Menakjubkan, Lokasi Syuting Star Wars Ini Nyata

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Star Wars: The Rise of Skywalker . imdb.com

    Star Wars: The Rise of Skywalker . imdb.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Film kolosal nan epik Star Wars telah mengancik episode ke-9. Film ini memiliki setting dan latar yang memukau. Menggambarkan berbagai planet, yang hebatnya semuanya ada di bumi. Meskipun dibuat dengan animasi berteknologi tinggi sejak akhir 1971 hingga 2019, teryata lokasi syutingnya di alam nyata merupakan lanskap yang indah.

    Berikut berbagai destinasi wisata yang jadi lokasi syuting Star Wars, salah satunya ditata sebagai kampung halaman Luke Skywalker, sebagaimana dinukil dari CNN Travel.

    Wadi Rum, Yordania

    Wadi Rum merupakan destinasi wisata andalan Yordania. Di dalamnya terdapat ngarai dengan pasir dan bebatuan yang dipahat oleh angin dan air. Lukisan dari zaman purba ada di dalamnya. Dijuluki lanskap Mars di Bumi, Wadi Rum menjadi lokasi syuting dalam film Star Wars terakhir, The Rise of Skywalker.

    Di antara banyak keajaiban alam, pemandangan spekatkuler berupa Al-Hasany Dunes, bukit pasir Wadi Rum yang paling spektakuler. Foto: Tahasic/Atlas Obscura

    Lanskap dramatis di selatan negara ini, juga disebut Lembah Bulan, menggantikan bulan Planet Jedha dalam Rogue One.

    Wadi Rum adalah lokasi yang sering untuk syuting film yang menggemabarkan semesta lain, semisal Mars, dan menjadi kampung halaman Matt Damon dalam film The Martian.

    Puzzlewood, Gloucestershire, Inggris

    Jalan berliku. Batuan berlumut. Pohon-pohon besar yang tumbuh berkelok-kelok, sangat pas dengan latar Star Wars. Puzzlewood merupakan bagian dari Hutan Dean tidak terlalu jauh dari Wales.

    Dan bukan hanya untuk Star Wars, hutan ini tampil dalam Merlin, Doctor Who dan produksi TV dan film lainnya. Dalam Star Wars: The Force Awakens, sebagian besar syuting ditempatkan di Puzzlewood. Hutan itulah yang disulap menjadi hutan-hutan Takodana, lokasi salah satu lakon Star Wars, Rey pertama kali bertemu musuh bebuyutannya, Kylo Ren.

    Latifa Ben Yahia bersiap untuk masak di rumah bawah tanahnya, di pinggiran matmata, Tunisia, 5 Februari 2018. Hotel Sidi Driss yang terletak di antara pemukiman bawah tanah ini pernah menjadi lokasi syuting film Star Wars yang ditampilkan sebagai rumah Luke Skywalker. REUTERS

    Matmata, Tunisia

    Hotel Sidi Driss, jadi ikon pertama Star Wars yang paling terkenal di dunia. Di sinilah interior Hotel Sidi Driss disulap jadi rumah masa kecil Luke Skywalker di planet Tatooine.

    Berabad-abad yang lalu, Berber membangun struktur bawah tanah sebagai rumah yang nyata. Akhirnya menjadi sebuah hotel, yang digunakan George Lucas untuk memfilmkan film Star Wars pertama. 

    Interior yang dibuat permanen itu ditinggalkan setelah syuting rampung sekitar 1976. Lalu dibangun kembali pada tahun 2000 untuk episode Star Wars: Attack of the Clones. Sejak itu, interior dipermanenkan, dan para tamu bisa menikmati meja makan tempat Luke Skywalker kecil sarapan.

    La Grande Dune, di luar Nefta, Tunisia

    Masih di Tunisia, terdapat igloo yang digambarka sebagai rumah Luke Skywalker. Lokasinya sekitar 300 kilometer jauhnya dari danau garam Chott El Jerid yang mengering. Igloo masih ada di sana, dapat dijangkau dengan mobil pada di koordinat GPS 33 ° 50'34.42 ″ N, 7 ° 46'44.48 ″ E.

    Iglo berlokasi di La Grande Dune, Nefta, Tunisia, dijadikan latar rumah masa kecil Luke Sky Walker dalam Star Wars. CNN Travel/Damien Slattery

    Kawah di sekelilingnya adalah buatan manusia, untuk menciptakan ilusi bahwa rumah bawah tanah ada di sebelahnya. Igloo dari film 1977 itu sempat dibongkar, tetapi kembali dibangun untuk Star Wars: Attack of the Clones. Dari lokasi tersebut terdapat Laut Dune, yang dijadikan latar kota pelabuhan Mos Espa, lokasi tempat Anakin Skywalker ditemukan sebagai budak muda.

    Salar de Uyuni, Bolivia

    Dataran bergaram spektakuler di Bolivia ini terlihat makin spektakuler sebagai latar belakang pertempuran para pemberontak melawan  First Order dalam Star Wars: The Last Jedi.

    Gurun itu berfungsi ganda sebagai planet pertambangan terpencil Crait, dan pos pemberontak. Dalam film itu, permukaan garam putih tandus yang membentang menutupi mineral berwarna merah darah, menghasilkan semburan warna yang hebat dengan setiap ledakan dan jejak kaki.

    Salah satu adegan dalam Star Wars: Rogue One diambil di Pantai Reynisfjara, Islandia. Foto: @nicofox_tri

    Reynisfjara, Islandia

    Pemandangan dunia lain di Islandia dengan cepat menjadi tujuan utama film-film fiksi ilmiah, dan Star Wars: Rogue One, mengambil gamar di Reynisfjara, Islandia, pada 2016.mPantai pasir hitam Reynisfjara, bentangan liar garis pantai Atlantik Utara yang dekat dengan kota kecil Vik dan ujung paling selatan Islandia, disulap menjadi Planet Eadu yang berbadai.

    Di sinilah pemeran utama film, Jyn Erso, yang diperankan oleh Felicity Jones, gagal mencoba menyelamatkan ayahnya yang terluka parah.

    Taman Nasional Redwood, California

    Taman Nasional Redwood di California menjadi latar Hutan Ewoks. Di sinilah Luke Skywalker bertemu dengan Master Yodha, dalam Star Wars: Return of the Jedi pada tahun 1982. Di Grizzly Creek Redwoods State Park dan Humboldt Redwood State Park, digunakan sebagai lokasi syuting kejar mengejar pesawat-pesawat tempur ikonik dalam Star Wars.

    Taman Nasional Tikal muncul sebagai markas pemberontak dalam Star Wars: A New Hope. Foto: @simexposure

    Reruntuhan Maya di Taman Nasional Tikal, Guatemala

    Reruntuhan Maya berusia seribu tahun adalah latar belakang lokasi markas Massassi Rebel Alliance di Planet Yavin. Lanskap Tikal yang luar biasa sangat pas sebagai markas para pemberontak, yang meliputi kuil tua dan hutan lebat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.