Maskapai Ini Kenalkan Teknologi Pengenalan Wajah untuk Percepat Boarding

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pemeriksaan dokumen kesehatan terkait Covid-19 di Bandara. ANTARA/Jessica Helena Wuysang

    Ilustrasi pemeriksaan dokumen kesehatan terkait Covid-19 di Bandara. ANTARA/Jessica Helena Wuysang

    TEMPO.CO, Jakarta - Maskapai penerbangan All Nippon Airways (ANA) akan mulai menggunakan Face Express, teknologi pengenalan wajah yang inovatif untuk meningkatkan pengalaman pelanggan dan merampingkan proses boarding mulai 19 Juli.

    Sebagai bagian dari inisiatif ANA untuk menawarkan layanan nirsentuh tambahan, prosedur check-in baru itu akan diperkenalkan pada penerbangan internasional yang berangkat dari Bandara Internasional Narita. Penerbangan pertama yang menampilkan layanan penawaran Face Express adalah dari Bandara Narita ke Mexico City.

    Maskapai asal Jepang itu juga akan memperluas daftar penerbangan yang memenuhi syarat di masa mendatang, termasuk menggunakannya di Bandara Haneda Tokyo.

    "Selama setahun terakhir, ANA telah mengambil sejumlah langkah untuk menerapkan inisiatif kesehatan dan keselamatan yang meningkatkan kenyamanan bagi penumpang," kata Masaki Yokai, Wakil Presiden Senior yang mengawasi Pusat Dukungan Operasi di ANA. "Seiring kami terus mencari cara baru untuk meningkatkan pengalaman penumpang, Face Express berfungsi sebagai template bagaimana kami dapat memanfaatkan kekuatan teknologi inovatif terbaru untuk membantu penumpang melakukan perjalanan dengan aman."

    Untuk menggunakan Face Express, penumpang maskapai dapat mendaftarkan foto di mesin check-in bagasi otomatis Bandara Narita, sehingga mereka dapat melewati pemeriksaan keamanan dan gerbang keberangkatan tanpa menunjukkan tiket mereka.

    JAPAN TODAY

    Baca juga: Maskapai Ini Sediakan Layanan Pesan Makanan Lewat Ponsel


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.