Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Poltekpar Lombok Sosialisasi Sustainable Tourism di Desa Wisata Karang Sidemen

image-gnews
Warga menikmati suasana sore sambil menunggu waktu berbuka puasa atau ngabuburit di Pantai Senggigi, Lombok Barat, NTB Sabtu 25 Maret 2023. Pantai Senggigi menjadi salah satu tempat favorit bagi warga Kota Mataram dan Lombok Barat untuk menikmati suasana matahari terbenam sambil menunggu waktu berbuka puasa. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi
Warga menikmati suasana sore sambil menunggu waktu berbuka puasa atau ngabuburit di Pantai Senggigi, Lombok Barat, NTB Sabtu 25 Maret 2023. Pantai Senggigi menjadi salah satu tempat favorit bagi warga Kota Mataram dan Lombok Barat untuk menikmati suasana matahari terbenam sambil menunggu waktu berbuka puasa. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi
Iklan

TEMPO.CO, Mataram - Desa Karang Sidemen, Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah, dipilih menjadi lokasi acara Familiarization Trip of Sustainability atau FAMOUS  2023. Diselenggarakan Politeknik Pariwisata Lombok, acara ini bertujuan mempromosikan sustainable tourism di Pulau Lombok.

Selama acara berlangsung, 23-25 Oktober 2025, para pelaku wisata di desa wisata di Provinsi Nusa Tenggara Barat diberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya keberlanjutan dalam sektor pariwisata. Acara ini juga mempromosikan destinasi wisata terpilih agar lebih dikenal oleh masyarakat luas atau lebih famous. 

Desa Karang Sidemen dipilih sebagai lokasi FAMOUS 2023 karena dinilai memiliki potensi besar sebagai salah satu destinasi wisata berbasis alam, budaya dan sosial kemasyarakatan. Ketiganya merupakan elemen penting dalam penerapan konsep sustainable tourism

Desa Karang Sidemen terdiri atas 14 dusun dan secara administratif merupakan salah satu wilayah di Kecamatan Batukliang Utara yang masuk ke dalam zona Aik Meneng. Zona ini terdiri dari beberapa kecamatan lainnya seperti Batukliang, Kopang, Janapria dan Pringgarata. Seluruh kawasan zona Aik Meneng merupakan kawasan wisata berbasis alam dan kearifan lokal. 

Pada 2023, Desa Karang Sidemen terpilih sebagai salah satu dari Top 300 Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI), sebuah ajang bergengsi di bidang Pariwisata yang diadakan oleh Kemenparekraf RI. 

Pengampu Mata Kuliah Aplikasi Manajemen Bisnis Perjalanan Poltekpar Lombok IAY Sari Dewi Utami Pidada menjelaskan bahwa Desa Wisata Karang Sidemen memiliki banyak destinasi wisata alam yang layak untuk dikembangkan. Beberapa di antaranya sudah cukup populer seperti Danau Biru, Hortipark, Lembah Surga, Taman Nuraksa, Air Terjun Semilir, dan Air Terjun Corong Batu. Selain itu, desa ini juga memiliki banyak produk ekraf yang siap dipasarkan, seperti kopi Kelebut, kopi Versilia, Kopi Sidemen, gula semut serta aneka kerajinan bambu dan kerajinan berbahan dasar daun pandan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Acara yang berlangsung di Base Camp Desa Wisata Karang Sidemen ini juga diikuti oleh sejumlah agen travel dan media. Selain mendapatkan pengenalan terkait potensi wisata yang dimiliki oleh Desa Karang Sidemen, para peserta juga mendapatkan kesempatan berinteraksi langsung dengan masyarakat setempat untuk memahami bagaimana keberlanjutan dapat diintegrasikan dalam kehidupan sehari-hari mereka. 

Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB, Baiq Ika Wahyu Wardhani, menyampaikan apresiasinya terhadap Poltekpar Lombok dan Desa Karang Sidemen atas upaya mereka dalam mempromosikan pariwisata yang berkelanjutan. "Acara ini dapat menjadi momentum untuk menguatkan komitmen semua pihak dalam menjaga kelestarian alam dan budaya, serta membangun pariwisata desa yang ramah lingkungan di Pulau Lombok," kata dia. 

Dia menambahkan, FAMOUS 2023 diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan di Pulau Lombok, khususnya di Desa Karang Sidemen. 

SUPRIYANTHO KHAFID

Pilihan Editor: Penglipuran di Bali Masuk Daftar Desa Wisata Terbaik UNWTO

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Deretan Jalan di Belanda dengan Nama Indonesia, Ada Munirpad, Kartinistraat, hingga Balistraat

1 hari lalu

Munirpad. Google Maps
Deretan Jalan di Belanda dengan Nama Indonesia, Ada Munirpad, Kartinistraat, hingga Balistraat

Tidak sedikit nama jalan di Belanda yang menggunakan nuansa Indonesia, baik dari tokoh maupun pulau. Lantas, apa saja nama jalan di Belanda yang bernuansa Indonesia?


