Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

5 Jenis Sate ini Masuk Dalam Warisan Budaya Tak Benda Indonesia

image-gnews
Sate Maranggi. shutterstock.com
Sate Maranggi. shutterstock.com
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kuliner merupakan salah satu produk budaya yang bisa menjadi aset dan meningkatkan pendapatan daerah. Saat ini, sejumlah daerah marak mengupayakan suatu produk budaya mereka menjadi warisan budaya. Dengan diakui sebagai warisan budaya, sejumlah keuntungan bisa didapatkan diantaranya hak legalitas, hak kepemilikan pengetahuan, dan hak kekayaan intelektual.  

Salah satu kuliner yang telah ditetapkan menjadi warisan budaya adalah sate. Makanan yang ditusuk itu masuk kategori Warisan Budaya Tak Benda (WBTB). Dilansir dari warisanbudaya.kemdikbud.go.id, berikut beberapa macam kuliner sate yang masuk dalam warisan budaya tak benda Indonesia: 

1.Sate Buntel 

Sate buntel merupakan salah satu jenis sate yang terbuat dari daging kambing yang telah dicincang dan dibungkus dengan lemak lalu dibakar. Sate ini merupakan salah satu makanan tradisional khas kota Solo. Di Tahun 1948 Lim Hwa Youe pemilik warung sate kambing Tambak Segaran menciptakan inovasi sate. Lim mencacah daging kambing dan kemudian dibungkus atau dalam bahasa Jawa disebut 'buntel' dengan lemak kambing. Kata Buntel itulah yang hingga saat ini menjadi nama sate tersebut. 

2.Sate Lilit

Sate lilit atau yang biasa disebut dengan sate lembat merupakan sate yang terdiri dari daging babi dan kelapa. Sate lilit merupakan makanan khas dari pulau Bali. Namun saat ini daging babi sudah diganti dengan daging yang lain seperti ayam, kambing, sapi, ataupun daging yang lain. Disebut sebagai sate lilit karena pada proses pembuatannya daging akan dililit sedikit demi sedikit di tusukannya sampai kira-kira berisi 3 cm sampai 5 cm. Ukuran besar dan kecil sate tergantung dari jenis upacara serta tingkatan upacara. 

3.Sate Klathak

Sate klathak adalah makanan yang berasal dari kabupaten Bantul, sate ini berbahan dasar daging kambing dengan tusuk sate terbuat dari besi jeruji sepeda. Cara memasaknya dengan dibakar dan hanya diberi bumbu berupa garam. Sate ini dihidangkan setiap porsi atau menu umumnya terdiri dari 2 tusuk sate sampai 4 tusuk. Penemu sate ini adalah Mbah Ambyah yang berasal dari Jejeran, Desa Wonokromo, Kecamatan Pleret, Bantul.

4.Sate Maranggi

Sate Maranggi berbeda dari sate lain. Jika jenis sate lain langsung dibakar setelah ditusuk, namun maranggi harus melewati tahap perendaman dengan menggunakan aneka rempah yang bisa membutuhkan waktu hingga satu hari. Sate ini merupakan makanan khas dari Purwakarta yang menggunakan daging kerbau dan kambing. 

5.Sate Kere 

Di zaman dahulu sate merupakan salah satu makanan mewah sehingga tidak semua orang bisa menikmatinya. Alhasil sejumlah pihak mencari cara supaya sate bisa dinikmati masyarakt kere yang tidak sanggup membeli daging. Caranya dengan membuat sate yang berbahan dasar jeroan. bagian tubuh ternak yang tidak dikonsumsi orang-orang elit.

Sate berbahan dasar itu kemudian disebut sate kere. Kuliner yang awalnya di pandang sebelah mata ini, kemudian menjadi naik daun membuat harganya menjadi naik. 

Pilihan Editor: Sate Maranggi Khas Purwakarta Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia 

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Inilah 10 Rekomendasi Olahan Daging Kurban Selain Sate

3 jam lalu

Warga membungkus daging kurban dengan daun kayu jati dan tisuk di Sekolah Motekar, Sukajadi, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Senin 17 Juni 2024. Tradisi daging kurban yang dibungkus menggunakan daun kayu jati dan tisuk serta tali bambu itu merupakan tradisi turun temurun warga dengan memanfaatkan sumber daya alam di sekitar tanpa plastik sekaligus melestarikan budaya gotong royong. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi
Inilah 10 Rekomendasi Olahan Daging Kurban Selain Sate

Dengan berbagai pilihan olahan daging kurban yang lezat ini, Anda dapat menciptakan hidangan spesial untuk merayakan Iduladha.


