Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Penglipuran di Bali Masuk Daftar Desa Wisata Terbaik UNWTO

Reporter

Editor

Mila Novita

image-gnews
Penglipuran Village Festival (PVF) diihelat saban awal Desember, festival ini menjadi daya tarik wisatawan mancanegara. Dok. Kemenparekraf
Penglipuran Village Festival (PVF) diihelat saban awal Desember, festival ini menjadi daya tarik wisatawan mancanegara. Dok. Kemenparekraf
Iklan

TEMPO.CO, JakartaOrganisasi Pariwisata Dunia (UNWTO) telah mengumumkan daftar Desa Wisata Terbaik 2023 pada Kamis, 19 October 2023. Anugerah ini merupakan penghargaan kepada desa-desa yang terdepan dalam memelihara kawasan pedesaan dan melestarikan bentang alam, keanekaragaman budaya, nilai-nilai lokal, dan tradisi kuliner.

Pada edisi ketiga ini dipilih 54 desa dari seluruh wilayah dari hampir 260 aplikasi. Sebanyak 20 desa lainnya telah bergabung dalam Program Peningkatan, dan seluruh 74 desa kini menjadi bagian dari Jaringan Desa Wisata Terbaik UNWTO. Desa-desa tersebut diberi nama pada Sidang Umum UNWTO yang berlangsung minggu ini di Samarkand, Uzbekistan.

“Pariwisata dapat menjadi kekuatan yang kuat untuk inklusivitas, memberdayakan komunitas lokal dan mendistribusikan manfaat ke seluruh wilayah,” tegas Sekretaris Jenderal UNWTO Zurab Pololikashvili. “Inisiatif ini mengakui desa-desa yang telah memanfaatkan pariwisata sebagai katalisator pembangunan dan kesejahteraan mereka.”

Desa Penglipuran Bali

Salah satu desa yang mendapatkan anugerah itu adalah Desa Penglipuran, Kabupaten Bangli, Bali. Desa ini sejak lama menjadi primadona desa wisata di Pulau Dewata. 

Sebelum masuk daftar desa terbaik UNWTO, Penglipuran dinobatkan sebagai salah satu dari tiga desa terbersih di dunia. Desa ini juga pernah menyabet penghargaan Kalpataru, ISTA (Indonesia Sustainable Tourism Award) pada 2017, dan masuk dalam Sustainable Destinations Top 100 versi Green Destinations Foundation.

Desa ini dipenuhi dengan deretan tanaman hijau dengan udara yang sejuk. Tak boleh ada kendaraan bermotor di desa ini untuk menjaga lingkungan agar bebas dari polusi. Pengunjung juga dilarang membuang sampah sembarangan. Setiap 30 meter, ada tong sampah yang disediakan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Desa ini juga menjaga tradisi dengan teguh. Tata ruang desa mengusung Konsep Tri Mandala yang digunakan turun-temurun. Konsep ini membagi tata ruang desa menjadi tiga wilayah yakni Utama Mandala, Madya Mandala, dan Nista Mandala. Utama Mandala merupakan tempat suci atau tempat para dewa, Madya Mandala permukiman penduduk, dan Nista Mandala zona khusus untuk pemakaman penduduk.

Seperti desa-desa adat umumnya, Penglipuran juga masih mempertahankan upacara adat. Salah satu upacara itu adalah Ngusaba untuk menyambut Nyepi. Selain itu, penduduk desa rutin melakukan upacara di Pura Penataran setiap 15 hari.

Selain Desa Penglipuran, desa yang termasuk daftar UNWTO ini berisi desa yang terpencil seperti Dhordo di India, yang terletak di jantung rawa garam yang sangat luas sampai tempat-tempat yang lebih terkenal seperti Shirakawa di Jepang, yang terkenal dengan bangunan 'gassh-zukuri', yang kini menjadi Situs Warisan Dunia.

Lima desa di Peru dan empat desa di Tiongkok masuk dalam daftar tersebut, serta komunitas dari Kazakhstan, Uzbekistan, dan Moldova.

TIME OUT | UNWTO | INDONESIA TRAVEL

Pilihan Editor: Sandiaga Targetkan 6.000 Desa Wisata Tahun Depan, Gandeng IPDA untuk Kerja Sama

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Desa Hilisimaetano, Hadirkan Seni Budaya Nias Selatan

22 jam lalu

Lembaga Adat Desa Hilisimaetano DOK FIFIA-TEMPO
Desa Hilisimaetano, Hadirkan Seni Budaya Nias Selatan

Maniamolo Fest 2024 diselenggarakan pada 14 - 16 Juni 2024.