Cara Menuju Perkampungan Betawi Setu Babakan dengan KRL dan TransJakarta

3 hari lalu

Sejumlah wisatawan berkunjung di kawasan Museum Betawi, Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, Srengseng Sawah, Jakarta, Ahad, 28 Juni 2020. Penglola juga membatasi san jam kunjung pada pukul 9.00-15.00 WIB dan pembatasan jumlah pengunjung sebanyak 50 persen guna meminimalisir penyebaran COVID-19. ANTARA/Aditya Pradana Putra
Cara Menuju Perkampungan Betawi Setu Babakan dengan KRL dan TransJakarta

Lokasinya yang strategis membuat Setu Babakan terhitung mudah dijangkau dengan beragam moda transportasi.


Deretan peristiwa kebakaran di Gunung Rinjani Beberapa Tahun Terakhir

4 hari lalu

Sisa-sisa kebakaran di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) di Desa Pringgasela, Kecamatan Pringgasela, Selong, Lombok Timur, NTB. ANTARA/Faisal
Deretan peristiwa kebakaran di Gunung Rinjani Beberapa Tahun Terakhir

Gunung Rinjani kembali kebakaran, lagi-lagi diduga karena kekeringan


Desa Hilisimaetano, Hadirkan Seni Budaya Nias Selatan

9 hari lalu

Lembaga Adat Desa Hilisimaetano DOK FIFIA-TEMPO
Desa Hilisimaetano, Hadirkan Seni Budaya Nias Selatan

Maniamolo Fest 2024 diselenggarakan pada 14 - 16 Juni 2024.


Sandiaga Minta Tambah Anggaran pada 2025 jadi Rp 3,05 Triliun, Untuk Apa Saja?

10 hari lalu

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno usai memgikuti rapat dengan Komisi X DPR RI, di kompleks DPR RI, Jakarta, Jumat, 9 Juni 2023. TEMPO/Tika Ayu
Sandiaga Minta Tambah Anggaran pada 2025 jadi Rp 3,05 Triliun, Untuk Apa Saja?

Menparekraf Sandiaga Uno mengusulkan tambahan anggaran untuk pagu indikatif kementeriannya tahun 2025 menjadi Rp 3,05 triliun.


197 Pemilik Penginapan di Desa Wisata Bali, Lombok, dan Magelang Ikut Airbnb Entrepreneurship Academy

12 hari lalu

Desa Wisata Carangsari, Badung, Bali (Dok. Oyo)
197 Pemilik Penginapan di Desa Wisata Bali, Lombok, dan Magelang Ikut Airbnb Entrepreneurship Academy

Program ini merupakan kerja sama Airbnb dengan Kemenparekraf untuk meningkatkan keterampilan sebagai tuan rumah dan membangun interaksi dengan turis.


WSL Nias Pro 2024 Hadirkan Ragam 'Side Events' Menarik

14 hari lalu

WSL Nias Pro 2024 Hadirkan Ragam 'Side Events' Menarik

Terdapat atraksi budaya, Malam Pesona Nias Selatan, bazaar kuliner dan UMKM, e-sport, lomba konten creator, dan lainnya


Berkemah di Tengah Hutan, Belajar Hidup di Alam Liar Lembah Datu Lombok

15 hari lalu

Lembah Datu Camping Ground. Foto: Adit R Alfath (BPPD NTB)
Berkemah di Tengah Hutan, Belajar Hidup di Alam Liar Lembah Datu Lombok

Lembah Datu Camping Ground di Lombok menawarkan sejumlah aktivitas menarik seperti jungle walk, kelas memasak, sampai rapelling.


Kemendikbudristek dan OASE KIM Selenggarakan Lokakarya Membaca Nyaring

23 hari lalu

Kemendikbudristek dan OASE KIM Selenggarakan Lokakarya Membaca Nyaring

Sinergi dalam giat kali ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional dan Hari Buku Nasional


Jelajah Lombok, Menikmati Sunrise di Bukit Mangsit Senggigi hingga Sunset di Teluk Nara

24 hari lalu

Sunset  di Pantai Malimbu, Teluk Nara, Lombok Utara. TEMPO/Supriyantho Khafid
Jelajah Lombok, Menikmati Sunrise di Bukit Mangsit Senggigi hingga Sunset di Teluk Nara

Dari Bukit Mangsit, perjalanan dilanjutkan ke Hutan Pusuk melihat monyet, dan diakhiri dengan melihat sunset di Pantai Malimbu di Lombok Utara.