Ganjil Genap Bogor Ditiadakan Sementara, Crowd Free Road Tetap Ada

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota Satpol PP Kota Bogor mengarahkan kendaraan roda empat berplat ganjil untuk memutar balik saat pemberlakuan aturan ganjil-genap di pos sekat Gerbang Tol Bogor, Tanah Baru, Kota Bogor, Sabtu, 6 Februari 2021. Aturan ganjil genap di setiap akhir pekan bagi kendaraan roda dua maupun roda empat untuk mengurangi mobilitas warga di tengah meningkatnya kasus positif COVID-19. ANTARA/Arif Firmansyah

    Anggota Satpol PP Kota Bogor mengarahkan kendaraan roda empat berplat ganjil untuk memutar balik saat pemberlakuan aturan ganjil-genap di pos sekat Gerbang Tol Bogor, Tanah Baru, Kota Bogor, Sabtu, 6 Februari 2021. Aturan ganjil genap di setiap akhir pekan bagi kendaraan roda dua maupun roda empat untuk mengurangi mobilitas warga di tengah meningkatnya kasus positif COVID-19. ANTARA/Arif Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kota Bogor dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) menyepakati penghentian sementara kebijakan ganjil genap yang diberlakukan pada akhir pekan untuk menekan angka penyebaran Covid-19. Pada pekan ini dan pekan depan, ganjil genap Bogor ditiadakan.

    Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan setelah mengevaluasi data sejumlah indikator kasus Covid-19 sepekan terakhir, hasilnya menunjukkan tren baik. "Dari semua indikator semakin membaik, ini tidak saja dampak dari vaksin yang mungkin sudah mulai bekerja, tetapi juga dampak dari berbagai macam kebijakan Pemkot dan Forkompinda, seperti PPKM Mikro dan Ganjil Genap," ujarnya.

    Misalnya angka kasus aktif Covid-19 turun dari 1.339 (11,7 persen) menjadi 1.181 kasus (9,8 persen). Angka kesembuhan naik dari 9.932 (86,7 persen) menjadi 10.698 kasus (88,6 persen). Angka kematian turun menjadi 1,6 persen dari sebelumnya 1,7 persen dan angka ketersediaan tempat tidur (BOR) di Rumah Sakit juga turun dari 48,5 persen menjadi 44,2 persen.

    Peniadaan ganjil genap dilakukan pada 6-7 Maret serta 13-14 Maret 2021.

    "Jadi ada sedikit relaksasi ke depan untuk mendorong ekonomi. Di bulan Februari Rata-rata occupancy hotel 54,87 persen, omset restoran rata-rata menurun 65 persen, kunjungan ke pasar mulai membaik, jadi dua minggu ke depan tidak ada Ganjil Genap," kata Bima.

    Sementara itu, Kepala Polresta Bogor Kota Komisaris Besar Susatyo Purnomo meminta relaksasi selama dua pekan yang diberikan tak membuat masyarakat Kota Bogor menjadi tidak disiplin. "Kalau angka (kasus Covid-1) naik lagi, maka dua minggu ke depan akan kembali kami laksanakan Ganjil Genap," kata dia.

    Meski tidak ada Ganjil Genap Bogor, pihaknya masih melakukan pemantauan dengan tetap memberlakukan Crowd Free Road. Jika ada ruas jalan yang padat l, maka akan dilakukan penutupan sementara ataupun cara lain untuk mengurangi kepadatan. "Terbukti setiap pelaksanaan Ganjil Genap, ada penurunan tempat kerumunan," kata Susatyo.

    Baca juga: Ditutup Sementara, The Jungle Bogor Akui Lalai Hingga Timbulkan Kerumunan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.