Sandiaga Minta Tambah Anggaran pada 2025 jadi Rp 3,05 Triliun, Untuk Apa Saja?

2 hari lalu

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno usai memgikuti rapat dengan Komisi X DPR RI, di kompleks DPR RI, Jakarta, Jumat, 9 Juni 2023. TEMPO/Tika Ayu
Sandiaga Minta Tambah Anggaran pada 2025 jadi Rp 3,05 Triliun, Untuk Apa Saja?

Menparekraf Sandiaga Uno mengusulkan tambahan anggaran untuk pagu indikatif kementeriannya tahun 2025 menjadi Rp 3,05 triliun.


197 Pemilik Penginapan di Desa Wisata Bali, Lombok, dan Magelang Ikut Airbnb Entrepreneurship Academy

4 hari lalu

Desa Wisata Carangsari, Badung, Bali (Dok. Oyo)
197 Pemilik Penginapan di Desa Wisata Bali, Lombok, dan Magelang Ikut Airbnb Entrepreneurship Academy

Program ini merupakan kerja sama Airbnb dengan Kemenparekraf untuk meningkatkan keterampilan sebagai tuan rumah dan membangun interaksi dengan turis.


WSL Nias Pro 2024 Hadirkan Ragam 'Side Events' Menarik

5 hari lalu

WSL Nias Pro 2024 Hadirkan Ragam 'Side Events' Menarik

Terdapat atraksi budaya, Malam Pesona Nias Selatan, bazaar kuliner dan UMKM, e-sport, lomba konten creator, dan lainnya


Sandiaga Uno Usulkan Kota Solo sebagai City of Gastronomy, Ini Alasannya

11 hari lalu

Menparekraf Sandiaga Uno saat makan sate ayah di acara Batam Wonderfood & Art Ramadan, Sabtu, 30 Maret 2024. TEMPO/Yogi Eka Sahputra
Sandiaga Uno Usulkan Kota Solo sebagai City of Gastronomy, Ini Alasannya

Sandiaga Uno mengatakan Kota Solo akan diusulkannya sebagai City of Gastronomy ke UNWTO, sebelumnya hanya Bali terima predikat ini.


Influencer Asal Jepang Sempat Sebut Depok Sebagai Desa

15 hari lalu

Tragedi SMK Lingga Kencana
Influencer Asal Jepang Sempat Sebut Depok Sebagai Desa

Influencer asal Jepang Asahina Mana sempat salah menyebut Depok sebagai Desa. Ia juga terkejut dengan kemacetan lalu lintas di Depok.


Berdarmawisata ke Desa Air Talas, Bawa Pulang Oleh-oleh serba Jeruk Siam

20 hari lalu

Ibu-ibu dari desa Air Talas, Muara Enim yang tergabung dalam Bude Arta Maju memproduksi oleh-oleh berbahan baku jeruk siam seperti kue pie, stik dan sirup. TEMPO/Parliza Hendrawan
Berdarmawisata ke Desa Air Talas, Bawa Pulang Oleh-oleh serba Jeruk Siam

Aneka makanan yang berasal dari buah jeruk sian menjadi oleh-oleh yang wajib dibawa pulang saat berkunjung ke desa wisata di Desa Air Talas


Longsor Landa 6 Desa Papua Nugini, Korban Jiwa Diduga Lebih dari 100 Orang

21 hari lalu

Orang-orang membawa tas pasca bencana tanah longsor di Provinsi Enga, Papua Nugini, 24 Mei 2024, dalam gambar diam yang diperoleh dari sebuah video. Andrew Ruing/Handout via REUTERS
Longsor Landa 6 Desa Papua Nugini, Korban Jiwa Diduga Lebih dari 100 Orang

Bencana longsor dahsyat melanda enam desa terpencil di Papua Nugini, korban jiwa diduga mencapai lebih dari 100 orang.


Daya Tarik Desa Wisata Hijau Bilebante di Lombok Tengah

22 hari lalu

Desa Wisata Hijau Bilebante menjadi tempat penyelenggaraan Wold Book Day. (Dok. BI NTB)
Daya Tarik Desa Wisata Hijau Bilebante di Lombok Tengah

Desa Wisata Hijau Bilebante berjarak 15,6 kilometer dari pusat kota, dapat ditempuh dalam waktu sekitar 26 menit dengan berkendar


Bank Mandiri Gelar Program Mandiri Sahabat Desa di Morowali

23 hari lalu

Bank Mandiri Gelar Program Mandiri Sahabat Desa di Morowali

Bank Mandiri bersama Kementerian BUMN terus mengadakan program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL).