September, Disney World Pangkas Waktu Kunjungan

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pengunjung mengambil gambar replika helm stormtrooper dalam pembukaan Star Wars Launch Bay di studio Disney's Hollywood, Orlando, Florida, 4 Desember 2015. REUTERS/Scott Audette

    Seorang pengunjung mengambil gambar replika helm stormtrooper dalam pembukaan Star Wars Launch Bay di studio Disney's Hollywood, Orlando, Florida, 4 Desember 2015. REUTERS/Scott Audette

    TEMPO.CO, JakartaDisney World akan memotong jam kunjungan taman hiburan pada September 2020. Rencana itu akan dilakukan karena penurunan jumlah kunjungan selama pandemi virus corona (Covid-19), seperti dilaporkan USA Today.

    Disney mengurangi jam operasional di Magic Kingdom dan beberapa taman hiburan lainnya di Florida. Magic Kingdom, Epcot, Hollywood Studios, Animal Kingdom akan memangkas waktu operasional sekitar satu jam atau dua jam per-hari pada 8 September.

    Magic Kingdom dan Hollywood Studios akan memotong waktu kunjungan satu jam dari jadwal penutupan biasanya. Epcot mengurangi dua jam. Animal Kingdom memangkas satu jam.

    Sebelum dibuka lagi pada Juli dengan penerapan protokol kesehatan, Disney World sempat tutup selama hampir empat bulan. Saat dibuka taman hiburan mengalami penurunan drastis, terutama pengunjung dari perjalanan jarak jauh.

    Sejak dibuka kembali, Walt Disney World telah beroperasi mengurangi kapasitas jumlah itu pengunjung. Hal itu untuk memastikan keselamatan pengunjung mengikuti protokol kesehatan, seperti dikutip dari Deadline.

    Menurut Pimpinan Eksekutif (CEO) Walt Disney Bob Chapek dan Kepala Keuangan (CFO) Christine McCarthy, Walt Disney World telah mengalami peningkatan pembatalan saat taman hiburan dibuka. Hal itu dipengaruhi lonjakan kasus virus corona di Florida.

    USA TODAY | DEADLINE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kenali Penyebab dan Cara Mencegah Upaya Bunuh Diri

    Bunuh diri tak mengenal gender. Perempuan lebih banyak melakukan upaya bunuh diri. Tapi, lebih banyak laki-laki yang tewas dibanding perempuan.