Anak Suka Mewarnai, Ajak ke Joyland Festival di GBK Senayan

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peserta lokakarya mewarnai bersama tim Eko Nugroho Art Class di Joyland Festival, Sabtu, 7 Desember 2019. TEMPO | Bram Setiawan

    Peserta lokakarya mewarnai bersama tim Eko Nugroho Art Class di Joyland Festival, Sabtu, 7 Desember 2019. TEMPO | Bram Setiawan

    TEMPO.CO, JakartaJoyland Festival bisa menjadi pilihan untuk mengisi liburan akhir pekan. Joyland Festival berlangsung di Lapangan Panahan, Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Sabtu dan Minggu, 7 Desember - 8 Desember 2019.

    Bukan sekadar acara musik, ada juga stand up comedy dan bioskop terbuka untuk pemutaran film pendek. Joyland Festival juga menyediakan ruang untuk mewarnai. Pengunjung yang mengajak serta anak-anak bisa mengajak mereka mewarnai bersama tim Eko Nugroho Art Class.

    "Ini lokakarya buat anak-anak, remaja, dan orang dewasa," kata Dewi Ratnasari, Koordinator Pengajar Eko Nugroho Art Class. Kegiatan mewarnai di Joyland Festival ini terletak di ruang White Peacock dan dimulai pada pukul 15.00 sampai 20.00.

    Dewi Ratnasari mengatakan anak-anak akan diajak melukis dan mewarnai beragam benda, misalnya batu atau tumblr. Ada pula kalangan orang dewasa yang turut mewarnai. "Ada yang mewarnai kain tie dye dan pouch (tas) yang dibuat dari daur ulang plastik," ucapnya.

    Ruang White Peacock cocok untuk aktivitas anak-anak. Penulis buku anak Na Willa, Reda Gaudiamo pun pentas di White Peacock. Reda bernyanyi yang berhubungan dengan cerita anak-anak. "Saya sengaja menyelingi cerita anak dan menyanyikan lagu musikalisasi puisi," katanya.

    Menurut dia, orang tua yang datang dengan anaknya bisa beraktivitas bersama. Reda berbagi cerita tentang minat orang tua bersama anaknya untuk menulis. "Itu sangat menyenangkan," tuturnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.