Cara Hilangkan Aroma Daging Kambing yang Menyengat

1 hari lalu

Ilustrasi daging kambing. Coway/Freepik.com
Cara Hilangkan Aroma Daging Kambing yang Menyengat

Koki selebritas Chef Devina Hermawan memberikan tips mengolah daging kambing agar tidak menimbulkan bau yang menyengat saat dimasak


Riset ini Ungkap Kelezatan Sate Maranggi dari Bumbu dan Cara Pengolahannya

16 hari lalu

Sate maranggi yang biasanya berisi empat irisan daging dan lemak. TEMPO/ANWAR SISWADI
Riset ini Ungkap Kelezatan Sate Maranggi dari Bumbu dan Cara Pengolahannya

Riset ini digunakan untuk pengusulan sate maranggi sebagai warisan budaya takbenda nasional yang kemudian ditetapkan pemerintah pada 2023.


Asal-usul Sate Maranggi dan Lokasi Awal Penyebarannya di Purwakarta

17 hari lalu

Sate maranggi yang telah matang ditempatkan di dalam wadah baskom beralas daun pisang untuk disajikan ke pembeli. TEMPO/ANWAR SISWADI
Asal-usul Sate Maranggi dan Lokasi Awal Penyebarannya di Purwakarta

Sate maranggi dulu juga dijajakan berkeliling dengan pikulan, dari pagi sampai sore.


Yogyakarta Tambah 25 Warisan Budaya Takbenda, Jadi yang Terbanyak di Indonesia

21 hari lalu

ari Bedhaya Bontit. Dok. Keraton Yogyakarta
Yogyakarta Tambah 25 Warisan Budaya Takbenda, Jadi yang Terbanyak di Indonesia

Yogyakarta memiliki sebanyak 180 karya yang terdaftar jadi warisan budaya sejak 2013 hingga 2023.


Anak Muda Dinilai Semakin Apresiasi Jamu Sebagai Warisan Budaya

21 hari lalu

Dari kiri: segelas jamu beras kencur, air jahe, jamu kunyit, jamu daun sirih dan daun sambiloto. TEMPO/Subekti.
Anak Muda Dinilai Semakin Apresiasi Jamu Sebagai Warisan Budaya

Ada tren positif yang menunjukkan apresiasi anak muda terhadap jamu sebagai warisan budaya yang berharga dan gaya hidup alami.


Jadi Nasabah KUR BRI Sejak Tahun 2000, Sate Klathak Pak Pong Ramai Diminati

16 April 2024

Jadi Nasabah KUR BRI Sejak Tahun 2000, Sate Klathak Pak Pong Ramai Diminati

Di akhir pekan dan di hari libur panjang dapat menyembelih 40-50 ekor kambing sehari dengan omzet sekitar Rp35-50 juta per bulan.


7 Rekomendasi Makanan Buka Puasa Khas Solo yang Enak

4 April 2024

Jika mudik ke Solo, tak ada salahnya mencicipi makanan buka puasa khas Solo. Mulai dari selat Solo, timlo, hingga serabi khas Solo. Foto: Canva
7 Rekomendasi Makanan Buka Puasa Khas Solo yang Enak

Jika mudik ke Solo, tak ada salahnya mencicipi makanan buka puasa khas Solo. Mulai dari selat Solo, timlo, hingga serabi khas Solo.


Menjaga Warisan Budaya Melalui GWK Me.Nari

16 Februari 2024

Tari Pendet di program bertajuk GWK Me.Nari/GWL Me.Nari
Menjaga Warisan Budaya Melalui GWK Me.Nari

Edukasi budaya seni Tari Bali di GWK Me.Nari. Siswa dan siswi lakukan evaluasi Tari Pendet dan Tari Wirayuda di Garuda Wisnu Kencana


Paviliun Indonesia Hadirkan Nuansa Tekstil Hingga Kopi Premium Nusantara di FITUR 2024

30 Januari 2024

Paviliun  Indonesia di FITUR 2024, Madrid, Spanyol/Istimewa
Paviliun Indonesia Hadirkan Nuansa Tekstil Hingga Kopi Premium Nusantara di FITUR 2024

6.600 pengunjung datangi paviliun Indonesia di pameran pariwisata internasional terbesar ke-2 di dunia, yaitu FITUR 2024, Madrid Spanyol.