub Turun Tangan

7 hari lalu

Kapal ferry menuju Singapura dari Batam. TEMPO/ Yogi Eka Sahputra
Tiket Feri Batam - Singapura Mahal Rugikan Sektor Pariwisata, KPPU Minta Kemenhub Turun Tangan

Harga tiket feri Batam - Singapura ataupun sebaliknya melonjak sejak 2022 atau setelah pandemi, Rp760.000 untuk WNI dan Rp915.000 untuk WNA.


Tiket Feri Batam - Singapura Mahal, KPPU Masih Kumpulkan Bukti Dugaan Kartel

8 hari lalu

Kapal feri Batam-Singapura Batam Fast melintas di perairan Singapura. TEMPO/Yogi Eka Sahputra
Tiket Feri Batam - Singapura Mahal, KPPU Masih Kumpulkan Bukti Dugaan Kartel

Harga tiket feri Batam - Singapura ataupun sebaliknya melonjak sejak tahun 2022 atau setelah pandemi.


Bawa Pistol Air Mainan Anak, Sekeluarga Ditahan di Bandara Changi Singapura

8 hari lalu

Jewel Bandara Changi Singapura (TEMPO/Mila Novita)
Bawa Pistol Air Mainan Anak, Sekeluarga Ditahan di Bandara Changi Singapura

Mainan dan replika senjata, termasuk pistol air, terdaftar sebagai barang yang dikontrol di Singapura.


Wisatawan Ditahan di Bandara Changi Singapura karena Bawa Uang Tunai Rp905 Juta

8 hari lalu

Turis berfoto di sebelah patung singa Merlion di kawasan pusat bisnis Singapura 6 Februari 2015. [REUTERS / Edgar Su]
Wisatawan Ditahan di Bandara Changi Singapura karena Bawa Uang Tunai Rp905 Juta

Singapura mengizinkan warganya atau turis asing membawa uang S$20.000 atau sekitar Rp241 juta tanpa deklarasi.


Apa Beda Tapera Indonesia dengan Tabungan Perumahan Rakyat di Singapura, Australia, Cina, dan Korea Selatan

9 hari lalu

Peserta tabungan perumahan rakyat (Tapera) membaca brosur di Kantor Pelayanan Badan Pengelola Tapera, Jakarta, Selasa 4 Juni 2024. Presiden Joko Widodo menetapkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2024 tentang perubahan atas PP Nomor 25 Tahun 2020 tentang Tapera sebagai upaya untuk meningkatkan efektivitas penyelenggaraan dan akuntabilitas pengelolaan dana Tapera. TEMPO/Tony Hartawan
Apa Beda Tapera Indonesia dengan Tabungan Perumahan Rakyat di Singapura, Australia, Cina, dan Korea Selatan

Ramai-ramai soal Tapera di Indonesia. Ini bedanya tabungan perumahan rakyat di Korea Selatan, Australia, hingga Singapura.