Bandara Hong Kong Larang Transit Penumpang dari 153 Negara

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Foto dokumentasi yang diabadikan dengan telepon seluler ini menunjukkan wisatawan yang sedang bersenang-senang di Ocean Park di Hong Kong, China selatan, pada 15 Juni 2020. Taman hiburan ikonis Hong Kong, Ocean Park, mengatakan pada Selasa (15/9) bahwa pihaknya akan melanjutkan kembali operasi pada Jumat (18/9) setelah lebih dari dua bulan ditutup sementara akibat merebaknya wabah COVID-19. (Xinhua/Wang Shen)

    Foto dokumentasi yang diabadikan dengan telepon seluler ini menunjukkan wisatawan yang sedang bersenang-senang di Ocean Park di Hong Kong, China selatan, pada 15 Juni 2020. Taman hiburan ikonis Hong Kong, Ocean Park, mengatakan pada Selasa (15/9) bahwa pihaknya akan melanjutkan kembali operasi pada Jumat (18/9) setelah lebih dari dua bulan ditutup sementara akibat merebaknya wabah COVID-19. (Xinhua/Wang Shen)

    TEMPO.CO, JakartaMengingat situasi Covid-19 saat ini, bandara Hong Kong telah mengumumkan larangan penumpang transit dari 153 negara yang artinya hampir mencakup sebagian besar negara dunia.

    Pemerintah Hong Kong membuat pengumuman itu untuk membatasi peningkatan jumlah kasus Covid-19. Selama ini, Hong Kong menerapkan beberapa tindakan paling ketat selama pandemi, termasuk karantina selama berpekan-pekan, lockdown ketat dan pengujian massal.

    Sekarang wilayah administrasi khusus Cina itu telah mengakui 153 negara saat ini dan telah membagi mereka sebagai Grup A (pendatang harus menghabiskan 21 hari di karantina).

    Bandara Hong Kong juga menyatakan bahwa orang-orang yang pernah ke salah satu dari 153 negara ini dalam tiga pekan terakhir akan dilarang transit mulai Ahad, 16 Januari 2022. Delapan negara (Grup A), termasuk India, Pakistan, Kanada, Prancis, Filipina, Australia, Inggris dan Amerika Serikat telah dilarang tiba di Hong Kong.

    Sampai sekarang, Hong Kong menderita wabah Omicron yang dimulai dengan kembalinya awak pesawat Cathay Pacific yang kebetulan melanggar aturan karantina rumah. Sejak itu, semua pembatasan Covid-19 telah diterapkan kembali, termasuk jarak sosial, penutupan gimnasium dan penghentian pengoperasian restoran setelah pukul 6 sore.

    TIMES OF INDIA

    Baca jugaAntisipasi Omicron, Sultan Yogyakarta Monitor Ketat Fluktuasi Kasus Harian

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    RUU IKN: Ibu Kota Negara Baru Dinamai Nusantara

    Dengan UU IKN, pembangunan akan dilakukan secara bertahap. Ada tiga kementrian dan lebih dari dua ribu PNS yang akan dipindahkan pada tahap awal.