Yu Sheng, Kuliner Simbol Harapan Kemakmuran

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Yu sheng, hidangan khas Imlek yang ditawarkan restoran Din Tai Fung di Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat, 10 Januari 2020. TEMPO/Bram Setiawan

    Yu sheng, hidangan khas Imlek yang ditawarkan restoran Din Tai Fung di Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat, 10 Januari 2020. TEMPO/Bram Setiawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah hidangan tersaji di atas meja Restoran Din Tai Fung, Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara. Hidangan itu, yu sheng, terbilang populer saat Imlek. Din Tai Fung memperkenalkan menu spesial Imlek itu, pada Jumat, 10 Januari 2020.

    "Yu sheng makanan yang bermakna sebagai simbol memohon keberkahan dan kemakmuran," kata Asisten Manajer Umum Operasional Din Tai Fung Suhartojo Tatang di Mall Kelapa Gading.

    Bila melihat penyajian makanan ini dominan sayur. Ada dua seloki masing-masing berisi sari lemon dan minyak wijen. Ada pula irisan ikan salmon di sebuah piring yang terpisah dari penyajian utama. Din Tai Fung akan mulai menjual menu ini pada 13 Januari hingga 2 Februari 2020.

    Menurut Suhartojo unsur resep dalam makanan ini memiliki makna. "Sebagai permintaan atau permohonan di tahun yang baru," tuturnya. Adapun antara lain makna komposisi bahan yu sheng, yaitu biji wijen, ikan, lobak, kacang, wortel, minyak wijen, sari lemon, kerupuk pangsit.

    Biji wijen dimaknai sebagai kemakmuran agar bisnis semakin berkembang (sheng yi xing long). Sedangkan minyak wijen mengandung harapan terus mendapatkan keuntungan (yi ben wan li). Sebelum bersantap yu sheng, minyak wijen dituangkan untuk semua bahan, kemudian mengalir ke segala arah. Maka dimaknai kemujuran dalam hal ini mendapatkan uang.

    Ikan melambangkan kelimpahan sepanjang tahun (nian nian you yu). "Karena di lautan ada banyak ikan, itu makanya dilambangkan sebagai kelimpahan," kata Suhartojo.

    Parutan lobak putih dianggap sebagai simbol kemajuan yang cepat (feng sheng shui qi). Atau, mencapai tingkat yang lebih tinggi dalam kehidupan (bu bu gao sheng). Misalnya, kemakmuran dalam bidang bisnis.

    Kemudian, kacang. Penyajian kacang dibuat menjadi repihan. Kacang mengandung makna kekayaan, dengan perumpamaan rumah penuh emas dan perak (jin yin man wu).

    Menu spesial Imlek restoran Din Tai Fung, Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara, antara lain hidangan Chinese zodiac bun, lucky dumpling, dan yu sheng. TEMPO/Bram Setiawan

    Parutan wortel sebagai lambang keberuntungan (hong yun dang tou). Ada pula parutan lobak hijau mengandung maksud bagai karakter pemuda yang kekal (qing chun chang zhu).

    Dalam hidangan yu sheng, disediakan sari lemon yang dituangkan untuk ikan. Itu dimaknai sebagai kesuksesan serta keberuntungan yang besar (da ji da li). Pelengkap hidangan yang renyah adalah kerupuk pangsit berukuran mini yang dilambangkan sebagai emas (man di huang jin).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?