5 Destinasi Indah yang Dikunjungi Syahrini di Italia

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Syahrini bersama Reino Barack sedang bersantai di perairan Positano, Italia. Foto: @princessyahrini

    Syahrini bersama Reino Barack sedang bersantai di perairan Positano, Italia. Foto: @princessyahrini

    TEMPO.CO, JakartaSyahrini seperti tak lelah berlibur. Bila pekan lalu ia di Sydney, ia kini berada di Italia. Setidaknya Syahrini dan Reino Barack suaminya, mengunggah keceriaannya selama di Italia. Setidaknya mereka menghabiskan waktu sepekan, menyusuri beberapa destinasi yang menarik, semisal Milan, Amalfi, dan Pulau Capri.

    Destinasi-destinasi itu, merupakan ikon pariwisata Italia. Pesona laut yang indah, digabungkan dengan bangunan-bangunan peninggalan era Romawi dan abad pertengahan. Maka jadilah wisata bahari dan budaya sekaligus. Berikut lima destinasi yang disambangi Syahrini selama di Italia.

    Wisatawan berjemur di pantai-pantai Amalfi Coas yang membenatng sekitar 50 km. Foto: @gennaro_rispoli

    Amalfi

    Amalfi Coast menjadi destinasi favorit wisatawan Eropa. Di Italia populer dengan sebutan Costiera Amalfitana. Wilayah dengan kota-kota kecil di bibir pantai dan terpojok di tebing itu, berada di bagian barat daya Italia, tepatnya di Provinsi Salerno, Campania atau sekitar empat jam perjalanan darat dari Roma, ibu kota Italia. Perjalanan itu akan impas, dengan suasana pantai berair bening dengan lanskap kota-kota abad pertengahan. 

    Amalfi Coast sendiri merupakan garis pantai yang membentang sepanjang hampir 50 kilometer di Laut Mediterania. Di sekitarnya terdapat kota-kota cantik dengan tata kota unik yang dibangun sejak abad pertengahan. Kota Atrani menjadi wilayah yang harus dikunjungi bila ingin melihat kehidupan nelayan Italia – meskipun berjuluk kota terkecil di Italia. Penghuninya sekitar 1.000 keluarga yang memiliki mata pencarian sebagai nelayan dan membuka restoran-restoran seafood.

    Pada tahun 1997, kota ini terdaftar dalam Warisan Budaya UNESCO karena keindahan alam, arsitektur, topografi, dan budayanya. Amalfi menjadi pusat Amalfi Coast, sebuah kota yang pada zaman Romawi dan menjadi salah satu penghubung perdagangan dengan wilayah Timur. Jalan-jalan kota yang sempit, dengan alas batu-batuan yang rapi merupakan peninggalan era Romawi dan abad pertengahan.

    Positano merupakan lanskap dari Amalfi Coast yang menakjubkan. Kota abad pertengahan yang dibangun menempel pada tebing. Foto: @mindblowingtravels

    Positano

    Positano merupakan wilayah yang dikunjungi selebritas dunia. Desa ini berpenduduk 4.000 jiwa, dan merupakan spot teramai dari Amalfi. Berpenduduk 4.000 jiwa, Positano benar-benar surga di bibir Pantai Amalfi. 

    Positano dan Amalfi terhubung dengan jalan yang mengelilingi tebing. Sebelum jalanan beraspal itu ada, otomatis Amalfi dan Positano hanya dihubungkan dengan perahu. Begitu menjejakkan kaki di Positano, wisatawan menjumpai atap Gereja Santa Maria Assunta, yang terbuat dari keramik majolica berwarna hijau kekuningan. 

    Dari halaman gereja yang berdiri anggun di ketinggian itu, terlihat kapal pesiar, feri, dan kapal-kapal hidrofoil menyebar hingga kejauhan, hingga ke Pulau Capri. Pantai dengan payung-payung milik wisatawan menciptakan warna-warna unik, di atas pasir putih. Hal yang paling menakjubkan, gedung-gedung abad pertengahan di sana seperti menempel pada karang. Tentu, pembangunannya di era itu, tak semudah pengerjaannya di masa kini. Itulah daya tarik Positano.

    Pantai Pulau Capri menjanjikan pantai yang hangat meskipun di musim dingin. Foto: @mummaexplorer

    Capri

    Syahrini tampak bertamasya di Pulau Capri. Pulau bertebing putih itu telah membuat jatuh cinta Kaisar Augustus dan Tiberius, yang ingin tetirah dari urusan Kekaisaran Roma kuno. Pulau ini merupakan perpanjangan dari semenanjung Amalfi yang curam dan bergunung-gunung yang berujung pada Pulau Sorrento. Antara Sorrento dan Capri dihubungan dengan feri, sementara dari daratan Italia, Capri terhubung dengan feri hydrofoil.

    Capri merupakan destinasi bagi pemuja matahari dan kafe. Dalam mitologi Yunani, pulau inilah tempat para Siren memikat Ulysses. Pelabuhan kecil di pantai selatan Pulau Capri mendapatkan matahari paling banyak dan terlindungi dari angin oleh tebing curam. Inilah tempat paling nyaman dan cukup hangat untuk berjemur bahkan di musim dingin.

    Di Capri terdapat Gua Blue Grotto yang tampak bercahaya biru. Perahu-perahu kecil berkelompok di dekat pintu masuk gua, melalui celah yang tingginya hampir satu meter. Sampan-sampan itu masuk ke gua, agar penumpangnya menikmati cahaya biru tua dalam gua.

    Anacapri

    Pusat ibu kota pulau itu berada di alun-alun kota yang biasa disebut Piazza di Capri, Anacapri. Kota mungil itu berada di ketinggian 500 meter dan dibangun pada zaman Fenisia. Dari pantai, wisatawan harus berjalan sepanjang 3 km. Anacapri memiliki bangunan bersejarah dari abad ke-18, berupa Gereja San Michele di Anacapri.

    Pondasinya, simbol religi Yunani bersegi delapan, dan lantai ubin majolica menggambarkan pengusiran Adam dan Hawa dari Taman Eden. Sementara gereja utama kota, Santa Sofia, berasal dari tahun 1510. Salah satu hal baru yang harus dilakukan di Anacapri adalah berjalan santai di Taman Capri Philosophical. Di taman ini, terdapat berbagai plakat-plakat keramik yang mengutip para filsuf dan penulis dari 13 abad terakhir. 

    Galeri Vittoro Emanuele II merupakan mal yang memadukan estetika arsitektur dan barang-barang mewah di dalamnya. Foto: @marcobottigelli

    Milan

    Milan bukanlah ibu kota Italia. Tapi di sinilah tampil Italia yang modern sekaligus pusat mode dunia. Kota Milan seperti panggung catwalk, tempat warga Milan yang modis memamerkan penampilannya, di sela-sela resto, kafe, dan butik mahal. Kota ini memiliki destinasi sejarah yang hebat, semisal Katedral Milan yang memiliki 135 menara dan 3.200 patung. 

    Untuk berbelanja datanglah ke mal yang dibangun pada 1867, Galeri Vittoro Emanuele II. Atap bangunannya dibuat dari kaca tebal. Eksteriornya yang luar biasa itu, di dalamnya menyimpan berbagai macam toko atau tenant mewah, restoran, dan berbagai wisata belanja layaknya mal modern. Sementara yang menyukai musik klasik atau pertunjukan opera, bisa mengunjungi La Scala, gedung opera dengan pertunjukan kelas wahid.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.